Advertise

KABAR RASIKA

900 Marbot Diguyur Insentif, Sukirman Titip Pesan: Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Ikatan Kepercayaan

900 Marbot Diguyur Insentif, Sukirman Titip Pesan: Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Ikatan Kepercayaan

900 Marbot Diguyur Insentif, Sukirman Titip Pesan: Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Ikatan Kepercayaan

Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, secara simbolis menyerahkan insentif kepada marbot di Masjid Al-Muhtarom, Kajen. Program ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi petugas kebersihan masjid sekaligus upaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat.

KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyalurkan insentif kepada 900 marbot atau petugas kebersihan masjid. Program yang dibiayai melalui APBD ini tak hanya dimaknai sebagai bantuan finansial, tetapi juga sebagai strategi memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat akar rumput.

Penyaluran dilakukan secara simbolis oleh Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman, di Masjid Al-Muhtarom, Kajen, Selasa (21/04/2026) pagi.
Di hadapan ratusan marbot, Sukirman menegaskan bahwa insentif tersebut merupakan bentuk penghargaan atas peran mereka menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid.

“Alhamdulillah, hari ini kita memproses insentif yang Bapak Ibu terima. Ini merupakan wujud program Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menyisihkan anggaran untuk kepentingan honorarium Bapak Ibu sekalian,” kata Sukirman.

Namun di balik penyaluran itu, ia juga mengakui nominal yang diberikan belum sepenuhnya ideal. Meski begitu, ia meminta para penerima memaknainya sebagai bentuk kepedulian pemerintah.

“Meskipun jumlah yang diterima sedikit, ini harus kita syukuri. Selain sebagai penghargaan, ini juga menjadi ikatan batin dan persaudaraan antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan para marbot,” ujarnya.

Sukirman juga menekankan pentingnya peran marbot dalam menjaga standar kebersihan tempat ibadah. Ia menyebut, kualitas kebersihan masjid menjadi kunci kenyamanan dan kekhusyukan masyarakat dalam beribadah.

“Kalau kebersihannya terjaga, insya Allah kesuciannya juga akan terjaga dalam kita melaksanakan ibadah di masjid-masjid,” tuturnya.

Dalam skema penyaluran, pemerintah menggandeng Bank Jateng untuk memastikan proses berjalan langsung dan minim birokrasi. Dana insentif ditransfer ke rekening masing-masing penerima.

“Bapak-Ibu sekalian akan langsung menerima transfer yang nantinya dapat dicairkan dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Bapak-Ibu,” tambahnya.

Menariknya, dalam kesempatan tersebut Sukirman juga menitipkan peran tambahan kepada para marbot: menjadi penyambung informasi program pemerintah di tengah masyarakat. Ia menilai posisi marbot yang dekat dengan warga menjadikan mereka mitra strategis.

“Kami titip kepada Bapak-Ibu sekalian agar apa yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dapat disampaikan kepada masyarakat. Pemerintah hari ini bekerja dengan sangat serius,” katanya.

Menurutnya, langkah ini penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

“Tujuannya agar masyarakat percaya kepada pemerintah dan mempunyai semangat juang yang sama-sama untuk memajukan Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pekalongan, Siti Masruroh, mengungkapkan bahwa program ini telah dianggarkan secara resmi dalam APBD dan mengacu pada Keputusan Bupati tertanggal 26 Februari 2026.

“Kami telah menyiapkan penyaluran insentif bagi 900 orang marbot di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan sebagai bentuk apresiasi,” jelasnya.

Setiap marbot menerima insentif sebesar Rp1.000.000, dengan nilai bersih Rp950.000 setelah dipotong pajak sesuai ketentuan.

Penyaluran dilakukan bertahap. Pada Senin (20/04/2026), sebanyak 429 marbot di sejumlah kecamatan telah menerima insentif. Sementara pada Selasa (21/04/2026), giliran marbot dari kecamatan lainnya yang menerima bantuan serupa.

Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Bapperida Trisno Suharsanto, Kepala BPKD Edi Harijanto, serta jajaran Baznas, BPJS, Kementerian Agama, dan perangkat daerah lainnya.
Program ini menegaskan satu hal: di balik nominal yang terbatas, ada upaya pemerintah membangun relasi sosial yang lebih dalam—antara kebijakan, kepercayaan, dan peran masyarakat di tingkat paling dasar. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-08-27 at 12.08
Mahasiswa KPI UIN Gusdur Tak Cuma PPL, Mereka Ikut Garap Podcast BISIK KPU Kabupaten Pekalongan
RSUD PRK
Berobat Gratis Pulang Nenteng Hadiah! RSUD Kraton Pekalongan Unjuk Wajah Baru di Pekan Raya Kajen 2026
PRK
Awas Palak Pedagang! Berani Pungli Di PRK, Plt Bupati Sukirman: Kita Seret Ke Polisi!
WhatsApp Image 2026-08-25 at 12.11
DPRD Kabupaten Pekalongan Tegaskan Komitmen Disiplin, Persatuan dan Kerja Nyata di Hari Jadi ke-404

TERKINI

WhatsApp Image 2026-08-27 at 12.08
Mahasiswa KPI UIN Gusdur Tak Cuma PPL, Mereka Ikut Garap Podcast BISIK KPU Kabupaten Pekalongan
PEKALONGAN – Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan di KPU Kabupaten...
GERINDRA
Tegas! Gerindra Pekalongan Lawan Isu Prabowo Tak Sampai 2029
KAJEN – Isu liar mengenai dinamika masa depan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memantik reaksi keras dari daerah. Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pekalongan, Catur Andriansah, secara...
DUTA CUP
Gaspol! Duta Albasy Cup 2026 Pasti Kick-Off Kamis, 27 Agustus 2026
KAJEN – Kepastian tancap gasnya turnamen sepak bola bergengsi Duta Albasy Cup 2026 akhirnya terjawab lunas. Nggak pakai mundur, turnamen yang bakal diikuti 32 tim ini dipastikan siap kick-off pada Kamis,...
RSUD PRK
Berobat Gratis Pulang Nenteng Hadiah! RSUD Kraton Pekalongan Unjuk Wajah Baru di Pekan Raya Kajen 2026
KAJEN – Ada yang beda dan bikin warga sumringah di ajang Pekan Raya Kajen (PRK) 2026. RSUD Kraton Pekalongan membuka stan spesial yang tidak hanya melayani cek kesehatan cuma-cuma, tapi juga bagi-bagi...
PRK
Awas Palak Pedagang! Berani Pungli Di PRK, Plt Bupati Sukirman: Kita Seret Ke Polisi!
KAJEN – Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, nggak mau kompromi soal urusan pungutan liar (pungli) alias palak-memalak. Ia melempar warning keras buat siapa saja yang berani memeras pedagang di ajang Pekan...
Muat Lebih

POPULER

Kantor Bupati 1
Duh..!! KEPALA DINAS DIDUGA “MAIN HATI” DENGAN STAF, SAKSI BONGKAR ADEGAN DI RUANG KERJA
RSUD 1
Lahir Normal di Hari Kemerdekaan, Bayi Pertama Pasangan Muda Hadir di RSUD Kraton Pekalongan
WhatsApp Image 2026-08-27 at 12.08
Mahasiswa KPI UIN Gusdur Tak Cuma PPL, Mereka Ikut Garap Podcast BISIK KPU Kabupaten Pekalongan