Advertise

KABAR RASIKA

Macan Kumbang dan Macan Tutul Terekam Kamera Tersembunyi di Hutan Mendolo Lebakbarang

Macan Kumbang dan Macan Tutul Terekam Kamera Tersembunyi di Hutan Mendolo Lebakbarang

Macan Kumbang dan Macan Tutul Terekam Kamera Tersembunyi di Hutan Mendolo Lebakbarang

Terekam Kamera – Penampakan macan tutul dan macan kumbang yang berhasil terekam kamera tersembunyi (cam trap) milik kelompok Pemuda Peduli Mendolo (PPM) di kawasan Hutan Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan (gambar ilustrasi)

​LEBAKBARANG – Keberadaan satwa langka di kawasan Hutan Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, terbukti bukan sekadar mitos. Dua ekor kucing besar, yakni macan kumbang dan macan tutul, terekam kamera tersembunyi (cam trap) yang dipasang oleh kelompok Pemuda Peduli Mendolo (PPM).

​Kepala Desa Mendolo, Kaliri, mengonfirmasi temuan tersebut. Ia menyebut kamera itu sengaja dipasang oleh pemuda desa di tengah hutan untuk memantau dan melestarikan fauna endemik setempat.

​”Itu hasil rekaman kamera dari PPM. Tujuannya agar hutan kita dilestarikan, biar ketahuan hewan apa saja yang masih ada di Hutan Mendolo. Ternyata yang tertangkap kamera ada macan,” ujar Kaliri saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (1/9/2026).

​Menurut Kaliri, rekaman tersebut diperkirakan terekam sekitar tanggal 21 Agustus lalu. Ia menduga satwa liar tersebut sebenarnya sudah sering melintas di kawasan itu, namun baru kali ini berhasil didokumentasikan. Selain macan, kawasan tersebut juga masih menjadi habitat bagi primata langka seperti Owa.

​Meski predator puncak ini muncul, Kaliri memastikan kondisinya aman dan masyarakat tidak perlu panik. Lokasi kamera tersembunyi tersebut berada di kawasan hutan Perhutani yang berjarak cukup jauh, yakni sekitar 10 kilometer dari permukiman warga.

​Pihak desa justru mendorong warganya untuk terus menjaga keseimbangan ekosistem hutan agar satwa liar tidak turun ke perkampungan.

​”Di lingkungan masyarakat tidak ada kekhawatiran. Yang penting kita saling menjaga. Semua hewan di hutan itu dilindungi. Binatang seperti babi hutan tidak boleh diburu, agar mangsa alaminya tetap ada di hutan dan binatang buas tidak masuk ke desa,” tegasnya.

​Gerakan kesadaran lingkungan di Desa Mendolo telah terbangun kuat sejak tahun 2016. Kaliri memaparkan, aturan ketat larangan berburu diterapkan secara menyeluruh oleh warga, mulai dari larangan menembak burung hingga larangan menangkap ikan di sungai dengan cara merusak.

​”Dampaknya alhamdulillah luar biasa. Ikan di sungai terjaga, burung-burung yang dulu banyak diburu sekarang aman semua,” tambahnya.

​Bagi Kaliri dan masyarakat Mendolo, rekaman visual macan kumbang dan macan tutul ini adalah bukti nyata keberhasilan menjaga keseimbangan alam.

​”Harapan kami, semua alam dilestarikan agar anak cucu kita tidak kehilangan jejak. Biar mereka tahu bahwa binatang itu benar-benar ada di Desa Mendolo, bukan cuma sekadar cerita,” pungkasnya. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-08-27 at 12.08
Mahasiswa KPI UIN Gusdur Tak Cuma PPL, Mereka Ikut Garap Podcast BISIK KPU Kabupaten Pekalongan
DUTA CUP
Gaspol! Duta Albasy Cup 2026 Pasti Kick-Off Kamis, 27 Agustus 2026
RSUD PRK
Berobat Gratis Pulang Nenteng Hadiah! RSUD Kraton Pekalongan Unjuk Wajah Baru di Pekan Raya Kajen 2026
PRK
Awas Palak Pedagang! Berani Pungli Di PRK, Plt Bupati Sukirman: Kita Seret Ke Polisi!

TERKINI

WhatsApp Image 2026-08-27 at 12.08
Mahasiswa KPI UIN Gusdur Tak Cuma PPL, Mereka Ikut Garap Podcast BISIK KPU Kabupaten Pekalongan
PEKALONGAN – Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan di KPU Kabupaten...
GERINDRA
Tegas! Gerindra Pekalongan Lawan Isu Prabowo Tak Sampai 2029
KAJEN – Isu liar mengenai dinamika masa depan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memantik reaksi keras dari daerah. Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pekalongan, Catur Andriansah, secara...
DUTA CUP
Gaspol! Duta Albasy Cup 2026 Pasti Kick-Off Kamis, 27 Agustus 2026
KAJEN – Kepastian tancap gasnya turnamen sepak bola bergengsi Duta Albasy Cup 2026 akhirnya terjawab lunas. Nggak pakai mundur, turnamen yang bakal diikuti 32 tim ini dipastikan siap kick-off pada Kamis,...
RSUD PRK
Berobat Gratis Pulang Nenteng Hadiah! RSUD Kraton Pekalongan Unjuk Wajah Baru di Pekan Raya Kajen 2026
KAJEN – Ada yang beda dan bikin warga sumringah di ajang Pekan Raya Kajen (PRK) 2026. RSUD Kraton Pekalongan membuka stan spesial yang tidak hanya melayani cek kesehatan cuma-cuma, tapi juga bagi-bagi...
PRK
Awas Palak Pedagang! Berani Pungli Di PRK, Plt Bupati Sukirman: Kita Seret Ke Polisi!
KAJEN – Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, nggak mau kompromi soal urusan pungutan liar (pungli) alias palak-memalak. Ia melempar warning keras buat siapa saja yang berani memeras pedagang di ajang Pekan...
Muat Lebih

POPULER

Kantor Bupati 1
Duh..!! KEPALA DINAS DIDUGA “MAIN HATI” DENGAN STAF, SAKSI BONGKAR ADEGAN DI RUANG KERJA
RSUD 1
Lahir Normal di Hari Kemerdekaan, Bayi Pertama Pasangan Muda Hadir di RSUD Kraton Pekalongan
WhatsApp Image 2026-08-27 at 12.08
Mahasiswa KPI UIN Gusdur Tak Cuma PPL, Mereka Ikut Garap Podcast BISIK KPU Kabupaten Pekalongan