Advertise

KABAR RASIKA

Kota Pekalongan Songsong UHC di April Mendatang

Kota Pekalongan Songsong UHC di April Mendatang

Kota Pekalongan Songsong UHC di April Mendatang

Pemerintah Kota Pekalongan berkomitmen mencapai cakupan semesta jaminan kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2023 ini. Alokasi anggaran dan data calon peserta mulai dipersiapkan dalam rangka menyongsong UHC Kota Pekalongan yang rencananya akan dicanangkan pada awal bulan April mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto mengatakan, komitmen mencapai UHC ini merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan kepastian jaminan kesehatan bagi warganya. Sehingga, setiap warga memiliki akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif, bermutu tanpa hambatan finansial.

“Harapan dan keinginan terbesar kita adalah bagaimana mencapai UHC sesegera mungkin. Masyarakat Kota Pekalongan dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas, tanpa kesulitan keuangan seperti kondisi saat ini,” katanya dalam agenda audiensi bersama pemangku kepentingan dalam rangka menyongsong UHC Kota Pekalongan, Selasa (21/03).

Dia menjelaskan, sesuai dengan peta jalan Pemerintah Kota Pekalongan, deklarasi UHC akan digelar pada bulan April mendatang. Dengan demikian, setelah adanya kerja sama UHC ini, akses layanan kesehatan semakin terbuka lebar. Warga Kota Pekalongan dapat langsung mengakses layanan kesehatan bagi yang membutuhkan tanpa mekanisme cut off.

“Mohon bantuan dari dinas terkait untuk bisa mempersiapkan alokasi anggaran dan data calon peserta untuk UHC ini. Kita semua harus bersinergi dengan baik, agar manfaat dari UHC ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Pj. Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Anita Heru Kusumorini menambahkan, pihaknya akan melakukan pengawalan akan capaian UHC Kota Pekalongan, minimal sampai akhir tahun 2023. Tak hanya itu, dia juga mengadvokasi dinas terkait untuk mempersiapkan anggaran dan data calon peserta di tahun 2024 agar capaian UHC ini dapat berkesinambungan. Bahkan rencananya, Pemerintah Kota Pekalongan akan menyesuaikan regulasi mengenai jaminan kesehatan di Kota Pekalongan dengan ketentuan yang ada dalam UHC ini.

“Saya sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah menyetujui pelaksanaan UHC mulai bulan April 2023. Selain itu juga, agar dilakukan perhitungan dan pengawalan anggaran tahun 2023 Pemerintah Kota Pekalongan setelah UHC pada bulan april sampai dengan akhir tahun 2023, juga untuk dapat dilakukan kebutuhan anggaran untuk tahun 2024. Silakan dinas terkait untuk mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk MoU dan syarat lainnya,”ungkap Anita.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu menjelaskan cakupan kepesertaan JKN di Kota Pekalongan saat ini sebesar 86,76 persen dari total jumlah penduduk atau sebanyak 274.974 jiwa. Ada dua kriteria utama meraih UHC yaitu kepesertaan minimal mencapai 95 persen dari jumlah penduduk dan tingkat kepesertaan aktif mencapai minimal 75 persen. Persyaratan PKS non cut off pun membutuhkan waktu setelah keaktifan tercapai pada tanggal satu untuk dikirimkan ke Kantor Pusat, sehingga dapat diberlakukan sistem non cut off.

“Saya menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas komitmen Pemerintah Kota Pekalongan untuk menjadi UHC pada bulan April 2023, sehingga masyarakat Kota Pekalongan dapat mudah mengakses layanan kesehatan saat mereka membutuhkan. Saya juga berharap agar UHC di Kota Pekalongan dapat berlangsung secara berkelanjutan ke depan,” tutup Cici sapaan akrabnya.

Dia pun berkesempatan menjelaskan jika saat ini pihaknya fokus pada peningkatan kualitas dan mutu layanan kepada peserta JKN. Beragam kemudahan mulai diterapkan, agar peserta tidak merasa kesulitas dalam mengakses layanan kesehatan. Contohnya saja, BPJS Kesehatan sudah menetapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai salah satu identitas resmi peserta JKN. Sehingga, kini peserta JKN cukup menunjukkan NIK yang ada pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk berobat ke fasilitas kesehatan.

“Atau bisa menggunakan Kartu Digital dalam Aplikasi Mobile JKN. Masyarakat sudah tidak perlu khawatir lagi jika berobat menggunakan JKN. Kami pastikan layanan JKN, No Ribet dan No Diskriminasi,” tegasnya.

Tag :

BACA JUGA :

ROMPI
KPK Tahan Bupati Fadia, Rp19 Miliar Diduga Mengalir ke Keluarga
WhatsApp Image 2026-03-04 at 15.09
Komisi B DPRD Pekalongan Gaspol Perkuat Pertanian dan Perikanan
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum

TERKINI

SUKIRMAN
Sukirman Resmi Jadi Plt Bupati Pekalongan, Ini Mekanisme Hingga Bisa Menjadi Bupati Definitif
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan Sukirman resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan mulai 5 Maret 2026. Penunjukan tersebut dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyusul...
ROMPI
KPK Tahan Bupati Fadia, Rp19 Miliar Diduga Mengalir ke Keluarga
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pekalongan, FAR, sebagai tersangka tunggal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 15.09
Komisi B DPRD Pekalongan Gaspol Perkuat Pertanian dan Perikanan
KAJEN – Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perikanan sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan pembayaran gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam kondisi aman...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan normal pasca penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam operasi tangkap tangan (OTT)...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum
WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
YULIAN
Dituding Ada Selisih Hibah 3 Miliar, Yulian Akbar: ‘KPK Tidak Temukan Itu'