[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Warga Terjebak Banjir Darurat, BPBD Dinilai Lamban — Evakuasi Diselamatkan Relawan SAR

Warga Terjebak Banjir Darurat, BPBD Dinilai Lamban — Evakuasi Diselamatkan Relawan SAR

Warga Terjebak Banjir Darurat, BPBD Dinilai Lamban — Evakuasi Diselamatkan Relawan SAR

Relawan mengevakuasi warga yang terjebak banjir untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih aman di Kabupaten Pekalongan, Minggu (18/1/2026).

KAJEN – Lambannya respons Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan dalam menangani kondisi darurat banjir mendapat kritik langsung dari warga Perumahan Graha Tirto Asri (GTA), Kecamatan Tirto. Di tengah ancaman keselamatan jiwa, evakuasi akhirnya justru berhasil dilakukan oleh relawan SAR Bumi Santri bersama tim gabungan.

Rizky, warga setempat, mengaku keluarganya terjebak banjir pada Minggu (18/1/2026) ketika air merendam permukiman hingga setinggi paha bahkan hampir dada orang dewasa. Kondisi ini semakin genting karena orang tuanya sedang sakit dan tidak mampu menyelamatkan diri secara mandiri.

“Air sudah masuk ke dalam rumah setinggi paha orang dewasa. Orang tua saya sedang sakit, tidak bisa keluar rumah. Jalan depan kampung juga sudah tertutup banjir hampir setinggi dada,” ujar Rizky, Senin (19/1/2026).

Dalam situasi darurat tersebut, Rizky menghubungi call center BPBD Kabupaten Pekalongan. Namun alih-alih mendapat bantuan cepat, ia hanya diminta melengkapi data tanpa kejelasan tindak lanjut.

“Setelah diminta data dan alamat, tidak ada kabar lagi. Padahal ini kondisi darurat dan menyangkut keselamatan orang tua saya,” katanya tegas.

Merasa tidak ada kepastian, Rizky kemudian menghubungi SAR Bumi Santri. Respons yang diterima jauh berbeda.
“Begitu menghubungi SAR Bumi Santri, langsung ditindaklanjuti. Relawan datang dan melakukan evakuasi bersama PMI, Bagana, Brimob, dan TNI,” jelasnya.

Evakuasi akhirnya berhasil dilakukan dengan aman, dan orang tua Rizky dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.
Meski bersyukur, Rizky mempertanyakan kesiapsiagaan BPBD dalam situasi genting seperti ini.

“Saya berterima kasih kepada relawan SAR, PMI, Brimob, dan TNI. Tapi BPBD seharusnya lebih sigap, karena ini soal nyawa warga,” tegasnya.

Anggota SAR Bumi Santri, Nidhomudin, menyatakan timnya bersama relawan lain telah mengevakuasi sekitar 100 warga terdampak banjir dalam dua hari terakhir di Kabupaten Pekalongan.

Evakuasi dilakukan berdasarkan skala prioritas keselamatan dengan fokus pada kelompok rentan: ibu hamil, balita, dan lansia.
“Sampai saat ini sekitar 100 warga telah dievakuasi, terutama ibu hamil, balita, dan lansia,” ujarnya.

Salah satu operasi paling kritis terjadi Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, saat tim mengevakuasi seorang lansia pasca amputasi yang terjebak banjir di GTA Tirto. Evakuasi dilakukan dini hari dengan medan berat dan genangan tinggi.

Laporan evakuasi dihimpun sejak Sabtu (17/1/2026) dini hari hingga Minggu (18/1/2026) malam melalui layanan WhatsApp SAR Bumi Santri, lalu direkap di posko tim gabungan. Posko koordinasi relawan berada di eks Kantor Kecamatan Wiradesa dan menjadi pusat kendali operasi penyelamatan.

Hingga berita ini diturunkan, BPBD Kabupaten Pekalongan belum merilis data resmi mengenai wilayah terdampak maupun jumlah pengungsi akibat banjir. (Gus)

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
KEDUNGWUNI – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang...
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB, Hj. Hindun, mengajak generasi muda agar tidak minder menjadi santri. Menurutnya, pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter,...
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
SRAGI – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menemukan sejumlah barang inventaris yang tidak berada di tempatnya saat melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sragi 2, Senin (19/10/2026). Pemeriksaan ini dilakukan...
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
KABUPATEN TANGERANG — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 mencatat potensi transaksi sebesar USD 22,94 miliar atau 31,1 persen di atas target USD 17,5 miliar. Menteri Perdagangan Budi Santoso menutup pameran...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen