[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Kasus Dugaan Penyebaran Foto Hot, Polres Siapkan Dua Saksi Ahli

Kasus Dugaan Penyebaran Foto Hot, Polres Siapkan Dua Saksi Ahli

Kasus Dugaan Penyebaran Foto Hot, Polres Siapkan Dua Saksi Ahli

Kajen – Kasus aduan seorang wanita dengan inisial A di Polres Pekalongan terkait penyebaran teror foto hot dengan tulisan negatif ke sejumlah rekan korban belum juga usai. Aduan yang telah dilayangkan sejak bulan Juli 2022 tersebut belum menemukan titik terang.

Kasatreskrim Polres Pekalongan, AKP Isnovim menyampaikan ke reporter Rasika diruang kerjanya mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengajukan permohonan untuk menghadirkan saksi ahli untuk menganalisa kasus ini. Dua saksi ahli terdiri dari ahli bahasa dan ahli IT dari Kementrian Kominfo Pusat.

“Surat permohonannya sudah kami kirimkan, tinggal nunggu jawaban dan jadwal dari para saksi ahli”, ujar Isnovim.

Selain itu, kata Isnovim, beberapa orang saksi juga sudah dimintai keterangan. Barang bukti juga sudah diamankan petugas seperti pakaian, perhiasan dan beberapa barang bukti lainnya yang terdapat dalam foto.

“Kami terus akan berikan progres perkembangan terkait kasus ini. Berikan kami waktu untuk menyelesaikan kasus ini karena kami masih menunggu jadwal saksi ahli untuk berikan keterangan”, tambah Insovim.

Sementara itu wanita berinisial A yang melaporkan kasus ini mengatakan, pihaknya terus mempertanyakan kelanjutan dari kasusnya karena dirinya merasa sudah terlalu lama menunggu kejelasan dari pelaporan yang telah dia lakukan sejak akhir juli 2022 lalu.

“Saya pinginnya kasus ini di follow up mas, biar cepat selasai karena saya butuh kejelasan untuk mendapatkan keadilan”, ungkap A.

Seperti diketahui, kasus penyebaran foto kurang etis diduga disebarkan oleh seorang oknum pejabat yang dikirimkan ke beberapa rekan korban melalui pesan whatsapp. Dari kejadian itu A merasa malu dan hampir saja dikeluarkan dari pekerjaannya karena dikira melalukan perbuatan yang melanggar norma perusahan. Dari situlah akhirnya A merasa dirugikan dan melapor kejadian yang dialaminya ke Polres Pekalongan. (GUS)

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-27 at 13.04
Cegah Korupsi dari Birokrasi hingga Sekolah, Pemkab Pekalongan Perkuat Budaya Integritas
BAZNAS
BAZNAS Pekalongan Resmi Bantah Isu KPK Datangi Kediaman Ketua: “Hoaks!”
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-27 at 13.04
Cegah Korupsi dari Birokrasi hingga Sekolah, Pemkab Pekalongan Perkuat Budaya Integritas
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui pengawasan internal, pembenahan tata kelola pemerintahan, serta edukasi antikorupsi yang menyasar...
BAZNAS
BAZNAS Pekalongan Resmi Bantah Isu KPK Datangi Kediaman Ketua: “Hoaks!”
KEDUNGWUNI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pekalongan secara resmi membantah informasi di media sosial yang menyebut kediaman Ketua BAZNAS Kabupaten Pekalongan, KH. Muhtarom, didatangi Komisi...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
KEDUNGWUNI – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang...
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB, Hj. Hindun, mengajak generasi muda agar tidak minder menjadi santri. Menurutnya, pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter,...
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
Muat Lebih

POPULER

Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
RSUD KESESI utm
Pusaran Utang Rp. 1.8 Milyar di RSUD Kesesi