Advertise

KABAR RASIKA

Kejar Target Generasi Emas 2045, LPPM Undip dan Dinkes Kab. Pekalongan Bersinergi Perangi Hoaks Imunisasi dan Anak ‘Zero Dose’

Kejar Target Generasi Emas 2045, LPPM Undip dan Dinkes Kab. Pekalongan Bersinergi Perangi Hoaks Imunisasi dan Anak ‘Zero Dose’

Kejar Target Generasi Emas 2045, LPPM Undip dan Dinkes Kab. Pekalongan Bersinergi Perangi Hoaks Imunisasi dan Anak ‘Zero Dose’

Suasana kegiatan lintas sektor yang digelar LPPM Undip bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dalam upaya memperkuat edukasi imunisasi dan menangkal hoaks di tengah masyarakat (dok. Bagus – Rasika FM Pekalongan)

​PEKALONGAN – Pusat Penelitian Kesehatan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Diponegoro (Undip) menggandeng Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk menggenjot capaian target imunisasi nasional. Langkah ini berfokus pada strategi demand creation untuk mengedukasi masyarakat sekaligus menangkal maraknya informasi hoaks terkait imunisasi.

​Ketua Pusat Penelitian Kesehatan LPPM Undip, Ibu Martini, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam program imunisasi saat ini bukan hanya masalah pengetahuan masyarakat yang minim, melainkan juga adanya disinformasi yang beredar di tengah warga.

​”Ada beberapa permasalahan imunisasi ini tidak saja terkait dengan pengetahuan masyarakat yang kurang, kemudian juga ada beberapa informasi yang berupa hoaks seperti itu yang harus di-counter dengan baik,” ujar Martini saat ditemui di sela-sela kegiatan lintas sektor di Pekalongan, Rabu (20/5/2026).

​Melalui program yang didukung oleh UNICEF selaku penyedia dana (funding), LPPM Undip menaruh perhatian khusus pada fenomena zero dose kondisi di mana anak-anak sama sekali belum pernah mendapatkan imunisasi dasar.

​Menurut Martini, pelibatan penggerak masyarakat, lintas program, hingga media massa menjadi kunci penting untuk menyisir anak-anak yang belum tersentuh imunisasi tersebut.

​”Kita mengetahui bahwa imunisasi itu tidak hanya untuk diri sendiri, untuk lingkungan dan seperti pencegahan penyakit yang bersifat wabah, tetapi juga untuk masyarakat luas. Menyiapkan generasi kita pada generasi yang berkualitas, terutama generasi penerus untuk target 2045, Generasi Emas,” jelasnya.

​Dipilihnya Kabupaten Pekalongan sebagai lokus pendampingan kesehatan bukan tanpa alasan. Martini menegaskan bahwa wilayah ini dipilih karena melihat komitmen yang sangat kuat dari pemerintah daerahnya.

​”Kami mendampingi di lokus-lokus kesehatan seperti di salah satunya adalah di Kabupaten Pekalongan, mengingat dari Kabupaten Pekalongan komitmen—terutama komitmen dari pemerintah daerah—yang cukup tinggi untuk mencapai target capaian imunisasi,” tambahnya.

​Melalui sinergi lintas sektor ini, LPPM Undip berharap program imunisasi tidak hanya sekadar mengejar angka capaian di atas kertas, melainkan juga menyentuh aspek pemerataan hak kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

​”Harapan kami, cakupan imunisasi bisa tercapai melalui edukasi pada masyarakat, kemudian juga komunikasi, dan pelibatan dari banyak unsur. Dan kita di dalam program imunisasi tidak saja pada capaian, tetapi juga pemerataan. Jadi tidak hanya pada golongan yang menengah ke atas, tapi pada golongan-golongan dari masyarakat yang dari bawah, yang kemungkinan akses kepada layanan imunisasi ini tidak tercapai,” pungkas Martini. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

DURIAN 1
Musim Durian Dimulai, Doro Punya Durian Lokal Langka Bernama Mingsri
WhatsApp Image 2026-08-23 at 11.03
Kajen Bangkit Lewat Olahraga, Sukirman Soroti Prestasi dan Infrastruktur Pekalongan
KPU MENGAJAR SRAGI
KPU Mengajar di SMAN 1 Sragi, Siswa Kelas XI Disiapkan Jadi Pemilih Cerdas 2029
RSUD 1
Lahir Normal di Hari Kemerdekaan, Bayi Pertama Pasangan Muda Hadir di RSUD Kraton Pekalongan

TERKINI

DURIAN 1
Musim Durian Dimulai, Doro Punya Durian Lokal Langka Bernama Mingsri
DORO — Musim panen durian mulai berlangsung di wilayah Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Tak hanya mengandalkan durian yang sudah dikenal masyarakat, kawasan ini juga menyimpan potensi durian lokal...
WhatsApp Image 2026-08-23 at 11.03
Kajen Bangkit Lewat Olahraga, Sukirman Soroti Prestasi dan Infrastruktur Pekalongan
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menjadikan olahraga bukan sekadar kegiatan untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-404 dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Ajang Kajen Half...
KPU MENGAJAR SRAGI
KPU Mengajar di SMAN 1 Sragi, Siswa Kelas XI Disiapkan Jadi Pemilih Cerdas 2029
KAJEN – KAB. PEKALONGAN — Ratusan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sragi mulai dikenalkan dengan dunia kepemiluan. Bukan sekadar soal mencoblos di TPS, mereka diajak memahami bahwa hak suara membawa tanggung...
RSUD 1
Lahir Normal di Hari Kemerdekaan, Bayi Pertama Pasangan Muda Hadir di RSUD Kraton Pekalongan
PEKALONGAN — Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini menjadi kenangan yang tak akan terlupakan bagi pasangan muda asal Desa Krasak Ageng, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan. Pada Senin, 17 Agustus...
SOCCER 1
Mini Soccer Alun-Alun Kajen Resmi Dibuka, OPD Tahan DPRD 2-2
KAJEN — Lapangan mini soccer di kompleks Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, resmi digunakan, Selasa (18/8/2026). Uji coba lapangan langsung panas. Bukan cuma rumput yang diuji, gengsi antarinstansi...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-08-23 at 11.03
Kajen Bangkit Lewat Olahraga, Sukirman Soroti Prestasi dan Infrastruktur Pekalongan
SOCCER 1
Mini Soccer Alun-Alun Kajen Resmi Dibuka, OPD Tahan DPRD 2-2
WhatsApp Image 2026-07-29 at 11.57
Kritik Pemkab di Depan, Borong Proyek di Belakang? Ketua KTP Disorot Usai Muncul Proyek Ketujuh