[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

DPR RI dan BPJS Kesehatan Ajak Warga Pekalongan Pahami Program JKN

DPR RI dan BPJS Kesehatan Ajak Warga Pekalongan Pahami Program JKN

DPR RI dan BPJS Kesehatan Ajak Warga Pekalongan Pahami Program JKN

DPR RI dan BPJS Kesehatan Ajak Warga Pekalongan Pahami Program JKN

DPR RI dan BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan telah menggelar acara sosialisasi bersama (25/11). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi IX DPR RI, Nur Nadlifah.

“Program JKN adalah salah satu program kesehatan terbesar di Indonesia, dan kami sebagai perwakilan rakyat, memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa program ini berjalan dengan baik. Kami harus memastikan bahwa dana yang dialokasikan untuk program ini digunakan secara efisien dan tepat sasaran. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang manfaat Program JKN dan apakah pemanfaatannya sudah optimal,“ ujar Nadlifah.

Kehadiran Nur Nadlifah dalam acara ini memberikan nilai tambah terkait pentingnya Program JKN. Nadifah menekankan peran krusial Komisi IX DPR RI dalam mengawasi serta mendukung mitranya, salah satunya implementasi program-program kesehatan yang berdampak besar pada masyarakat. Selain itu, ia juga berkomitmen untuk memastikan bahwa Program JKN dapat memberikan akses kesehatan yang lebih baik kepada seluruh penduduk.

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa Program JKN berjalan dengan baik, memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat tanpa adanya diskriminasi, baik itu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) maupun yang membayar mandiri, serta tidak adanya batasan waktu dalam proses perawatan hingga pasien sembuh, “ungkapnya.

Lebih lanjut, Nadlifah juga menjelaskan peran DPR sebagai wakil rakyat dalam menyalurkan aspirasi masyarakat. Jika ada kendala dalam mengakses layanan kesehatan melalui Program JKN, masyarakat dapat melaporkannya kepada DPR sebagai perwakilan mereka. Ia siap mendengarkan dan mengadvokasi permasalahan tersebut demi memastikan semua warga dapat menikmati manfaat dari program JKN dengan lancar.

“Kami DPR sebagai perwakilan rakyat, 1 DPR mewakili suara 200 ribu orang. Daripada anda harus berbondong-bondong datang ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi, maka tugas kami sebagai DPR RI adalah mewakilinya dengan cermat dan penuh tanggung jawab. Kami siap mendengarkan dan mewujudkan aspirasi masyarakat agar program JKN berjalan dengan baik,” imbuhnya dengan tekad yang kuat.

BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan juga memainkan peran penting dalam menjalankan program JKN di wilayah kerja Cabang Pekalongan. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu juga turut serta menyampaikan komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas kepada peserta program ini. Tidak bisa dipungkiri bahwa Kota Pekalongan telah mencapai pencapaian yang membanggakan dalam pelaksanaan Program JKN.

“Kami BPJS Kesehatan selalu berusaha untuk memberikan layanan kesehatan yang berkualitas dan merata kepada peserta JKN. Pada tahun 2023, Kota Pekalongan telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98,36%, sebuah prestasi yang patut dirayakan. UHC adalah salah satu indikator keberhasilan dalam penyelenggaraan Program JKN, yang bertujuan memastikan bahwa setiap warga dapat mengakses perawatan kesehatan yang mereka butuhkan tanpa hambatan ekonomi,“ ungkap Cici, sapaan akrabnya.

Cici juga menyampaikan pentingnya peran Pemerintah Daerah dalam mendukung pelaksanaan Program JKN. Mereka harus memastikan bahwa fasilitas kesehatan yang ada dalam wilayahnya mampu memberikan layanan yang berkualitas kepada warga. Selain itu, mitra seperti rumah sakit, puskesmas, dan penyedia layanan kesehatan lainnya juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan layanan yang berkualitas kepada peserta JKN.

“Pencapaian UHC oleh Kota Pekalongan adalah hasil dari kerja keras dan kerjasama yang erat antara berbagai pihak termasuk DPR, Pemerintah Daerah, Rumah Sakit, Puskesmas, dan BPJS Kesehatan. Meskipun telah mencapai UHC, kami tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang mudah, cepat dan setara. Kami ingin program JKN ini bisa menjadikan masyarakat Indonesia bisa mengakses layanan kesehatan dengan mudah dan memadai dengan dukungan bersama dari berbagai pihak, “pungkasnya.

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

kades 1jpeg
Rudi Prawiro Turun Gelanggang! Ratusan Warga Kawal Pendaftaran Pilkades Karanggondang
BMI 1
Bolone Mase Tiba-Tiba Konsolidasi di Pekalongan, Ada Apa?
WATUSALAM 1
Jalan Watusalam yang Sempat Viral Akhirnya Dibedah: DPRD Turun, Spek Beton Bakal Diuji
WhatsApp Image 2026-09-07 at 10.55
Video Guru SD Langkap Bikin Geger, Dindikbud Pekalongan Siapkan Sanksi hingga Pencabutan Jabatan

TERKINI

kades 1jpeg
Rudi Prawiro Turun Gelanggang! Ratusan Warga Kawal Pendaftaran Pilkades Karanggondang
KARANGANYAR — Ini bukan pendaftaran calon kepala desa yang berlangsung biasa-biasa saja. Ratusan warga, relawan, dan pendukung mengawal Rudi Prawiro saat mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Karanggondang,...
BMI 1
Bolone Mase Tiba-Tiba Konsolidasi di Pekalongan, Ada Apa?
KAJEN — Relawan Bolone Mase Indonesia kembali merapatkan barisan. Konsolidasi organisasi digelar di Pendopo Wakil Bupati Pekalongan, Kajen, Jawa Tengah, Selasa (8/9/2026). Namun jangan buru-buru mengaitkannya...
WATUSALAM 1
Jalan Watusalam yang Sempat Viral Akhirnya Dibedah: DPRD Turun, Spek Beton Bakal Diuji
PEKALONGAN – Jalan Watusalam yang sempat menjadi sorotan karena kondisinya rusak kini mulai dibenahi. Senin (7/9/2026), Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir dan wakil ketua DPRD Sumar Rosul...
REVIT 1
Revitalisasi SMPN 1 Buaran Telan Rp571 Juta, Halaman Sekolah Diuruk Gara-gara Banjir
PEKALONGAN – Revitalisasi SMPN 1 Buaran bukan sekadar membenahi tampilan gedung. Sejumlah persoalan lama di lingkungan sekolah ikut dibongkar, mulai dari pagar bumi yang ambruk hingga halaman yang kerap...
WhatsApp Image 2026-09-07 at 10.55
Video Guru SD Langkap Bikin Geger, Dindikbud Pekalongan Siapkan Sanksi hingga Pencabutan Jabatan
KAJEN — Video yang diduga berkaitan dengan oknum pendidik di SD Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, sempat viral dan mengundang perhatian publik. Namun persoalan itu kini tidak hanya berhenti...
Muat Lebih

POPULER

WATUSALAM 1
Jalan Watusalam yang Sempat Viral Akhirnya Dibedah: DPRD Turun, Spek Beton Bakal Diuji
REVIT 1
Revitalisasi SMPN 1 Buaran Telan Rp571 Juta, Halaman Sekolah Diuruk Gara-gara Banjir
kades 1jpeg
Rudi Prawiro Turun Gelanggang! Ratusan Warga Kawal Pendaftaran Pilkades Karanggondang