[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Mengenal JKN Lebih Dekat, SMA Negeri 1 Batang Kunjungi BPJS Kesehatan Pekalongan dalam Program P5

Mengenal JKN Lebih Dekat, SMA Negeri 1 Batang Kunjungi BPJS Kesehatan Pekalongan dalam Program P5

Mengenal JKN Lebih Dekat, SMA Negeri 1 Batang Kunjungi BPJS Kesehatan Pekalongan dalam Program P5

Dok.Istimewa

Rasika Pekalongan, SMA Negeri 1 Batang mengadakan kunjungan edukatif ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan sebagai bagian dari Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan para siswa pada Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta nilai gotong royong yang menjadi dasar utama program tersebut. Kunjungan ini diikuti oleh 54 siswa, memberikan mereka pemahaman lebih mendalam tentang pentingnya jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan bagian dari Implementasi Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk membentuk profil Pelajar Pancasila. Profil Pelajar Pancasila menitikberatkan pada nilai-nilai seperti beriman, berkebhinekaan global, mandiri, gotong royong, berpikir kritis, dan kreatif. Melalui program ini, siswa tidak hanya belajar dari buku tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat dan institusi terkait.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu, menyambut hangat kunjungan siswa SMA Negeri 1 Batang ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Program JKN bukan hanya soal jaminan kesehatan, tetapi juga cerminan dari kepribadian bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi gotong royong.

“Memasukkan Program Jaminan Sosial, terutama JKN, ke dalam Program P5 bertujuan untuk mengenalkan konsep gotong royong kepada pelajar sejak dini. Dengan pemahaman yang baik, kami berharap mereka bisa menyadari pentingnya Program JKN, baik untuk dirinya, keluarganya, maupun masyarakat luas,” ujar Cici sapaan akrabnya, Selasa (12/11).

Melalui kunjungan ini, siswa diajak untuk memahami mekanisme kerja JKN mulai dari proses pendaftaran, tata cara pembayaran iuran, hingga alur pelayanan kesehatan bagi para peserta. Mereka juga diperkenalkan pada berbagai inovasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Cici juga berharap kunjungan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih luas bagi siswa tentang pentingnya jaminan sosial, khususnya JKN. Dengan pemahaman ini, para siswa diharapkan dapat menularkan pengetahuan yang didapatkan kepada keluarga dan teman-teman mereka, serta menjadi agen perubahan dalam menciptakan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial.

“Harapan kami, kunjungan ini tidak hanya menambah wawasan siswa tentang JKN tetapi juga menginspirasi mereka untuk memiliki rasa tanggung jawab sosial. Dengan pemahaman ini, mereka dapat mengembangkan karakter yang sesuai dengan dimensi profil Pelajar Pancasila dan mengedepankan gotong royong dalam setiap aspek kehidupan,” harapnya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Batang, Sugeng mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mengimplementasikan P5 dengan pendekatan nyata. Ia berkomitmen untuk terus mendorong terbentuknya profil Pelajar Pancasila yang peduli dan berperan aktif dalam masyarakat.

“Kami ingin siswa-siswi tidak hanya memahami konsep JKN secara teori, tetapi juga mengerti bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kunjungan ini, kami berharap siswa mendapatkan gambaran jelas tentang pentingnya jaminan kesehatan dan bagaimana mereka bisa berkontribusi dalam lingkungan masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, penerapan P5 di SMA Negeri 1 Batang juga mencakup berbagai aspek pembelajaran intrakurikuler, ko-kurikuler, dan ekstrakurikuler. Siswa didorong untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap melalui interaksi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk BPJS Kesehatan sebagai salah satu lembaga yang mendukung kesejahteraan sosial masyarakat.

“Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk ‘mengalami pengetahuan’ sebagai proses penguatan karakter, serta kesempatan belajar dari lingkungan sekitarnya. Dimensi profil Pelajar Pancasila menegaskan bahwa profil ini tidak hanya berfokus pada kemampuan kognitif, tetapi juga pada sikap dan perilaku yang mencerminkan jati diri sebagai bangsa Indonesia sekaligus warga dunia,” pungkasnya. (dw/dn)

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
kades 1jpeg
Rudi Prawiro Turun Gelanggang! Ratusan Warga Kawal Pendaftaran Pilkades Karanggondang
BMI 1
Bolone Mase Tiba-Tiba Konsolidasi di Pekalongan, Ada Apa?

TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KAJEN – Kesabaran warga Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan sudah habis. Skandal dugaan asusila yang melibatkan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) dan Guru di SDN 02 Langkap sukses membuat...
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
PEKALONGAN – RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan kembali menjalani survei akreditasi. Namun, proses ini tidak diarahkan sekadar mengejar predikat, melainkan menjadi momentum rumah sakit untuk membenahi mutu...
kades 1jpeg
Rudi Prawiro Turun Gelanggang! Ratusan Warga Kawal Pendaftaran Pilkades Karanggondang
KARANGANYAR — Ini bukan pendaftaran calon kepala desa yang berlangsung biasa-biasa saja. Ratusan warga, relawan, dan pendukung mengawal Rudi Prawiro saat mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Karanggondang,...
BMI 1
Bolone Mase Tiba-Tiba Konsolidasi di Pekalongan, Ada Apa?
KAJEN — Relawan Bolone Mase Indonesia kembali merapatkan barisan. Konsolidasi organisasi digelar di Pendopo Wakil Bupati Pekalongan, Kajen, Jawa Tengah, Selasa (8/9/2026). Namun jangan buru-buru mengaitkannya...
WATUSALAM 1
Jalan Watusalam yang Sempat Viral Akhirnya Dibedah: DPRD Turun, Spek Beton Bakal Diuji
PEKALONGAN – Jalan Watusalam yang sempat menjadi sorotan karena kondisinya rusak kini mulai dibenahi. Senin (7/9/2026), Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir dan wakil ketua DPRD Sumar Rosul...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
WATUSALAM 1
Jalan Watusalam yang Sempat Viral Akhirnya Dibedah: DPRD Turun, Spek Beton Bakal Diuji
REVIT 1
Revitalisasi SMPN 1 Buaran Telan Rp571 Juta, Halaman Sekolah Diuruk Gara-gara Banjir