Advertise

KABAR RASIKA

Ungkap Lima Kasus Kriminal, Polres Pekalongan Tekan Angka Kejahatan di Akhir Tahun

Ungkap Lima Kasus Kriminal, Polres Pekalongan Tekan Angka Kejahatan di Akhir Tahun

Ungkap Lima Kasus Kriminal, Polres Pekalongan Tekan Angka Kejahatan di Akhir Tahun

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si. didampingi jajaran Satreskrim memaparkan hasil pengungkapan lima kasus tindak pidana yang terjadi selama September hingga Oktober 2025, dalam konferensi pers di Aula Polres Pekalongan, Jumat (25/10/2025 – dok. Humas)

KAJEN – Polres Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah dengan mengungkap lima kasus tindak pidana yang terjadi sepanjang September hingga Oktober 2025.

Dalam konferensi pers yang digelar di Aula Polres Pekalongan, Jumat (25/10/2025), Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si. memaparkan deretan kasus yang berhasil dibongkar oleh jajaran Satreskrim dan unit Polsek.

“Selama dua bulan terakhir, kami berhasil mengungkap lima perkara, yakni satu kasus curanmor, satu kasus pencabulan, satu pencurian dengan pemberatan, satu pengeroyokan, dan satu penggelapan dalam jabatan,” ungkap Kapolres di hadapan awak media.

1. Curanmor Sragi yang Viral di Medsos

Kasus pertama yang sempat ramai di media sosial adalah pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Desa Sragi, Kecamatan Sragi, pada 30 September 2025 pukul 16.00 WIB.

Pelaku berinisial R ditangkap bersama barang bukti sepeda motor, BPKB, dan STNK. Dari hasil penyidikan, R diketahui terlibat dalam delapan lokasi kejadian berbeda, termasuk di Tangkil, Sragi, Krasak, Ponolawen, Sukorejo, Ujungnegoro, Pegandon, dan Paweden.

“Modusnya sederhana, pelaku memanfaatkan kelalaian korban yang meninggalkan motor dengan kunci menempel,” jelas AKBP Rachmad.

Pelaku dijerat Pasal 363 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

2. Guru Ngaji Cabuli Tujuh Santri

Kasus berikutnya yang juga menarik perhatian publik adalah pencabulan terhadap anak di bawah umur oleh seorang guru ngaji di Kecamatan Bojong, berinisial A.

Pelaku diamankan polisi setelah aksinya terhadap tujuh korban terungkap. Beruntung, pelaku berhasil ditangkap sebelum massa yang marah melakukan tindakan main hakim sendiri.

“Tersangka memanfaatkan posisinya sebagai pengajar di TPQ untuk melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap santrinya,” tegas Kapolres.

A dijerat Pasal 82 ayat (1) UU Nomor 17 Tahun 2016 jo Pasal 65 KUHP dengan ancaman hukuman 5 hingga 15 tahun penjara dan denda hingga Rp5 miliar.

3. Pencurian di Kajen Gagal Total

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) terjadi di Desa Pekiringan Alit, Kecamatan Kajen, pada 2 Oktober 2025 sekitar pukul 22.00 WIB.

Pelaku E masuk ke rumah warga dengan cara mencongkel jendela dan mencuri telepon genggam. Namun aksinya diketahui pemilik rumah. Saat melarikan diri, pelaku bahkan meninggalkan sepeda motornya di lokasi kejadian.

E dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-5 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

4. Pengeroyokan Akibat Perselisihan Warga

Kasus pengeroyokan diungkap aparat setelah insiden pada 1 September 2025 dini hari di Kecamatan Kedungwuni.

Pelaku R terlibat dalam perkelahian antarwarga yang berujung pengeroyokan. Polisi bergerak cepat mengamankan pelaku dan menetapkannya sebagai tersangka.

Ia dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman lima tahun enam bulan penjara.

5. Penggelapan oleh Sales Perusahaan

Kasus terakhir menyangkut penggelapan dalam jabatan oleh seorang sales perusahaan berinisial B.

Sejak Desember 2022 hingga Januari 2023, pelaku membuat orderan fiktif, tidak menyetorkan uang hasil penjualan, serta menahan barang retur. Aksi tersebut menyebabkan kerugian perusahaan tempatnya bekerja.

Tersangka dijerat Pasal 374 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

Di akhir konferensi pers, AKBP Rachmad C. Yusuf berpesan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menjaga kendaraan bermotor.

“Banyak kasus curanmor terjadi karena kelalaian. Jangan biarkan kunci menggantung di motor, karena itu bisa mengundang niat pelaku kejahatan,” pungkasnya.

Reporter: Bagus Irama
Editor: Tim Redaksi
Sumber: Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

NARKOBOY
Polres Pekalongan Bergerak, Olah TKP Kasus Dugaan Penyiksaan yang Viral, Tiga Saksi Sudah Diperiksa
KORBAN
Pemuda Tirto Ngaku Disiksa Secara Brutal, Nama Dua Oknum Polisi Ikut Disebut
WhatsApp Image 2026-07-18 at 13.37
Diduga Bajak Ponsel Istri Korban untuk Minta Transfer Rp50 Juta, Pemuda Asal Banyumas Ditangkap
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk

TERKINI

NARKOBOY
Polres Pekalongan Bergerak, Olah TKP Kasus Dugaan Penyiksaan yang Viral, Tiga Saksi Sudah Diperiksa
KAJEN – Penanganan kasus dugaan penyiksaan yang dialami M. Ikhdar akhirnya memasuki tahap penyelidikan. Setelah viral di media sosial dan menjadi perhatian publik, Satreskrim Polres Pekalongan bergerak...
KESESI 1
SMAN 1 Kesesi Perkuat Budaya Integritas, Terapkan Absensi Online dan Targetkan Disiplin Siswa
KESESI – SMAN 1 Kesesi, Kabupaten Pekalongan, mulai memperkuat budaya integritas di lingkungan sekolah dengan meluncurkan sejumlah langkah konkret, salah satunya penerapan sistem absensi siswa secara daring...
KORBAN
Pemuda Tirto Ngaku Disiksa Secara Brutal, Nama Dua Oknum Polisi Ikut Disebut
PEKALONGAN – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menghebohkan publik setelah memuat pengakuan seorang pemuda asal Desa Sepacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, yang mengaku menjadi korban dugaan...
WhatsApp Image 2026-07-18 at 13.37
Diduga Bajak Ponsel Istri Korban untuk Minta Transfer Rp50 Juta, Pemuda Asal Banyumas Ditangkap
KAJEN – Seorang pemuda berinisial AZ (23), warga Kabupaten Banyumas, diamankan polisi setelah diduga melakukan penipuan terhadap seorang warga Kabupaten Pekalongan dengan modus menguasai telepon seluler...
TMMD1
Jalan Desa Wonorejo Jadi Sasaran Utama TMMD Tahap III, Pembangunan 800 Meter Resmi Dimulai
PEKALONGAN – Upaya membuka akses dan memperkuat konektivitas di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo, mulai dijalankan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026....
Muat Lebih

POPULER

KESESI 1
SMAN 1 Kesesi Perkuat Budaya Integritas, Terapkan Absensi Online dan Targetkan Disiplin Siswa
WhatsApp Image 2024-08-08 at 11.23
Ponpes Syarif Hidayatullah Wonopringgo Dapat Hibah Tanah
WhatsApp Image 2026-06-10 at 12.11
34 Kades Segera Turun Tahta, Pilkades Serentak Pekalongan Mulai Dipanaskan