Advertise

KABAR RASIKA

Belum Ada Penindakan, Polres Pekalongan Fokus Sosialisasi dan Edukasi Pelanggaran ODOL

Belum Ada Penindakan, Polres Pekalongan Fokus Sosialisasi dan Edukasi Pelanggaran ODOL

Belum Ada Penindakan, Polres Pekalongan Fokus Sosialisasi dan Edukasi Pelanggaran ODOL

Kapolres Pekalongan, AKBP Doni Prakoso saat memberikan keterangan terkait regulasi truk ODOL (23/06/2025 – dok. Rasika FM Pekalongan)

KAJEN – Polres Pekalongan memilih langkah persuasif dalam menangani persoalan kendaraan Over Dimensi dan Over Load (ODOL). Hingga saat ini, belum ada penindakan langsung di jalan. Sebagai gantinya, sosialisasi dan edukasi jadi prioritas utama untuk menumbuhkan kesadaran para pelaku transportasi.

Kapolres Pekalongan, AKBP Doni Prakoso W, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya belum melakukan penghentian kendaraan truk ODOL di jalan. Upaya yang dilakukan masih bersifat pembinaan secara langsung melalui kunjungan ke pool truk dan agen transportasi.

“Sampai saat ini, kami belum melakukan penindakan terhadap pelanggaran ODOL. Kegiatan kami bersifat sosialisasi dan edukasi agar para sopir dan pengusaha paham pentingnya keselamatan di jalan,” ujar AKBP Doni.

Pendekatan ini dinilai lebih efektif untuk membangun kesadaran jangka panjang, dibandingkan dengan sanksi langsung yang kerap menimbulkan polemik. AKBP Doni menyebut, edukasi diberikan langsung kepada sopir dan pengusaha truk, untuk menanamkan pemahaman bahwa pelanggaran ODOL bukan sekadar urusan hukum, tapi juga menyangkut keselamatan bersama.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi kepada komunitas sopir truk di Pekalongan yang tetap menjaga kondusifitas wilayah, meski beberapa daerah lain tengah ramai dengan aksi solidaritas sopir truk.

“Alhamdulillah, tidak ada sopir dari Pekalongan yang ikut aksi di Semarang. Mereka tetap mendukung situasi aman melalui media sosial dan doa. Ini membuktikan komunikasi yang baik sudah terbentuk antara kami dan komunitas,” tambahnya.

Momentum Hari Bhayangkara ke-79 menjadi refleksi bagi Polres Pekalongan untuk terus hadir sebagai pembina masyarakat, bukan sekadar penegak hukum.

“Keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Kami di kepolisian hadir untuk membina, bukan semata-mata menindak,” pungkas AKBP Doni.

Melalui pendekatan humanis ini, Polres Pekalongan berharap bisa mendorong terciptanya jalan raya yang lebih aman dan tertib, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mematuhi regulasi ODOL demi keselamatan bersama. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2023-11-10 at 15.23
Petugas PLN Tersengat Listrik, Jatuh dari Ketinggian 6 Meter
WhatsApp Image 2025-09-11 at 08.30
Panik di Pekalongan! Lebih Dari Rp 36 Miliar Ludes Ditarik Nasabah BPR-BKK