Advertise

KABAR RASIKA

Dua Medali Emas untuk Kabupaten Pekalongan dari Sungai Cisadane

Dua Medali Emas untuk Kabupaten Pekalongan dari Sungai Cisadane

Dua Medali Emas untuk Kabupaten Pekalongan dari Sungai Cisadane

Tim dayung Kabupaten Pekalongan raih 2 medali emas (dok. Istimewa)

PEKALONGAN – Tim dayung Kabupaten Pekalongan menunjukkan tajinya di ajang Tangerang Cup 2025 yang digelar pada 31 Mei hingga 1 Juni di Sungai Cisadane, Kota Tangerang. Dalam kejuaraan tersebut, para atlet dari Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Pekalongan sukses mempersembahkan dua medali emas dari nomor perahu naga dan perahu papak.

Kemenangan ini diraih di tengah persaingan ketat antar daerah, menjadikan hasil tersebut terasa semakin membanggakan. Ketua PODSI Kabupaten Pekalongan, Moh. Kennedy, mengatakan bahwa keikutsertaan dalam lomba ini sebenarnya merupakan bagian dari uji tanding menjelang Pra Porprov Jateng 2025 dan Porprov 2026.

“Ini bukan target utama, tapi uji coba untuk mengasah kesiapan atlet. Kita berangkat dengan dana terbatas, hasil iuran pengurus. Tapi semangat anak-anak luar biasa,” ujar Kennedy.

Meskipun partisipasi dilakukan secara swadaya, hal itu tidak mengurangi fokus dan performa tim. Justru, semangat kebersamaan dan tekad untuk mengharumkan nama daerah menjadi pemacu utama meraih hasil maksimal.

“Alhamdulillah, dua emas bisa kita bawa pulang. Ini jadi suntikan moral buat tim, dan kami berharap saat Pra Porprov nanti mereka bisa tampil lebih percaya diri dan kompetitif,” tambah Kennedy.

Dengan hasil ini, tim dayung Kabupaten Pekalongan memperlihatkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Harapannya, dukungan yang lebih besar dari berbagai pihak akan mengalir, seiring dengan meningkatnya potensi dan pencapaian para atlet muda di kancah olahraga air. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

ROMPI
KPK Tahan Bupati Fadia, Rp19 Miliar Diduga Mengalir ke Keluarga
WhatsApp Image 2026-03-04 at 15.09
Komisi B DPRD Pekalongan Gaspol Perkuat Pertanian dan Perikanan
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum

TERKINI

ROMPI
KPK Tahan Bupati Fadia, Rp19 Miliar Diduga Mengalir ke Keluarga
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pekalongan, FAR, sebagai tersangka tunggal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 15.09
Komisi B DPRD Pekalongan Gaspol Perkuat Pertanian dan Perikanan
KAJEN – Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perikanan sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan pembayaran gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam kondisi aman...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan normal pasca penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam operasi tangkap tangan (OTT)...
WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
KAJEN – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terus berkembang. Selain penyegelan sejumlah ruang kantor di lingkungan Sekretariat...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
YULIAN
Dituding Ada Selisih Hibah 3 Miliar, Yulian Akbar: ‘KPK Tidak Temukan Itu'
ROMPI
KPK Tahan Bupati Fadia, Rp19 Miliar Diduga Mengalir ke Keluarga