Advertise

KABAR RASIKA

Kabar Baik Untuk Yang Belum Miliki Surat Nikah

Kabar Baik Untuk Yang Belum Miliki Surat Nikah

Kabar Baik Untuk Yang Belum Miliki Surat Nikah

: dok. Prokompim

SOSIALISASI – Sosialisasi “Sidang dan Isbat Nikah” dalam tasyakuran sedekah bumi di Podo Kedungwuni

KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan ajakan kepada seluruh warga yang belum memiliki surat nikah resmi untuk mendaftarkan diri pada tanggal 18 Agustus mendatang. Ajakan tersebut disampaikan Bupati dalam acara Tasyukuran Sedekah Bumi di Kelurahan Podo Kecamatan Kedungwuni, Kamis (20/07/2023) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Fadia Arafiq menyampaikan pentingnya memiliki surat nikah resmi bagi pasangan yang belum melengkapinya, “Mungkin ada Bapak Ibu yang kemarinnya menikah belum punya surat nikah. Ini kita berikan kesempatan pada tanggal 18 Agustus mendatang bagi pasangan yang belum memiliki surat nikah untuk mendaftarkan diri di KUA masing-masing,” ucapnya.

Dikatakan bahwa setelah proses pendaftaran akan diadakan acara isbat nikah dan sidang nikah untuk kemudian dikeluarkan surat nikah resmi. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kejelasan identitas bagi anak-anak yang belum memiliki akte kelahiran atau kejelasan identitas lainnya, “Sehingga nanti anak-anak kita yang belum punya akte kelahiran atau yang belum punya kejelasan identitas insya allah akan punya kejelasan semua,” ujar bupati.

Melalui sambutannya, Bupati juga mengajak seluruh desa dan kepala desa untuk berpartisipasi dalam mengajak warganya mendaftarkan diri untuk ikut isbat nikah. “Informasi ini penting untuk disampaikan kepada seluruh Bapak Ibu di masyarakat,” tambahnya.

Selain mengenai isbat nikah, Bupati juga menyampaikan kebahagiaannya tentang acara sedekah bumi yang dihadirinya malam itu bersama sang suami, “Saya malam hari ini khusus bersama Bapak Ashraff Abu yang juga ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan di acara sedekah bumi ini kita paling Bahagia karena masyarakat ekonominya berjalan dengan baik, warga desa bisa berdagang, warga desa semua bisa nonton dan merasa senang serta bersyukur,” ungkap Bupati.

: dok. Prokompim

Lebih lanjut, Bupati menyatakan bahwa sedekah bumi adalah ungkapan rasa syukur kepada Allah. Ia optimis bahwa dengan rasa syukur ini, kehidupan masyarakat akan menjadi lebih baik lagi, dan ekonomi desa semakin meningkat, “Sedekah bumi ini merupakan wujud syukur kepada Allah. Semoga setelah acara ini, semua yang terlibat mendapat rezeki yang berlimpah ruah, dan masyarakat kita akan semakin maju dan ekonominya semakin baik. Bersama-sama kita dengarkan nasehat-nasehat dan cerita-cerita dari pak dalang yang insya allah membawa kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya.

Sumber : Prokompim

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2025-11-20 at 09.59
PKK Jateng Dorong UMKM Naik Kelas: Talun Jadi Tuan Rumah Pencanangan Bangga Kencana 2025
WhatsApp Image 2025-11-06 at 13.37
TMMD Sengkuyung IV di Desa Domiyang Resmi Ditutup, Bupati Pekalongan Apresiasi Sinergi TNI dan Warga
WhatsApp Image 2025-08-26 at 13.08
Pekan Raya Kajen 2025 Targetkan Transaksi Rp. 8,1 Miliar
WhatsApp Image 2025-08-23 at 09.26
Balon Udara Bertuliskan “Remaja Mumet” Tersangkut di Jaringan Listrik, Listrik Padam 30 Menit

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
WhatsApp Image 2023-11-10 at 15.23
Petugas PLN Tersengat Listrik, Jatuh dari Ketinggian 6 Meter