Advertise

KABAR RASIKA

Jaga Kondusifitas, Polres Pekalongan Gelar FGD Dengan Ormas

Jaga Kondusifitas, Polres Pekalongan Gelar FGD Dengan Ormas

Jaga Kondusifitas, Polres Pekalongan Gelar FGD Dengan Ormas

Dalam rangka menciptakan sinergitas dalam membangun keamanan yang kondusif di wilayah Kab. Pekalongan, Polres Pekalongan menggelar Forum Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan di aula Mapolres Pekalongan, Rabu (14/09).

FGD tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H dan dihadiri oleh Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Risky Aditya, S. Sos., M.Han, Sekda Kab. Pekalongan M. Yulian Akbar, S. Sos., M. Si., Kakesbangpol Kab. Pekalongan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, PJU Polres Pekalongan, wakil ketua KNPI serta perwakilan dari ormas di Kab. Pekalongan.

Kapolres Pekalongan dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pelaksanakannya FGD ini untuk menciptakan sinergitas antar elemen masyarakat dan juga ormas guna membangun keamanan yang kondusif.

Menurut AKBP Arief, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. “Maka dari itu diperlukan musyawarah duduk bersama,” tuturnya.

Kapolres menjelaskan, perbedaan tidak akan menyelesaikan masalah apapun. “Perbedaan tidak akan membawa manfaat dan syafaat. Kita berbeda dalam pemikiran, hilangkan perbedaan tersebut, mari kita ciptakan keamanan yang kondusif, karena pembangunan tidak akan berjalan apabila kamtibmas tidak kondusif,” ungkapnya.

Di tengah kenaikan BBM dan menyongsong G20, AKBP Arief meminta untuk tetap bersinergi dalam menciptakan keamanan. Kondusifitas butuh kerjasama semua masyarakat, bukan hanya TNI Polri tapi kita semua harus berperan dengan menyamakan persepsi dalam membangun keamanan yang kondusif di wilayah Kab. Pekalongan.

“Mari kita bersatu menyamakan persepsi, langkah apa yang dilakukan untuk menciptakan kab. Pekalongan aman. Pekalongan dihati, bekerja sepenuh hati kamtibmas aman terkendali,” tegas AKBP Arief

Tag :

BACA JUGA :

ROMPI
KPK Tahan Bupati Fadia, Rp19 Miliar Diduga Mengalir ke Keluarga
WhatsApp Image 2026-03-04 at 15.09
Komisi B DPRD Pekalongan Gaspol Perkuat Pertanian dan Perikanan
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum

TERKINI

ROMPI
KPK Tahan Bupati Fadia, Rp19 Miliar Diduga Mengalir ke Keluarga
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pekalongan, FAR, sebagai tersangka tunggal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 15.09
Komisi B DPRD Pekalongan Gaspol Perkuat Pertanian dan Perikanan
KAJEN – Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perikanan sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan pembayaran gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam kondisi aman...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan normal pasca penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam operasi tangkap tangan (OTT)...
WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
KAJEN – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terus berkembang. Selain penyegelan sejumlah ruang kantor di lingkungan Sekretariat...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
YULIAN
Dituding Ada Selisih Hibah 3 Miliar, Yulian Akbar: ‘KPK Tidak Temukan Itu'
ROMPI
KPK Tahan Bupati Fadia, Rp19 Miliar Diduga Mengalir ke Keluarga