Advertise

KABAR RASIKA

BTPN Syariah Terbangkan 382 Nasabah ke Tanah Suci Lewat Program “Umrah Satu Pesawat”

BTPN Syariah Terbangkan 382 Nasabah ke Tanah Suci Lewat Program “Umrah Satu Pesawat”

BTPN Syariah Terbangkan 382 Nasabah ke Tanah Suci Lewat Program “Umrah Satu Pesawat”

Momen penuh haru di depan Ka’bah. Sebanyak 382 nasabah dan karyawan BTPN Syariah akhirnya mewujudkan impian suci mereka melalui Program Umrah Satu Pesawat 2025 (doc. BTPN)

Jakarta, 3 November 2025 — Suasana haru dan bahagia menyelimuti ratusan ibu-ibu nasabah BTPN Syariah yang akhirnya bisa menunaikan ibadah umrah bersama. Sebanyak 382 peserta — terdiri dari nasabah, karyawan, dan community officer — resmi diberangkatkan ke Tanah Suci dalam program “Umrah Satu Pesawat” yang dilepas langsung oleh jajaran manajemen BTPN Syariah di Jakarta, Senin (3/11).

Komisaris BTPN Syariah, Mulya Effendi Siregar, menegaskan bahwa keberangkatan ini merupakan bentuk apresiasi bagi para nasabah yang selama ini konsisten menerapkan empat perilaku unggul, yaitu Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS). Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting bagi masyarakat inklusi untuk terus tumbuh dan tangguh dalam berbagai kondisi.

“Program Umrah Satu Pesawat ini adalah ungkapan terima kasih kami kepada para nasabah yang disiplin hadir di kumpulan, aktif berbagi semangat, dan memberi dampak positif bagi lingkungannya. Jika biasanya mereka duduk bersama di kumpulan, insya Allah kali ini duduk bersama di depan Ka’bah,” ujar Mulya dalam acara pelepasan di Hotel Neo+ Airport Jakarta.

Selain nasabah pembiayaan, BTPN Syariah juga memberangkatkan sejumlah karyawan dan Community Officer (CO) yang menjadi garda terdepan dalam mendampingi masyarakat inklusi di lapangan. Apresiasi ini diberikan sebagai penghargaan atas dedikasi dan kerja keras mereka selama ini.

Program tahun ini juga semakin inklusif karena nasabah pendanaan turut bergabung dalam perjalanan umrah. Mereka ikut memberdayakan segmen ultra mikro dengan menempatkan dana di BTPN Syariah — yang seluruhnya disalurkan untuk mendukung pembiayaan nasabah produktif.

Sejak diluncurkan pada 2019, program “Umrah Satu Pesawat” terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Jika pada 2024 hanya memberangkatkan 10 sentra nasabah, maka pada 2025 jumlahnya melonjak menjadi 18 sentra. Secara total, lebih dari 800 nasabah dari berbagai daerah di Indonesia — mulai dari Aceh hingga Nusa Tenggara Timur — telah berkesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci bersama BTPN Syariah.

“Kami berharap ibu-ibu nasabah dapat membawa pulang kisah inspiratif dari Tanah Suci, lalu menularkannya kepada kelompok lain di daerah masing-masing. Melalui semangat BDKS, mereka bukan hanya berusaha untuk diri sendiri, tapi juga menjadi sumber inspirasi bagi sesama,” tambah Mulya.

Salah satu peserta, Subaidah Permatasari, nasabah asal Jawa Timur, tak kuasa menahan rasa syukurnya. Ia mengaku masih terharu saat menerima kabar keberangkatan umrah secara langsung dari manajemen.

“Alhamdulillah, rasanya seperti mimpi. Tidak menyangka bisa berangkat umrah bersama teman-teman kumpulan. Terima kasih BTPN Syariah yang sudah mewujudkan impian kami,” tutur Subaidah dengan mata berbinar.

Bagi BTPN Syariah, “kumpulan” bukan sekadar forum pertemuan rutin, tetapi juga sarana pemberdayaan. Di dalamnya, para ibu-ibu nasabah belajar disiplin, membangun jaringan usaha, dan memperkuat rasa kekeluargaan. Nilai-nilai itulah yang terus menjadi dasar dalam misi BTPN Syariah: memberdayakan masyarakat inklusi agar dapat tumbuh bersama dengan semangat kebaikan. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
WhatsApp Image 2025-12-26 at 19.04
Squad Nusantara Pantura Pekalongan Dikukuhkan, Siap Bergerak Sosial