RASIKA PEKALONGAN

Advertise

KABAR RASIKA

Polres Pekalongan Berikan Souvenir Bagi Pengendara Tertib Berlalu Lintas dan Patuh Pajak

Polres Pekalongan Berikan Souvenir Bagi Pengendara Tertib Berlalu Lintas dan Patuh Pajak

Polres Pekalongan Berikan Souvenir Bagi Pengendara Tertib Berlalu Lintas dan Patuh Pajak

Kajen – Pengemudi kendaraan bermotor yang tertib berlalu lintas dan patuh pajak mendapatkan souvenir dari Satlantas Polres Pekalongan. Hal ini dilakukan Polres Pekalongan bersama UPPD Samsat Kab. Pekalongan dan Jasa Raharja Kab. Pekalongan yang menggelar operasi gabungan sosialisasi tertib berlalu lintas dan penertiban pajak kendaraan bermotor di Jl. Diponegoro depan Polsek Kajen Kab. Pekalongan, Rabu (06/09).

Kegiatan operasi terpadu ini digelar mengingat banyaknya kendaraan menunggak pajak di Kab. Pekalongan yang mencapai 31 ribu kendaraan dengan total tunggakan pajak hingga Rp. 51 miliar. Hal tersebut diungkapkan oleh Ka UPPD Samsat Kab. Pekalongan Bambang Hariyanto usai pelaksanaan operasi.

“Sampai hari ini,ada lebih dari 51 miliar total tunggakan pajak, dan itu lebih dari 31 ribu kendaraan yang tidak membayar pajak. Meliputi kendaraan roda 4 dan roda 2, namun kebanyakan adalah roda 2,” ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya melaksanakan operasi kepatuhan pajak kendaraan bermotor bekerjasama dengan Sat Lantas Polres Pekalongan. Dengan adanya kerjasama ini (operasi gabungan)diharapkan masyarakat makin disiplin untuk membayar pajak, karena pajak ini digunakan untuk pembangunan daerah, baik itu daerah Provinsi maupun Kabupaten Pekalongan.

Dalam pelaksanaannya sejumlah kendaraan yang tidak membayar pajak berhasil didapat dalam operasi gabungan.

“Ada yang terlambat, kemudian ada yang ternyata STNK nya mati, dan banyak diantara mereka yang ternyata terlambat untuk membayar pajak ada yang sampai 3 tahun, bahkan ada yang 4 tahun,” ungkap Bambang.

Disampaikan oleh Bambang, kendala-kendala yang ditemui di masyarakat adalah mereka malas untuk membayar pajak karena jauh dan lain sebagainya.

“Oleh karena itu kami siapkan 13 titik pelayanan pembayaran (outlet) di seluruh Kabupaten Pekalongan, sehingga mempermudah masyarakat untuk membayar pajak,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melaksanakan program pembebasan denda untuk kendaraan yang telat pajak mulai dari 28 Agustus sampai dengan 30 September 2023.

“Disamping itu juga, ada pembebasan pokok pajak tahun ke 5 sehingga kalau anda membayar pajak yang terlambat 7 tahun, maka hanya membayar 4 tahun. Di sisi lain ada  pembebasan biaya balik nama sampai dengan tanggal 22 Desember 2023, ini memudahkan masyarakat apabila yang bersangkutan kendaraannya bukan kendaraan sendiri bisa segera di balik nama,” imbuh Bambang.

Foto: dok. Istimewa

Semetara itu, Kanit Regident Sat Lantas Polres Pekalongan Ipda Ambar Adi Widiantara menyampaikan, Kepolisian menggelar Operasi Zebra Candi 2023 pada tanggal 4-17 September 2023.

“Kami bersama UPPD Samsat Kab. Pekalongan melaksanakan operasi gabungan di area Kajen.  Dan dalam rangka pada ops zebra, kami fokus pada kelengkapan kendaraan bermotor. Kami meminimalkan tindakan, namun kita menghimbau kepada masyarakat yang STNK nya belum bayar pajak, kita perintahkan untuk membayar pajak yang telah disediakan,” ucapnya.

Lanjutnya dalam kesempatan itu, pihaknya juga menggelorakan kepada masyarakat agar sadar akan tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2024-03-02 at 09.10
Tukang Jahit Dilaporkan Ke Polisi Gegara Nyolong Mesin Jahit dan HP Milik Bosnya
WhatsApp Image 2024-02-29 at 09.18
Ratusan Polisi Amankan Rekapitulasi KPU Kabupaten Pekalongan
WhatsApp Image 2024-02-26 at 14.28
Semakin Cepat, hardiyanto Terkesan Dengan Layanan Program JKN
WhatsApp Image 2024-02-26 at 12.16
Kolaborasi BPJS Kesehatan Wujudkan Perlindungan Jaminan Sosial Melalui Pekalongan Sakpore

TERKINI

WhatsApp Image 2024-03-02 at 09.10
Tukang Jahit Dilaporkan Ke Polisi Gegara Nyolong Mesin Jahit dan HP Milik Bosnya
KAJEN – Seorang pria berinisial S (35) warga Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan selatan Kota Pekalongan dilaporkan ke pihak Kepolisian, karena telah menjual mesin jahit dan juga handphone tanpa sepengetahuan...
WhatsApp Image 2024-02-29 at 09.18
Ratusan Polisi Amankan Rekapitulasi KPU Kabupaten Pekalongan
KAJEN – Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu 2024 tingkat Kabupaten Pekalongan digelar di KPU Kabupaten pekalongan, Rabu (28/02) Terkait kegiatan itu, ratusan personil Polres...
WhatsApp Image 2024-02-26 at 14.28
Semakin Cepat, hardiyanto Terkesan Dengan Layanan Program JKN
Hardiyanto (22), merupakan seorang mahasiswa di Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pekalongan, yang telah merasakan manfaat integrasi digitalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)....
WhatsApp Image 2024-02-26 at 12.16
Kolaborasi BPJS Kesehatan Wujudkan Perlindungan Jaminan Sosial Melalui Pekalongan Sakpore
Salah satu program unggulan Pemkot Pekalongan dalam upaya memberikan perlindungan jaminan sosial dan kesejahteraan bagi masyarakat ialah Program Pekalongan Sakpore. Program tersebut merupakan program kolaborasi...
IMG-20240222-WA0009[1]
Niat Nyaleg Malah Ketipu 300 Juta
KAJEN – Seorang Caleg asal Pekalongan menjadi korban penggandaan uang yang dilakukan oleh 2 pelaku. Tersangka penipuan yang berhasil ditangkap Polres Pekalongan yakni S alias Muchlis (58) warga Desa Balung...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2024-02-29 at 09.18
Ratusan Polisi Amankan Rekapitulasi KPU Kabupaten Pekalongan
WhatsApp Image 2024-02-18 at 15.04
Program JKN Jadi Penyelamat Petugas KPPS Hamil di Kabupaten Pekalongan
WhatsApp Image 2024-02-20 at 06.39
Pemilu Damai, Bolone Mase : Terima Kasih Warga Pekalongan
WhatsApp Image 2023-11-19 at 14.04
Buntut Tutupnya Pasar Muncang Pemalang, Kades Mrican Fasilitasi Lahan Khusus Pedagang Warga Mrican
yoyokkkkk
Mantan Bupati Batang "Nyaleg" DPR RI

Untuk Kita Semua

Ikuti Kami:

Copyright @ 2023 rasikapekalongan.com  |  All right reserved