Advertise

KABAR RASIKA

Bansos Raib Bertahun-tahun, DPRD Pekalongan Turun Tangan Kawal Aduan

Bansos Raib Bertahun-tahun, DPRD Pekalongan Turun Tangan Kawal Aduan

Bansos Raib Bertahun-tahun, DPRD Pekalongan Turun Tangan Kawal Aduan

Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan menggelar audiensi menindaklanjuti aduan warga Desa Notogiwang mengenai dugaan persoalan bantuan sosial.

Kajen – Dugaan persoalan penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Notogiwang, Kecamatan Paninggaran, akhirnya mendapat atensi serius dari DPRD Kabupaten Pekalongan. Komisi A DPRD menggelar audiensi bersama perangkat daerah dan perwakilan warga pada Rabu (28/1/2026) di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Pekalongan.

Audiensi dipimpin Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Kholis Jazuli, didampingi Sekretaris Komisi A Ahmad Muzaki, S.M. Rapat tersebut turut dihadiri anggota Komisi A, perwakilan Inspektorat, Dinas Sosial, masyarakat Desa Notogiwang, serta penasihat hukum warga.

Dalam forum itu, perwakilan masyarakat menyampaikan keluhan terkait bantuan sosial PKH yang diduga tidak diterima sejak tahun 2023 hingga April 2025. Padahal, menurut warga, mereka sebelumnya masih menerima bantuan pada 2021 dalam bentuk sembako.

Warga mengungkapkan bahwa laporan terkait persoalan tersebut telah disampaikan sejak sekitar tujuh bulan lalu, namun belum membuahkan tindak lanjut yang jelas. Akibatnya, kerugian yang dialami setiap keluarga penerima manfaat diperkirakan mencapai sekitar Rp7 juta hingga tahun 2025.

Data yang disampaikan dalam audiensi mencatat terdapat 62 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada periode 2023–2025, dengan mekanisme pencairan bantuan yang seharusnya dilakukan empat kali dalam satu tahun.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan menyatakan telah menemukan dugaan penyimpangan bantuan pada tahun 2025, yang berkaitan dengan penyaluran bantuan sejak tahun 2021 saat program masih berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di bawah Kementerian Sosial.

Sementara itu, Inspektorat Kabupaten Pekalongan menjelaskan bahwa aduan warga telah diteruskan hingga ke Inspektorat Provinsi dan Polres Pekalongan. Saat ini, proses penanganan masih menunggu pemeriksaan langsung dari Direktorat Jenderal Kementerian Sosial.

Menutup audiensi, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan H. Kholis Jazuli menegaskan komitmen lembaganya untuk mengawal persoalan tersebut hingga tuntas.

“DPRD akan mengawal dan membantu masyarakat agar memperoleh keadilan. Kami mendorong adanya komunikasi resmi dengan Kementerian Sosial untuk memperjelas bukti dan mempercepat penanganan,” ujarnya.

Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan juga memastikan akan melanjutkan rapat dengar pendapat (RDP) dengan menghadirkan Polres Pekalongan, guna memperoleh kejelasan, titik temu, serta kepastian hukum atas permasalahan bantuan sosial yang dikeluhkan warga Desa Notogiwang. (gus)

Tag :

BACA JUGA :

DIAN
Mas Dian Dewan Ajak Ratusan Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Kajen
PAN 1
Candra Saputra Didorong Maju Jadi Wakil Bupati Pekalongan
WhatsApp Image 2026-03-13 at 13.48
Ramadhan Ceria di Hotel Marlin Pekalongan: 60 Anak Yatim Diajak Dongeng, Dapat Santunan dan Bingkisan
RAkor
OTT KPK Guncang Pekalongan, Abdul Munir Gerak Cepat Jaga Pemerintahan Tetap Jalan

TERKINI

DIAN
Mas Dian Dewan Ajak Ratusan Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Kajen
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PAN, Nanang Purwidiyanto yang akrab disapa Dian, menggelar kegiatan sosial dengan mengajak anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu berbelanja...
PAN 1
Candra Saputra Didorong Maju Jadi Wakil Bupati Pekalongan
KAJEN – Buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional Kabupaten Pekalongan pada Sabtu (14/3/2026) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kajen mendadak memunculkan wacana politik...
WhatsApp Image 2026-03-13 at 13.48
Ramadhan Ceria di Hotel Marlin Pekalongan: 60 Anak Yatim Diajak Dongeng, Dapat Santunan dan Bingkisan
PEKALONGAN – Suasana hangat dan penuh keceriaan terasa di Hotel Marlin Pekalongan saat puluhan anak yatim piatu berkumpul dalam kegiatan bertajuk Ramadhan Ceria, Kamis (13/3/2026) sore. Kegiatan sosial...
RAkor
OTT KPK Guncang Pekalongan, Abdul Munir Gerak Cepat Jaga Pemerintahan Tetap Jalan
KAJEN — Situasi pemerintahan di Kabupaten Pekalongan pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Fadia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tidak dibiarkan berlarut. DPRD Kabupaten Pekalongan langsung...
MUNIR 1
Ketua DPRD Pekalongan Abdul Munir Buka Suara Soal OTT Bupati Fadia
KAJEN — Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Pekalongan. Meski demikian, DPRD menegaskan roda pemerintahan tidak boleh...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-03-13 at 13.48
Ramadhan Ceria di Hotel Marlin Pekalongan: 60 Anak Yatim Diajak Dongeng, Dapat Santunan dan Bingkisan
MUNIR 1
Ketua DPRD Pekalongan Abdul Munir Buka Suara Soal OTT Bupati Fadia
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.22
Wartawan Dilarang Masuk Saat Gubernur Jateng Serahkan SK Plt Bupati Pekalongan