Advertise

KABAR RASIKA

Pemkab dan DPRD Pekalongan Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2025, Soroti Transformasi Ekonomi dan Penguatan UMKM

Pemkab dan DPRD Pekalongan Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2025, Soroti Transformasi Ekonomi dan Penguatan UMKM

Pemkab dan DPRD Pekalongan Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2025, Soroti Transformasi Ekonomi dan Penguatan UMKM

Rapat paripurna dalam rangka Perubahan KUA PPAS 2025 diruang paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan (dok. Istimewa)

KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan resmi menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan yang digelar Selasa malam (15/07/2025) di Gedung DPRD.

Nota kesepakatan ditandatangani oleh Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, mewakili Bupati Pekalongan, serta Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir. Rapat turut dihadiri oleh para Wakil Ketua dan Anggota DPRD, Forkopimda, perwakilan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Sekda, para kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Sukirman menjelaskan bahwa perubahan KUA-PPAS ini merupakan bagian penting dalam proses penyusunan Perubahan APBD Tahun 2025. Formulasi kebijakan tersebut, kata dia, didasarkan pada proyeksi hingga akhir tahun berjalan dan menjadi pijakan dalam menyusun anggaran yang lebih realistis dan responsif terhadap kebutuhan daerah.

Tak hanya membahas tahun berjalan, Wabup Sukirman juga menyampaikan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026. Dokumen ini, menurutnya, merupakan pelaksanaan amanat Pasal 310 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sekaligus menjadi tahap awal dalam penyusunan RAPBD 2026.

“Tahun 2026 adalah tahun pertama pelaksanaan RPJMD Kabupaten Pekalongan 2025–2029. Maka arah kebijakan tahun tersebut difokuskan pada sinergitas perencanaan dan transformasi ekonomi, khususnya dalam mendorong pertumbuhan inklusif dan penguatan ekosistem UMKM,” jelas Wabup.

Ia menegaskan bahwa kebijakan prioritas daerah tahun pertama RPJMD akan diarahkan pada beberapa hal strategis, yakni: sinergitas perencanaan pembangunan, transformasi ekonomi daerah, kolaborasi dan inovasi, serta pengembangan UMKM sebagai pilar penting pertumbuhan ekonomi lokal.

Lebih jauh, Wabup Sukirman menyinggung pentingnya optimalisasi pendapatan daerah sebagai wujud penguatan kapasitas fiskal. Beberapa strategi yang akan ditempuh antara lain optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), peningkatan kontribusi BUMD, optimalisasi transfer pemerintah pusat, serta eksplorasi pembiayaan alternatif di luar APBD melalui skema kerja sama.

“Belanja daerah tahun 2026 akan diarahkan untuk memenuhi mandatory spending, pelayanan dasar sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM), program prioritas kepala daerah, hingga penguatan infrastruktur dan sarana prasarana kesehatan,” tandasnya.

Kesepakatan ini menjadi momentum penting dalam memastikan kesinambungan pembangunan daerah berbasis data, responsif terhadap isu strategis, dan mendorong peran aktif masyarakat serta pelaku ekonomi lokal dalam transformasi menuju Pekalongan yang lebih maju dan inklusif. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-04-16 at 08.16
BPJS Kesehatan Gaspol 100 Hari! PANDAWA 24 Jam Jadi Senjata Baru Layani Peserta JKN
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK
WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern
BLUD 1
Beda Pilihan, Langsung Dibuang: Dugaan ‘Pembersihan Politik’ Hantam Bidan BLUD Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-04-16 at 08.16
BPJS Kesehatan Gaspol 100 Hari! PANDAWA 24 Jam Jadi Senjata Baru Layani Peserta JKN
Jakarta – Peluncuran 8 Program Quick Wins oleh BPJS Kesehatan dilakukan pada Rabu, 15 April 2026 di Jakarta oleh jajaran Direksi periode 2026 – 2031 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas...
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK
KAJEN – Audiensi antara Koalisi Transparansi Pekalongan dan DPRD Kabupaten Pekalongan berlangsung dinamis, Senin siang (13/4/2026). Bertempat di ruang rapat komisi DPRD, forum ini diwarnai kritik...
WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern
PEKALONGAN – Transformasi besar tengah dilakukan RSUD Kraton. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan ini bersiap meninggalkan gedung lama di wilayah Kota Pekalongan dan beralih ke fasilitas...
BLUD 1
Beda Pilihan, Langsung Dibuang: Dugaan ‘Pembersihan Politik’ Hantam Bidan BLUD Pekalongan
KAJEN — Dugaan tekanan politik pasca Pilkada 2024 di Kabupaten Pekalongan mulai mencuat ke publik. Dua bidan berstatus karyawan BLUD di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama mengaku kehilangan pekerjaan...
IMG-20260414-WA0010
Polisi Kawal Ketat Evakuasi 15 ABK Kapal Tenggelam di Perairan Batang, Semua Selamat
PEKALONGAN – Aparat kepolisian dari Polsek Wiradesa bergerak cepat mengawal proses evakuasi hingga penyerahan 15 anak buah kapal (ABK) KM Gajah Mada yang menjadi korban kecelakaan kapal tenggelam di perairan...
Muat Lebih

POPULER

RATU 1
RSUD Kraton Pekalongan Perkuat Dukungan Penyintas Kanker Payudara Lewat Halal Bihalal Ratu Sembara Kasih
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK
WhatsApp Image 2026-04-14 at 12.41
20 Tim Bertarung di Sinangohprendeng Cup 2026, Ajang Berburu Bibit Unggul Sepak Bola Pelajar