Advertise

KABAR RASIKA

Polres Pekalongan Berhasil Mengungkap 14 KASUS Di Wilayah Kota Santri

Polres Pekalongan Berhasil Mengungkap 14 KASUS Di Wilayah Kota Santri

Polres Pekalongan Berhasil Mengungkap 14 KASUS Di Wilayah Kota Santri

KAJEN – Polres Pekalongan berhasil mengungkap 14 kasus yang terjadi di wilayah hukum Kota Santri. Hal ini terungkap dari press release yang digelar di Mapolres Pekalongan, Senin (06/03/2023). Dari 14 kasus yang diungkap yang paling banyak adalah perkara pencurian kendaraan bermotor sebanyak 3 kasus. Sementara kasus yang lainnya adalah persetubuhan anak, KDRT, penipuan atau penggelapan masing-masing masing 2 kasus, 1 kasus lainnya yaitu jambret, pengeroyokan, kepemilikan senjata tajam, pencurian dengan pemberatan dan pemalsusan surat menyurat.

Dari 14 kasus yang terjadi dari januari hingga awal maret 2023 tersebut yang paling banyak mendapat perhatian dari masyarakat adalah kasus persetubuhan pada anak dibawah umur. Dari kasus ini polisi telah mengamankan 3 tersangka masing-masing AM 21 tahun dan 2 tersanga lainnya merupakan kakak beradik yaitu FA 19 tahun dan UF 21 tahun. Ketiga tersangka melakukan aksinya di sebuah pom mini desa Jetaklengkong Wonopringgo dengan modus membujuk dan merayu korban hingga terjadi persetubuhan.

Kejadian persetubuhan ini terjadi pada hari senin dini hari 17 Februari 2023. Para tersangka membawa korban dan di inapkan semalam hingga orang tua korban mencarinya. Saat korban sampai dirumah, orang tuanya merasa curiga karena korban merasa sakit saat buang air kecil hingga akhirya orang tua korban melapor ke pihak kepolisian.

Ketiga korban saat ini sudah diamankan beserta barang bukti di Mapolres Pekalongan dengan ancaman penjara 15 tahun dan denda maksimal 600 juta rupiah. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

BMI 1
Bolone Mase Tiba-Tiba Konsolidasi di Pekalongan, Ada Apa?
WATUSALAM 1
Jalan Watusalam yang Sempat Viral Akhirnya Dibedah: DPRD Turun, Spek Beton Bakal Diuji
WhatsApp Image 2026-09-07 at 10.55
Video Guru SD Langkap Bikin Geger, Dindikbud Pekalongan Siapkan Sanksi hingga Pencabutan Jabatan
WhatsApp Image 2026-09-07 at 11.30
Viral Video Dua Guru di Langkap, Sukirman Buka Suara: Bisa Berujung Dipecat!

TERKINI

BMI 1
Bolone Mase Tiba-Tiba Konsolidasi di Pekalongan, Ada Apa?
KAJEN — Relawan Bolone Mase Indonesia kembali merapatkan barisan. Konsolidasi organisasi digelar di Pendopo Wakil Bupati Pekalongan, Kajen, Jawa Tengah, Selasa (8/9/2026). Namun jangan buru-buru mengaitkannya...
WATUSALAM 1
Jalan Watusalam yang Sempat Viral Akhirnya Dibedah: DPRD Turun, Spek Beton Bakal Diuji
PEKALONGAN – Jalan Watusalam yang sempat menjadi sorotan karena kondisinya rusak kini mulai dibenahi. Senin (7/9/2026), Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir dan wakil ketua DPRD Sumar Rosul...
REVIT 1
Revitalisasi SMPN 1 Buaran Telan Rp571 Juta, Halaman Sekolah Diuruk Gara-gara Banjir
PEKALONGAN – Revitalisasi SMPN 1 Buaran bukan sekadar membenahi tampilan gedung. Sejumlah persoalan lama di lingkungan sekolah ikut dibongkar, mulai dari pagar bumi yang ambruk hingga halaman yang kerap...
WhatsApp Image 2026-09-07 at 10.55
Video Guru SD Langkap Bikin Geger, Dindikbud Pekalongan Siapkan Sanksi hingga Pencabutan Jabatan
KAJEN — Video yang diduga berkaitan dengan oknum pendidik di SD Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, sempat viral dan mengundang perhatian publik. Namun persoalan itu kini tidak hanya berhenti...
WhatsApp Image 2026-09-07 at 11.30
Viral Video Dua Guru di Langkap, Sukirman Buka Suara: Bisa Berujung Dipecat!
KAJEN — Video yang diduga melibatkan dua guru di sebuah sekolah dasar (SD) di wilayah Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terus menjadi sorotan publik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-09-03 at 08.21
RSUD Kraton Pekalongan Uji Kesiapan PONEK, Respons Darurat Ibu dan Bayi Ditempa Lewat Drill
REVIT 1
Revitalisasi SMPN 1 Buaran Telan Rp571 Juta, Halaman Sekolah Diuruk Gara-gara Banjir
DURIAN 1
Musim Durian Dimulai, Doro Punya Durian Lokal Langka Bernama Mingsri