Advertise

KABAR RASIKA

Bantuan Alsintan Mengalir ke Pekalongan, 16 Unit Siap Diperuntukkan bagi Petani

Bantuan Alsintan Mengalir ke Pekalongan, 16 Unit Siap Diperuntukkan bagi Petani

Bantuan Alsintan Mengalir ke Pekalongan, 16 Unit Siap Diperuntukkan bagi Petani

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan, Yudi Himawan, turun langsung mengecek traktor bantuan sebelum digunakan petani di lapangan (dok. Istimewa)

KAJEN – Kabupaten Pekalongan menjadi salah satu daerah penerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah pusat. Bantuan ini diproyeksikan menjadi pengungkit efisiensi kerja petani sekaligus penguatan ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan, Yudhi Himawan, menyebutkan bahwa hingga saat ini bantuan yang sudah diterima berjumlah 16 unit. Terdiri atas 11 unit traktor roda empat dan 5 unit rotavator.
“Hingga saat ini sudah turun 11 unit traktor roda empat dan 5 unit rotavator. Total sementara ada 16 unit,” ujarnya, kemarin.

Menurut Yudhi, keberadaan alsintan tersebut akan membantu petani dalam mempercepat proses pengolahan lahan serta menekan biaya produksi, khususnya di tengah meningkatnya kebutuhan operasional pertanian.

Ia juga mengungkapkan, peluang penambahan bantuan masih terbuka. Informasi dari kementerian terkait menyebutkan adanya rencana pengiriman lanjutan berupa dua hingga empat unit traktor roda empat ke Kabupaten Pekalongan.

“Dari informasi yang disampaikan kementerian terkait, dua hingga empat unit traktor roda empat direncanakan akan turun kembali ke Kabupaten Pekalongan dalam waktu dekat,” katanya.

Meski sebagian calon penerima sudah terdata, penyaluran bantuan belum dilakukan dalam waktu dekat. Dinas masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) penerima bantuan sekaligus kedatangan seluruh unit alsintan.

“Sebagian calon penerima sebenarnya sudah terdata. Namun untuk unit yang turun di akhir tahun, SK-nya belum keluar. Karena itu, penyerahan akan dilakukan sekaligus setelah seluruh SK hibah engkap,” jelasnya.

Rencana penyerahan alsintan dijadwalkan pada awal tahun 2026. Yudhi menegaskan bahwa seluruh bantuan tersebut diberikan tanpa pungutan biaya apa pun kepada kelompok tani.

“Kami pastikan tidak ada biaya. Harapannya, produktivitas meningkat dan petani semakin mandiri,” pungkasnya. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
WhatsApp Image 2025-12-26 at 19.04
Squad Nusantara Pantura Pekalongan Dikukuhkan, Siap Bergerak Sosial