Advertise

KABAR RASIKA

Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Siap Kawal Pasar Kedungwuni Bebas Pungli

Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Siap Kawal Pasar Kedungwuni Bebas Pungli

Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Siap Kawal Pasar Kedungwuni Bebas Pungli

Kedungwuni – Pembangunan Pasar Kedungwuni telah dimulai sejak tahun 2016 hingga tahun 2021. Dimulai dengan pembangunan Blok B atau pasar unggas hingga selesai sejumlah 10 blok beserta sarana dan prasarana pendukungnya dengan total anggaran mencapai 71 Miliar rupiah telah di launching secara langsung oleh Bupati Pekalongann, Fadia Arafiq, Minggu (18/09/2022)

Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Kabupaten Pekalongan yang di ketuai oleh Ashraff menyatakan, pihaknya siap mengawal dalam penegakan aturan yang ada. Sehingga harapan semua orang agar pasar Kedungwuni menjadi pasar percontohan dapat terwujud.

Ashraff menegaskan, aturan yang berlaku terkait pasar Kedungwuni sudah di sosialisasikan kepada semua pihak terutama pedagang. Sehingga diharapkan sudah tidak ada lagi hal-hal yang membuat pasar Kedungwuni semrawut karena semua sudah ditata sedemikian rupa. Bangunan pasar yang terdiri dari 10 blok tersebut nantinya akan menampung sekitar 1912 pedagang. Pedagang secara bertahap akan dipindahkan dari pasar darurat dengan skema undian sesuai dengan tanggal yang telah ditentukan. Undianpun dilaksanakan secara transparan dan semua pihak dapat menyaksikan.

Ashraff berpesan kepada para Pedagang Pasar Kedungwuni agar dapat tertib menempati lapak yang diperoleh nantinya. “Pasar Kedungwuni ini ada 10 blok dan sudah dibagi berdasarkan jenis-jenisnya sendiri. Saya berharap para pedagang pasar nantinya dapat tertib menempati lapaknya masing-masing dan menaati aturan yang telah dibuat agar semuanya teratur,” ujar Ashraff.

“Insya’allah seperti yang saya bilang tadi, kita akan mengawal, kita nggak mau terlalu banyak paguyuban yang tidak jelas. Makanya kita wujudkan APPSI disini untuk mengawal semuanya. Tidak ada lagi pedagang-pedagang yang berserakan. Kita akan amankan soal itu, kita akan tegas mendisiplinkan seperti parker liar dan pungutan-pungutan liar,” tegas Ashraff

Retribusi pasar yang selama ini menggunakan karcis, tambah Ashraff, juga akan diganti dengan E-Retribusi yang bekerjasama dengan Bank Jateng. sistem penarikan retribusi secara elektronik dengan menggunakan kartu ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Non Tunai. Tujuannya menumbuhkan kesadaran sekaligus meningkatkan penggunaan uang elektronik atau membiasakan transaksi nontunai di kalangan masyarakat, pelaku bisnis dan lembaga pemerintah terutama pedagang pasar tradisional.

Para pedagang tidak perlu repot lagi setiap hari menyiapkan uang retribusi yang meskipun nominalnya kecil namun kadang merepotkan. Dengan adanya E-retribusi ini para pedagang cukup mengisikan saldo di awal dan selanjutnya saat kartu e-retribusinya ditempelkan pada mesin pembaca, maka akan berkurang secara otomatis saldonya sesuai besaran tagihan retribusi sehingga kewajiban retribusi para pedagang dapat dilaksanakan dengan baik, tertib dan pasti. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

PENDOPO POJOK
Plt. Bupati Sukirman Buka Suara Soal Eks Pendopo Nusantara: “Sudah Jadi Temuan BPK”
Situs Nogopertolo
Perda Cagar Budaya Pekalongan Resmi Disahkan, Aset Hilang Jadi Sorotan
WhatsApp Image 2026-05-13 at 14.50
Komisi C DPRD Tekankan Pengawasan Melekat pada Pembangunan RSUD Kraton Tahap Akhir
WhatsApp Image 2026-05-13 at 14.43
RSUD Kraton Baru Masuki Tahap Penentuan, Akhir 2026 Ditarget Jadi Pusat Layanan Kesehatan Baru

TERKINI

PENDOPO POJOK
Plt. Bupati Sukirman Buka Suara Soal Eks Pendopo Nusantara: “Sudah Jadi Temuan BPK”
Pemkab Pekalongan mengaku tengah menelusuri persoalan teknis pembayaran sewa aset eks Pendopo Nusantara yang disebut tidak berjalan sesuai perjanjian. PEKALONGAN – Polemik sewa aset eks Pendopo Nusantara...
Situs Nogopertolo
Perda Cagar Budaya Pekalongan Resmi Disahkan, Aset Hilang Jadi Sorotan
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan resmi menyetujui Raperda tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu (13/5/2026). Pengesahan...
WhatsApp Image 2026-05-13 at 14.50
Komisi C DPRD Tekankan Pengawasan Melekat pada Pembangunan RSUD Kraton Tahap Akhir
KAJEN – Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan memberi perhatian serius terhadap progres pembangunan RSUD Kraton Baru di Kampil, Wiradesa. Dalam kunjungan kerjanya, DPRD menegaskan proyek tersebut tidak...
WhatsApp Image 2026-05-13 at 14.43
RSUD Kraton Baru Masuki Tahap Penentuan, Akhir 2026 Ditarget Jadi Pusat Layanan Kesehatan Baru
KAJEN – Proyek pembangunan tahap tiga RSUD Kraton Baru di Kampil, Wiradesa, kembali mendapat sorotan. Di tengah target relokasi yang harus tuntas sebelum akhir 2026, proses lelang kini menjadi titik...
PEMBANGUNAN PENDOPO
Heboh! Rekanan Eks Pendopo Nusantara Ngaku Rp 890 Juta Belum Dibayar
KAJEN – Persoalan proyek pembangunan kawasan eks Pendopo Nusantara kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, seorang rekanan mengaku belum menerima pelunasan pembayaran proyek senilai ratusan juta rupiah...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-05-13 at 14.43
RSUD Kraton Baru Masuki Tahap Penentuan, Akhir 2026 Ditarget Jadi Pusat Layanan Kesehatan Baru
PENDOPO POJOK
Plt. Bupati Sukirman Buka Suara Soal Eks Pendopo Nusantara: “Sudah Jadi Temuan BPK”
Situs Nogopertolo
Perda Cagar Budaya Pekalongan Resmi Disahkan, Aset Hilang Jadi Sorotan