PEKALONGAN – Prestasi membanggakan ditorehkan tim Persekap U-13 Kabupaten Pekalongan dalam ajang Piala Soeratin 2025. Mereka berhasil melaju ke babak 32 besar setelah tampil impresif di fase penyisihan Grup L. Tak hanya sekadar lolos, skuad muda Persekap keluar sebagai juara grup dengan torehan 7 poin, hasil dari dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pekalongan, Andi Santoso, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini dan menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar hasil instan, melainkan buah dari strategi jangka panjang dan pendekatan pembinaan yang matang.
“Iya, sudah lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup L dengan 7 poin dari hasil dua kali menang dan satu kali seri,” ujar Andi, Rabu (10/07/2025).
Ia mengungkapkan, dalam laga terakhir melawan Kendal United yang berakhir imbang, pihaknya sengaja merotasi skuad utama dan menurunkan pemain lapis kedua guna memberi jam terbang sekaligus mengukur kualitas keseluruhan tim.
“Karena kami sudah pasti lolos, kami istirahatkan beberapa pemain inti agar yang selama ini duduk di bangku cadangan juga mendapat kesempatan bermain. Hasil imbang itu menunjukkan bahwa kualitas pemain lapis kedua pun tidak kalah,” jelasnya.
Persekap U-13 dijadwalkan akan menghadapi Balasuga FA dari Semarang—runner-up Grup I—pada pertandingan babak 32 besar yang akan digelar 27 Juli 2025 mendatang.
Andi mengaku optimistis timnya memiliki kans besar untuk menang dan melaju lebih jauh.
“Persekap punya peluang besar. Kami belum pernah kalah, sedangkan mereka sudah. Secara permainan, anak-anak juga tampil bagus di semua pertandingan,” ujarnya yakin.
Lebih dari sekadar prestasi teknis, Andi menekankan pentingnya menjaga kebugaran, mental, dan kebahagiaan para pemain muda ini menjelang pertandingan berikutnya.
“Saya sudah sampaikan ke orang tua pemain agar membantu menjaga pola makan dan istirahat anak-anak. Saya juga wanti-wanti soal pengaruh bermain HP yang bisa ganggu waktu tidur. Dan yang paling penting, jaga agar anak-anak tetap bahagia. Mood mereka harus tetap bagus,” ujarnya.
Untuk saat ini, tim Persekap U-13 diberikan waktu istirahat total di rumah agar bisa menyegarkan fisik dan mental.
“Hari ini mereka full istirahat di rumah. Sabtu baru mulai latihan lagi. Ini bagian dari strategi kita agar mereka tetap on fire dan siap tempur di babak selanjutnya,” pungkasnya.
Dengan semangat juang dan semangat kebersamaan yang terus dibangun, Persekap U-13 Kabupaten Pekalongan bersiap menulis sejarah baru dalam kancah sepak bola usia dini di Indonesia dan telah membuktikan diri sebagai kekuatan baru di Piala Soeratin 2025. (GUS)