Advertise

KABAR RASIKA

BLT DBHCHT Disalurkan Ke Ratusan Buruh Tani Tembakau Petungkriyono

BLT DBHCHT Disalurkan Ke Ratusan Buruh Tani Tembakau Petungkriyono

BLT DBHCHT Disalurkan Ke Ratusan Buruh Tani Tembakau Petungkriyono

BLT – Bantuan Langsung Tunai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau tahap II yang disalurkan pada lebih dari 300 buruh tani tembakau Petungkriyono (26/09/2033 – dok. Istimewa)

PETUNGKRIYONO – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Pekalongan Tahap II Tahun 2023 kepada lebih dari 300 buruh tani tembakau di Kecamatan Petungkriyono. Acara penyaluran bantuan berlangsung di Gedung Biru PGRI Kecamatan Petungkriyono pada, Selasa (26/09/2023).

Dalam pernyataannya, Bupati Fadia menjelaskan bahwa penyaluran BLT ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan kepada para buruh tani tembakau di Kabupaten Pekalongan, mengingat tantangan yang sering mereka hadapi, seperti gagal panen dan musim kemarau yang sulit, “Pemerintah Kabupaten Pekalongan ini peduli, dan memberikan bantuan sebesar 300.000 per-bulan. Hari ini, kami memberikan stimulan 2 bulan sekaligus, senilai 600.000, kepada 336 buruh tani tembakau,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fadia mengungkapkan bahwa dalam kesempatan itu, Pemkab Pekalongan juga menyalurkan sebuah kursi roda kepada satu orang penyandang disabilitas dari Kecamatan Petungkriyono. Ia menuturkan bahwa bantuan kursi roda tersebut merupakan wujud respon dan perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat, terutama penyandang disabilitas, “Memang kalau kami kunjungan ke satu tempat itu kami sambil melihat jalan, terus juga kira-kira apa yang dibutuhkan oleh masyarakat khususnya para disabilitas, dan juga yang lain-lainnya, sambil kami juga memantau. Sehingga pada saat kami rapat dinas bisa kami bahas bersama,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, Yudhi Himawan dalam laporannya mengungkapkan bahwa penyaluran BLT DBHCHT Tahap II di Kecamatan Petungkriyono ditujukan kepada para buruh tani tembakau di 3 desa, “Di kecamatan Petungkriyono terdapat tiga desa penerima yaitu Desa Curugmuncar dengan 44 penerima, Desa Simego dengan 257 penerima, dan Desa Telogopakis dengan 35 penerima,” ungkapnya.

Yudhi menandaskan bahwa besaran BLT DBHCHT dibagikan selama 4 bulan dimana penyaluran pertama telah dilaksanakan dan penyaluran siang itu merupakan penyaluran tahap kedua, “Tahap pertama telah kita realisasikan, dan hari ini merupakan penyaluran untuk periode Agustus dan September, dengan jumlah sebesar 600.000 rupiah per-penerima,” pungkasnya.

Sumber : Prokompim

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka