Advertise

KABAR RASIKA

Bolone Mase Pekalongan Nobar “Ambyar Mak Byar”

Bolone Mase Pekalongan Nobar “Ambyar Mak Byar”

Bolone Mase Pekalongan Nobar “Ambyar Mak Byar”

AMBYAR – Bolone Mase Kabupaten Pekalongan menggelar nobar di bioskop untuk menonton film musikal “Ambyar Mak Byar” (dok. Istimewa)

KAJEN – Relawan Bolone Mase Kabupaten Pekalongan berbondong-bondong menggelar nonton bareng (nobar) sebuah film musikal berjudul “Ambyar Mak Byar”. Kegiatan nobar yang digalang oleh Bolone Mase Kabupaten Pekalongan ini bagian dari penghargaan kepada artis dan musisi lokal yang mencoba hal baru dalam dunia perfileman.

Hal itu diungkapkan oleh koordinator Bolone Mase Kabupaten Pekalongan, Aap Pratama. Menurutnya apresiasi kepada artis lokal sangat perlu di lakukan. Apalagi syuting film Ambyar Mak Byar berlatar belakang Kraton Solo dan beberapa ikon unik Kota Solo. Yang tentu saja kental dengan nuansa Gibran Rakabuming Raka yang asli wong Solo.

“Iya, saya bersama seluruh relawan Bolone Mase se-Kabupaten Pekalongan mengadakan nobar “Ambyar Mak Byar”. Karena film ini layak ditonton, dengan menggunakan bahasa Jawa dan berisi artis lokal. Mereka layak mendapat apresiasi,” terang Aap.

Dan acara nobar ini, tambah Aap, merupakan bagian dari dukungan untuk karya kreatif anak bangsa. Apalagi menampilkan alur cerita nuansa kehidupan jawa yang masih kental. Ada lucu, sedih dan yang paling menarik karena film ini dibumbui dengan musikalitas para pemainnya. Sehingga sangat menghibur.

Diketahui, Pasangan musisi Gilga Sahid dan Happy Asmara menjajal dunia akting lewat film perdana mereka yang berjudul “Ambyar Mak Byar”. Film drama musikal ini akan tayang di bioskop Indonesia mulai 9 Januari 2025.

“Ambyar Mak Byar” mengangkat cerita beda kasta. Dikisahkan seorang pemuda biasa bernama Jeru (Gilga Sahid) ingin memperjuangkan cintanya kepada seorang anak keraton bernama Bethari (Happy Asmara).

Film Ambyar ini bergenre romantis komedi yang menghadirkan kisah penuh emosi, tetapi juga menyuguhkan musik campursari yang menyentuh hati dan memikat jiwa.

Musik menjadi elemen penting dalam Ambyar Mak Byar yang mencerminkan perjalanan emosional yang dialami para karakter, Lagu ini, ciptaan Gilga Sahid dan dinyanyikan bersama Happy Asmara. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
WhatsApp Image 2025-12-26 at 19.04
Squad Nusantara Pantura Pekalongan Dikukuhkan, Siap Bergerak Sosial