Advertise

KABAR RASIKA

Operasi Zebra Candi 2025 Siap Digelar: Polres Pekalongan Wanti-wanti Soal Arogansi dan Plat Palsu

Operasi Zebra Candi 2025 Siap Digelar: Polres Pekalongan Wanti-wanti Soal Arogansi dan Plat Palsu

Operasi Zebra Candi 2025 Siap Digelar: Polres Pekalongan Wanti-wanti Soal Arogansi dan Plat Palsu

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf bersama jajaran pimpinan Polres memimpin Latpraops Operasi Zebra Candi 2025 di Aula Polres Pekalongan, Rabu (13/11/2025), sebagai persiapan pengamanan dan penertiban lalu lintas menjelang pelaksanaan operasi.

KAJEN — Polres Pekalongan mulai menyiapkan langkah taktis menjelang pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025. Seluruh personel yang terlibat dikumpulkan dalam Latihan Pra Operasi (Latpraops) di Aula Polres Pekalongan, Rabu (12/11/2025), untuk mematangkan strategi penertiban lalu lintas dua pekan ke depan.

Acara dipimpin langsung Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., didampingi pejabat utama Polres: Kabag Ops Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Rony Hidayat, S.H., M.H., serta Kasat Intelkam AKP Adam Teguh Arisianto, S.H. Seluruh personel Satgas Operasi hadir lengkap.

Operasi Zebra Candi 2025 akan berlangsung 17–30 November 2025, dengan pola penindakan yang mengedepankan edukasi, pencegahan, dan penegakan hukum berbasis teknologi. Sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) akan menjadi tulang punggung, disertai dukungan tilang manual dan blanko teguran lapangan.

Kapolres: Jangan Arogan, Kerja Humanis, dan Taat SOP

Dalam arahannya, Kapolres Rachmad menyoroti derasnya pertumbuhan kendaraan, terutama sepeda motor, yang menimbulkan kemacetan di berbagai titik. Kondisi ini, menurutnya, kerap memicu pelanggaran lalu lintas.

“Peningkatan jumlah kendaraan yang cukup tinggi dan tidak diimbangi perbaikan infrastruktur jalan menyebabkan kemacetan. Kemacetan adalah salah satu pemicu para pengendara melanggar aturan,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan, momentum Operasi Zebra Candi harus menjadi ajang pemulihan kepercayaan publik terhadap Polri. Aparat diminta menghindari sikap arogan dan selalu mengedepankan SOP serta pelayanan prima.

“Saya tekankan, personel di lapangan tetap humanis. Jangan sampai ada tindakan arogan. Budayakan 3S: Senyum, Sapa, Salam,” tegas AKBP Rachmad.

Kapolres juga menyoroti maraknya penggunaan plat nomor palsu, yang dapat mengganggu akurasi sistem ETLE. Ia meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan terhadap modus tersebut.

Target Operasi: Turunkan Kecelakaan, Redam Knalpot Brong & Balap Liar

Kasat Lantas AKP Rony Hidayat menjabarkan tiga tujuan utama operasi tahun ini:

1. Menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas korban

2. Menekan pelanggaran kasat mata, termasuk balap liar dan knalpot brong

3. Mendorong disiplin masyarakat dalam berlalu lintas

Sementara itu, pemetaan dari Kasat Intelkam menunjukkan bahwa potensi gangguan berada di sejumlah titik rawan di Jalur Pantura, jalan provinsi, hingga ruas tol Pekalongan, yang selama ini menjadi titik kemacetan dan kecelakaan.

Kabag Ops Kompol M. Farid Amirullah mengungkapkan, meski angka kecelakaan pada Operasi Zebra 2024 menurun, jumlah pelanggaran justru melonjak 48 persen dibanding 2023. Fakta itu menjadi perhatian khusus Satgas Gakkum untuk memperkuat penindakan berbasis elektronik dan teguran simpatik.

Operasi Dimulai 17 November

Polres Pekalongan akan menggelar Apel Pasukan Operasi Zebra Candi 2025 pada Senin, 17 November, sebagai tanda resmi dimulainya operasi.

Operasi tahunan ini diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Sumber: Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-06-18 at 06.38
Peredaran Rokok Ilegal Masih Ditemukan, Pemkab Pekalongan Minta Masyarakat Aktif Melapor
KTP 3
Kejati Sudah Turun, BPK Sudah Temukan, Kini Pengakuan Kistoro Bikin Publik Makin Bingung
KTP 2
Masuk Radar Kejati! KTP Kibarkan Mosi Tidak Percaya, DPRD: Kami Kini Lebih Berani
KTP 1
Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Menggema di DPRD, KTP : "Biang Keroknya Sekda!"

TERKINI

WhatsApp Image 2026-06-18 at 06.38
Peredaran Rokok Ilegal Masih Ditemukan, Pemkab Pekalongan Minta Masyarakat Aktif Melapor
KAJEN – Peredaran rokok ilegal masih menjadi persoalan yang mendapat perhatian serius di Kabupaten Pekalongan. Selain merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, praktik tersebut juga berpotensi menimbulkan...
KTP 3
Kejati Sudah Turun, BPK Sudah Temukan, Kini Pengakuan Kistoro Bikin Publik Makin Bingung
KAJEN – Polemik sewa-menyewa eks Pendopo Nusantara Kabupaten Pekalongan terus bergulir dan memunculkan pertanyaan baru. Setelah persoalan tersebut diketahui menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)...
KTP 2
Masuk Radar Kejati! KTP Kibarkan Mosi Tidak Percaya, DPRD: Kami Kini Lebih Berani
KAJEN – Polemik sewa-menyewa eks Pendopo Nusantara Kabupaten Pekalongan semakin memanas. Di tengah desakan publik yang terus menguat, DPRD Kabupaten Pekalongan mengungkapkan bahwa persoalan tersebut kini...
KTP 1
Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Menggema di DPRD, KTP : "Biang Keroknya Sekda!"
KAJEN – Audiensi antara Koalisi Transparansi Pekalongan (KTP) dengan DPRD Kabupaten Pekalongan di Ruang Rapat Komisi A, Senin (15/6/2026), berlangsung panas. Ketegangan memuncak saat salah satu perwakilan...
IMG-20260613-WA0009
Kerumunan Pemuda Diduga Hendak Tawuran di Kajen Dibubarkan, Tiga Orang Diamankan
KAJEN – Sejumlah pemuda yang berkumpul di kawasan Taman Pendopo Kajen, Kabupaten Pekalongan, dibubarkan aparat kepolisian pada Jumat (12/6/2026) dini hari setelah muncul laporan masyarakat mengenai potensi...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-06-10 at 12.11
34 Kades Segera Turun Tahta, Pilkades Serentak Pekalongan Mulai Dipanaskan
WhatsApp Image 2026-06-07 at 10.36
DPRD Kab. Pekalongan Disorot : Giliran Kunker Lengkap, Giliran Rapat Kok Banyak Kursi Kosong?
WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong