Advertise

KABAR RASIKA

Hari Jadi ke-404, Pemkab Pekalongan Gaspol Perkuat Integritas dan Dongkrak Ekonomi

Hari Jadi ke-404, Pemkab Pekalongan Gaspol Perkuat Integritas dan Dongkrak Ekonomi

Hari Jadi ke-404, Pemkab Pekalongan Gaspol Perkuat Integritas dan Dongkrak Ekonomi

Satu Barisan, Satu Semangat, Satu Tekad – Usai Apel Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan, jajaran Pemkab Pekalongan bersama peserta apel mengabadikan momen kebersamaan dengan balutan busana adat Jawa (dok. Bagus – Rasika FM)

KAJEN – Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan bukan sekadar urusan seremoni. Pemerintah Kabupaten Pekalongan menjadikannya sebagai momentum untuk berbenah, memperkuat integritas aparatur, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pesan itu disampaikan Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, dalam Apel Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan di Lapangan Setda Kabupaten Pekalongan, Kajen, Selasa (25/8/2026).

Mengusung tema “Kajen Bangkit, Satukan Hati, Bangun Negeri”, Sukirman mengatakan peringatan hari jadi harus menjadi ajang refleksi atas capaian pembangunan selama setahun terakhir. Kekurangan yang masih ada, menurutnya, harus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.

Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah integritas aparatur. Menurut Sukirman, aparatur negara harus mampu beradaptasi, bekerja profesional, menjaga loyalitas, sekaligus menjauhkan diri dari praktik yang berpotensi melanggar hukum.

“Yang tidak kalah penting adalah menjaga diri kita masing-masing para abdi negara ini agar tidak terjebak lagi dalam praktik-praktik yang sekiranya berpotensi melanggar hukum,” tegasnya.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemkab Pekalongan telah membentuk tim pengawasan integritas. Sosialisasi mengenai aturan dan pentingnya integritas juga terus dilakukan kepada seluruh aparatur.

Upaya pencegahan turut dikemas melalui kegiatan edukatif, mulai dari kampanye antikorupsi, sosialisasi gratifikasi hingga lomba video bertema antikorupsi.

Sukirman berharap langkah tersebut bukan sekadar kegiatan formal, tetapi mampu membangun kesadaran aparatur untuk saling mengingatkan.

Sementara itu, tema “Kajen Bangkit” juga diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat, terutama sektor UMKM.

Pemkab Pekalongan akan melanjutkan penataan sejumlah sentra ekonomi seperti Kajen, Kedungwuni dan kawasan Pekan Raya. Penataan mencakup lingkungan hingga penerapan tarif sesuai ketentuan Peraturan Daerah (Perda).

Sukirman menegaskan, kontribusi yang dibayarkan masyarakat harus tercatat sebagai pendapatan daerah dan tidak boleh dibebani pungutan lain di luar ketentuan.

Selain membenahi pusat-pusat ekonomi, Pemkab Pekalongan juga menyiapkan penguatan keterampilan masyarakat. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali Balai Latihan Kerja (BLK) yang dimiliki pemerintah daerah.

Pelatihan juga akan didorong melalui sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga masyarakat memiliki bekal keterampilan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Dari sisi capaian pembangunan, Sukirman menyebut sejumlah indikator menunjukkan perkembangan positif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan berbagai penghargaan yang diterima Pemkab Pekalongan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan mengalami peningkatan.

Di sisi lain, tingkat pengangguran terbuka dan angka kemiskinan juga mengalami penurunan. Bahkan, penurunan indikator kemiskinan disebut lebih baik dibandingkan capaian Jawa Tengah maupun nasional.

Meski begitu, pekerjaan rumah masih menumpuk, terutama di sektor infrastruktur.

Sukirman mengakui masih ada sejumlah persoalan infrastruktur yang harus diselesaikan. Beberapa pekerjaan pada 2026 sudah mulai dikerjakan.

“Untuk di tahun 2026 ini sudah mulai dikerjakan, tinggal tahun 2027 memang betul-betul kita ancangkan sebagai tahun infrastruktur,” ujarnya.

Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa pembangunan infrastruktur bakal menjadi salah satu fokus besar Pemkab Pekalongan pada 2027.

Soal usia 404 tahun Kabupaten Pekalongan, Sukirman menyebut angka tersebut menjadi simbol bahwa daerah ini telah melewati perjalanan panjang dan berada pada usia yang matang.

Momentum itu, kata dia, harus menjadi bahan refleksi terhadap perjalanan para pemimpin terdahulu. Apa yang sudah dibangun harus diteruskan dan dikembangkan agar memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Sukirman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran OPD yang telah bekerja menjalankan program pembangunan sekaligus menyukseskan rangkaian Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan.

Sementara terkait rencana pelantikan, Sukirman mengatakan prosesnya masih berjalan sesuai jadwal. Pemkab Pekalongan saat ini masih menunggu izin pelantikan dari Kementerian Dalam Negeri.

Jika pengajuan dilakukan dalam waktu dekat, pelantikan berpotensi digelar pada September atau awal Oktober mendatang.

Bagi Pemkab Pekalongan, Hari Jadi ke-404 diharapkan tidak berhenti pada seremoni tahunan. Momentum ini ingin dijadikan titik untuk memperkuat pelayanan publik, menggerakkan ekonomi, mengejar ketertinggalan infrastruktur dan memastikan pemerintahan berjalan dengan integritas. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-08 at 12.46
Pelunasan Haji 2027 Segera Dibuka, Jamaah Kabupaten Pekalongan Siapkan Dana Rp23 Jutaan
BKPSDM
48 Jabatan Kosong, 10 Camat Masih Plt! BKPSDM Kejar Pengisian 2026
Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
Muslimat 1
Siapa Penerus Ketua Muslimat NU Pekalongan? Konfercab IX Mulai Buka Jalan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-08 at 12.46
Pelunasan Haji 2027 Segera Dibuka, Jamaah Kabupaten Pekalongan Siapkan Dana Rp23 Jutaan
KAJEN – Calon jamaah haji Kabupaten Pekalongan yang masuk daftar berhak lunas diminta mulai menyiapkan dana. Namun, proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah/2027 Masehi belum dimulai...
BKPSDM
48 Jabatan Kosong, 10 Camat Masih Plt! BKPSDM Kejar Pengisian 2026
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan tengah menata kembali personel aparatur sipil negara (ASN) menyusul masih banyaknya jabatan struktural yang kosong. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber...
Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
KAJEN — Hj. Sumarwati kembali dipercaya memimpin Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan untuk masa khidmat 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) IX PC Muslimat...
Muslimat 1
Siapa Penerus Ketua Muslimat NU Pekalongan? Konfercab IX Mulai Buka Jalan
KAJEN — Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) IX di UIN Gus Dur Pekalongan, Minggu (4/10/2026). Konfercab kali ini mengangkat tema “Merawat Tradisi, Menguatkan...
IMG-20261002-WA0008
Laboratorium Digital Marketing ITSNU Mulai Gerakkan UMKM Pekalongan dari UMKM Center
KEDUNGWUNI – Upaya mendorong pelaku UMKM Kabupaten Pekalongan masuk lebih jauh ke pasar digital mulai dilakukan melalui Laboratorium Digital Marketing Program Studi S1 Bisnis Digital ITSNU Pekalongan. Laboratorium...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong
Foto 2
TEI 2026 Jaring Buyer dari 113 Negara, 1.533 Pelaku Usaha Indonesia Siap Tembus Pasar Global
IMG-20261002-WA0008
Laboratorium Digital Marketing ITSNU Mulai Gerakkan UMKM Pekalongan dari UMKM Center