Advertise

KABAR RASIKA

Pelayanan Cepat, Makanan Bergizi, dan Gratis; Tasripah Puji Layanan JKN di RSU Comal Baru

Pelayanan Cepat, Makanan Bergizi, dan Gratis; Tasripah Puji Layanan JKN di RSU Comal Baru

Pelayanan Cepat, Makanan Bergizi, dan Gratis; Tasripah Puji Layanan JKN di RSU Comal Baru

Dok. Istimewa

Pemalang – Kepanikan seorang ibu saat anaknya sakit tentu bukan hal yang mudah dihadapi. Itulah yang dirasakan Tasripah (33), warga Kabupaten Pemalang, saat anaknya Andre Firmansyah (13) mengalami demam tinggi disertai gejala panas dalam yang cukup parah. Tanpa pikir panjang, ia segera membawa buah hatinya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Comal Baru, Senin (21/7).

“Waktu itu suhu tubuh anak saya naik-turun tidak menentu. Kadang normal, tiba-tiba bisa sangat tinggi. Saya takut sekali,” tutur Tasripah mengenang awal kejadian.

Sejak masuk IGD hingga proses rawat inap, Tasripah mendampingi sang anak tanpa henti. Beruntung, pelayanan dari rumah sakit membuatnya merasa lega dan terbantu. Ia menuturkan bahwa penanganan di IGD hingga pemindahan ke ruang rawat inap berlangsung sangat cepat dan efisien.

“Tidak butuh waktu lama, anak saya langsung ditangani dan dipindahkan ke ruang rawat inap. Itu membuat saya merasa tenang. Dokternya cepat tanggap, perawatnya juga ramah. Saya merasa sangat terbantu sebagai orang tua yang sedang panik,” ungkapnya.

Tak hanya kecepatan, respons tenaga kesehatan juga mendapat apresiasi tinggi dari ibu muda ini. Ia menyebut, kapan pun anaknya mengalami lonjakan suhu, baik pagi, siang, sore, hingga tengah malam, petugas medis selalu datang dengan sigap begitu dipanggil.

“Pernah tengah malam suhu anak saya mendadak sangat tinggi. Saya panik, tapi begitu panggil perawat, langsung datang dan menangani. Responnya cepat sekali,” imbuhnya.

Selama masa rawat inap, Tasripah juga mengamati dengan saksama pelayanan lainnya. Salah satu hal yang membuatnya terkesan adalah pemberian makanan yang selalu tepat waktu dan menu yang variatif. Ia merasa kebutuhan nutrisi anaknya sangat diperhatikan oleh pihak rumah sakit.

“Makannya datang selalu tepat waktu, menunya juga lengkap dan bergizi. Anak saya cepat pulih karena benar-benar dirawat dengan baik. Saya tidak menyangka pelayanan rumah sakit bisa sebaik ini, terutama untuk peserta JKN. Semua terasa nyaman dan tertangani dengan baik,” katanya dengan penuh rasa syukur.

Tidak hanya layanan medis dan logistik, penyediaan obat pun mendapatkan tanggapan positif. Tasripah mengaku tidak mengeluarkan biaya tambahan sedikit pun, karena semua kebutuhan pengobatan ditanggung Program JKN.

“Obatnya lengkap dan tidak diminta beli lagi di luar. Semua gratis. Bahkan dari awal masuk IGD sampai anak saya sembuh dan pulang, tidak ada biaya tambahan sama sekali. Sebagai ibu, saya merasa sangat terbantu. Tanpa JKN, mungkin saya akan kebingungan mencari biaya pengobatan,” tegasnya.

Menurutnya, pengalaman ini memberikan pelajaran penting bahwa layanan kesehatan berkualitas tidak harus mahal. Ia merasa tidak ada perbedaan perlakuan antara pasien JKN dan pasien umum.

“Anak saya dilayani dengan baik meskipun pakai BPJS. Tidak dibeda-bedakan. Semuanya sama,” ungkapnya bangga.

Setelah pengalaman tersebut, Tasripah menyatakan akan selalu menggunakan RSU Comal Baru jika ia atau anggota keluarganya kembali membutuhkan layanan kesehatan. Ia pun aktif merekomendasikan rumah sakit ini kepada kerabat dan tetangganya.

“Saya sudah cerita ke banyak orang. Kalau butuh rawat inap atau rujukan dari FKTP, langsung saja ke RSU Comal Baru. Pakai BPJS juga mudah, pelayanannya bagus sekali,” ujarnya.

Tasripah turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BPJS Kesehatan dan RSU Comal Baru atas pelayanan yang ia nilai sangat baik dan tanpa cela. Ia merasa terbantu sejak awal anaknya masuk IGD hingga pulang dalam kondisi sehat tanpa harus mengeluarkan biaya sedikit pun.

“Kalau boleh kasih nilai, saya beri 10 dari 10 untuk BPJS Kesehatan dan RSU Comal Baru. Karena pelayanan dan bantuannya yang diberikan luar biasa untuk kesembuhan anak saya,” pungkasnya. (ns)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-07-14 at 10.59
DKPP Kabupaten Pekalongan Dorong Peremajaan Tebu Lewat Program Bongkaratoon 2026
DPRD 1
DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
KTP 1
KTP Kepung Komplek Pemda, Mosi Tak Percaya Sekda Digelar Terbuka: "Turunkan Sekda!"
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk

TERKINI

WhatsApp Image 2026-07-14 at 10.59
DKPP Kabupaten Pekalongan Dorong Peremajaan Tebu Lewat Program Bongkaratoon 2026
KAJEN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan mulai mengakselerasi program peremajaan tanaman tebu melalui Program Bongkaratoon Tebu 2026. Program tersebut menjadi salah satu...
DPRD 1
DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya memperkuat fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah usai seluruh fraksi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang...
KTP 1
KTP Kepung Komplek Pemda, Mosi Tak Percaya Sekda Digelar Terbuka: "Turunkan Sekda!"
KAJEN – Koalisi Transparansi Pekalongan (KTP) untuk kedua kalinya menggelar aksi terbuka di kawasan Komplek Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jumat (10/7/2026). Lima mobil yang dipenuhi stiker berisi berbagai...
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk
KAJEN – Dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, kembali terungkap. Seorang pria berinisial HF (24) ditangkap Satres Narkoba Polres Pekalongan setelah diduga menguasai...
WhatsApp Image 2026-07-06 at 09.40
Pemuda di Karangdadap Tewas Bersimbah Darah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
KAJEN – Seorang pemuda berinisial DF (20), warga Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Minggu (5/7/2026) pagi. Korban mengalami luka...
Muat Lebih

POPULER

SUKIRMAN
Sukirman Resmi Jadi Plt Bupati Pekalongan, Ini Mekanisme Hingga Bisa Menjadi Bupati Definitif
WhatsApp Image 2025-07-31 at 17.57
Dari Anak Petani hingga Puncak Parlemen Daerah: Kisah Perjalanan Politik H. Abdul Munir, Ketua DPRD Pekalongan
BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat