Advertise

KABAR RASIKA

Surat Suara Pilbup Pekalongan Tiba di Gudang Ligistik

Surat Suara Pilbup Pekalongan Tiba di Gudang Ligistik

Surat Suara Pilbup Pekalongan Tiba di Gudang Ligistik

SURAT SUARA – Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Laelatul Izah dan Bawaslu mengecek surat suara Pilbup Pekalongan saat tiba di gudang logistik (31/10/2024 – dok. Bagus – Rasika Pekalongan)

KARANGANYAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan menerima 756.950 lembar surat suara yang akan digunakan untuk pencoblosan pada pemilihan bupati dan wakil bupati Pekalongan 2024.

Truk yang mengangkut surat suara dari Bogor tiba di gudang logistik KPU Kabupaten Pekalongan di Karanganyar pada Kamis (31/10/2024) malam sekira pukul 20:00 WIB. Pihak Kepolisian yang terlibat dalam pengawalan terdiri dari 4 orang Brimob Polda Jateng dan puluhan petugas dari Polres Pekalongan termasuk pengawalan mobil patwal dari pintu keluar tol Bojong.

Hal ini dikatakan Kasubag. Umum dan Keuangan Suandi kepada reporter rasikapelalongan.com usai serah terima dan penandatangan berita acara logistik pemilu. Pembukaan segel logistik juga disaksikan Bawaslu Pekalongan dan perwakilan KPU Provinsi Jawa Tengah.

“Itu (surat suara) terdiri dari 378 dus masing-masing berisi 2000 lembar surat suara, ditambah satu dus yang berisi 950 surat suara,” kata Andi.

Setelah KPU Kabupaten Pekalongan menerima surat suara, tambah Andi, tahapan selanjutnya adalah sortir dan pelipatan surat suara yang akan dilaksanakan selama tiga hari.

Sortir dan lipat suara mulai hari Minggu sampai Selasa (3-5/11/2024). Satu setengah hari untuk (surat suara) Pilgub dan satu setengah hari untuk Pilbup, tambahnya.

Tenaga sortir dan lipat melibatkan 150 orang yang terdiri 80 warga dari empat desa sekitar gudang logistik, 20 orang tenaga bongkar muat dan 50 orang tenaga pendukung dari KPU Kabupaten Pekalongan. (GU)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-11 at 15.32
Wabup Sukirman: Pengawasan Dapur MBG Harus Ketat, Dilarang Ada Monopoli Bahan Baku
MA 1
TPA Bojonglarang Hampir Penuh, Pemkab Siapkan Opsi “Bakar Sampah Jadi Listrik”
BAZnas
BAZNAS Jadi “Jalur Cepat” Penanganan Sosial
WhatsApp Image 2026-02-08 at 14.53
Sosialisasi Empat Pilar di Pekalongan, Ashraff Abu Soroti Pentingnya Perlindungan Nilai Pancasila

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-11 at 15.32
Wabup Sukirman: Pengawasan Dapur MBG Harus Ketat, Dilarang Ada Monopoli Bahan Baku
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya pada dapur-dapur penyedia makanan yang melayani peserta...
MA 1
TPA Bojonglarang Hampir Penuh, Pemkab Siapkan Opsi “Bakar Sampah Jadi Listrik”
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai membuka opsi teknologi Waste-to-Energy (WtE) atau Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai jalan keluar atas kondisi TPA Bojonglarang yang...
BAZnas
BAZNAS Jadi “Jalur Cepat” Penanganan Sosial
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menegaskan peran strategis Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai mitra utama dalam menangani persoalan sosial yang membutuhkan respons cepat, di luar mekanisme...
WhatsApp Image 2026-02-08 at 14.53
Sosialisasi Empat Pilar di Pekalongan, Ashraff Abu Soroti Pentingnya Perlindungan Nilai Pancasila
KAJEN – Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Golkar, Ashraff Abu, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini menitikberatkan pada...
WhatsApp Image 2026-02-04 at 18.58
Terseret Arus Kaligenteng, Warga Banjarnegara Ditemukan Meninggal di Kandangserang
KAJEN – Upaya pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Kaligenteng akhirnya berakhir. Memasuki hari kedua, tim gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (4/2/2026) siang. Korban...
Muat Lebih

POPULER

RAGA 1
Kejuaraan Binaraga Digelar di Kajen, Ashraff Abu: Anak Kampung Pun Bisa Jadi Juara
WhatsApp Image 2025-10-04 at 09.23
Pelaku Pencurian di Kajen Tinggalkan Motor Dekat TKP, Polisi Dalami Identitas
WhatsApp Image 2025-05-29 at 09.54
Truk-Truk Besar Masih Membandel Lewati Pantura, Warga Geram: “Ini Soal Nyawa, Bukan Logistik!”