Advertise

KABAR RASIKA

Hanya Tiga Hari Ratusan Motor Terjaring Dalam Operasi Knalpot Brong

Hanya Tiga Hari Ratusan Motor Terjaring Dalam Operasi Knalpot Brong

Hanya Tiga Hari Ratusan Motor Terjaring Dalam Operasi Knalpot Brong

KAJEN – Sebanyak 103 sepeda motor berknalpot tidak standar (brong) berhasil ditindak oleh anggota Sat Lantas Polres Pekalongan pada Jum’at (5/1/2024).

Dikatakan Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Joko Supriyanto, bahwa motor dengan knalpot tidak standar yang berhasil diamankan ini merupakan hasil penindakan selama tiga hari.

“Data pagi tadi mencatat bahwa sebanyak 103 motor yang menggunakan knalpot brong berhasil diidentifikasi sekitar pukul 07.30 WIB,” katanya.

Menurutnya, data tersebut akan terus bertambah karena anggota yang berada di lapangan masih melakukan penindakan terkait knalpot brong.

AKP Joko menjelaskan, pada tanggal 1-2 Januari 2024, sebelumnya dari Sat Lantas Polres Pekalongan telah melakukan sosialisasi penertiban terkait knalpot brong. Tentunya ini semua untuk mencapai target ‘zero knalpot brong di Kabupaten Pekalongan.

Selain itu, pihaknya juga gencar melakukan kegiatan untuk mencegah maraknya penggunaan knalpot brong.

Penertiban terhadap knalpot tidak standar atau brong ini dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Kabupaten Pekalongan. Karena suara bising yang merupakan efek dari penggunaan knalpot brong ini, kerap mengganggu konsentrasi pengendara yang lain.

Oleh karena itu, dari Polres Pekalongan melakukan tindakan preventif seperti sosialisasi di bengkel-bengkel kendaraan roda dua dan kepada badan usaha penyedia knalpot.

Lebih lanjut, Kasat Lantas mengungkapkan, data dari lapangan mengindikasikan, penggunaan knalpot brong ini masih banyak di kalangan remaja.

“Dominasi pengguna knalpot brong ini ada di kalangan remaja, sementara jarang ditemui pada kelompok orang tua. Meskipun, ada beberapa kasus di mana orang tua menggunakan knalpot brong pada motor anaknya, namun hal tersebut juga cukup jarang terjadi,” kata dia.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades
WhatsApp Image 2025-09-11 at 08.30
Panik di Pekalongan! Lebih Dari Rp 36 Miliar Ludes Ditarik Nasabah BPR-BKK
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka