Advertise

KABAR RASIKA

63 ASN Diseret Pemeriksaan KPK, Birokrasi Pekalongan Baik-Baik Saja?

63 ASN Diseret Pemeriksaan KPK, Birokrasi Pekalongan Baik-Baik Saja?

63 ASN Diseret Pemeriksaan KPK, Birokrasi Pekalongan Baik-Baik Saja?

Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman (tengah) didampingi Sekda M. Yulian Akbar (kiri). Keduanya menegaskan sikap menghormati proses hukum terkait pemeriksaan sekitar 63 ASN oleh KPK (dok. Bagus – Rasika FM Pekalongan).

PEKALONGAN – Gelombang pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap puluhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai bergulir. Total sekitar 63 orang, mulai dari kepala OPD, pejabat pengadaan, staf hingga pejabat yang telah purna tugas, dijadwalkan menjalani pemeriksaan secara maraton hingga pekan depan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, membenarkan adanya agenda pemeriksaan tersebut. Ia menyebut proses ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi KPK yang ditujukan kepada sejumlah pihak di lingkungan pemkab.

“Ya, hari ini memang sesuai dengan surat dari KPK yang ditujukan kepada beberapa kepala OPD dan juga beberapa ASN, bertempat di Polres Kota (Pekalongan). Jadi mulai hari ini sampai beberapa hari ke depan. Total kurang lebih ada, kalau tidak salah, 63 orang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2026).

Pemeriksaan tidak dilakukan sekaligus, melainkan bergantian dalam beberapa hari ke depan. Bahkan, jadwal pemeriksaan disebut telah diatur hingga pekan depan.

“Bergantian, ya bergantian. Makanya tadi kan sampai ada yang hari minggu depan, hari ini, besok, lusa juga ada,” jelasnya.

Di tengah intensitas pemeriksaan yang berlangsung berhari-hari, muncul pertanyaan soal stabilitas kinerja birokrasi. Namun Sekda memastikan roda pemerintahan tetap berjalan.

“Saya sudah sampaikan kepada teman-teman, tupoksi tetap berjalan dengan baik. Kegiatan kewajiban bisa didelegasikan kepada di bawahnya, apakah itu Sekdisnya, apakah itu PPTK-nya, maupun staf-staf yang lain. Jadi tetap berjalan,” tegas Yulian.

Ia juga menilai pemeriksaan ini tidak terlalu mengganggu pelayanan publik karena informasi pemanggilan telah disampaikan jauh hari sebelumnya.

“Insyaallah tidak banyak mengganggu. Apalagi kan informasinya sudah jauh-jauh hari, jadi tidak mendadak ya. Karena sudah jauh-jauh hari, saya pikir kawan-kawan sudah bisa mengatur jadwalnya,” imbuhnya.

Meski demikian, Yulian tidak merinci secara detail siapa saja yang diperiksa. Ia hanya menyebut tidak semua kepala dinas ikut dalam daftar tersebut.

“Saya kira tidak semua kepala dinas. Beberapa kepala OPD, terus kemudian pejabat pengadaan, dan juga beberapalah,” katanya.

Menariknya, pemeriksaan juga menyasar pejabat yang sudah purna tugas. Saat dikonfirmasi, Yulian membenarkan hal tersebut dan mengindikasikan keterkaitan dengan masa jabatan sebelumnya.

“Iya,” jawabnya singkat saat ditanya apakah pemeriksaan berkaitan dengan periode saat pejabat tersebut masih aktif.

Terkait substansi perkara yang didalami KPK, Yulian memilih irit bicara.

“Nanti dibaca ya (suratnya),” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, menegaskan bahwa proses hukum yang berjalan merupakan hal yang wajar dan harus dihormati oleh semua pihak.

“Saya kira itu proses hukum yang memang wajar, begitu. Artinya kita juga harus menghargai proses hukum yang sedang dilakukan,” katanya.

Ia mengaku tidak mengetahui secara rinci jumlah pasti pejabat yang diperiksa, namun merujuk laporan Sekda yang menyebut sekitar 63 orang dari berbagai level jabatan.

“Saya kurang tahu persis, tetapi kalau dari laporan Pak Sekda itu ada 63 personel ya, yang terdiri atas tentu saja kepala dinas, terus kemudian staf-staf, dan seterusnya, kabag-kabag mungkin begitu,” ungkapnya.

Terkait arahan kepada para ASN yang dipanggil KPK, Sukirman menekankan sikap kooperatif.

“Ya, hadiri saja persidangan (pemeriksaan) itu dan ikuti sesuai petunjuk KPK,” tegasnya.

Pemeriksaan terhadap puluhan ASN secara serentak ini menjadi ujian serius bagi tata kelola birokrasi di Kabupaten Pekalongan. Di satu sisi, pemerintah daerah memastikan pelayanan tetap berjalan. Namun di sisi lain, publik menunggu transparansi dan kejelasan arah penanganan kasus yang tengah didalami KPK.

Dengan pemeriksaan yang menyasar lintas jabatan—termasuk pejabat aktif hingga purna tugas—sinyal penelusuran perkara tampak tidak sederhana. Hingga kini, fokus materi pemeriksaan belum diungkap secara terbuka. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-08-27 at 12.08
Mahasiswa KPI UIN Gusdur Tak Cuma PPL, Mereka Ikut Garap Podcast BISIK KPU Kabupaten Pekalongan
RSUD PRK
Berobat Gratis Pulang Nenteng Hadiah! RSUD Kraton Pekalongan Unjuk Wajah Baru di Pekan Raya Kajen 2026
PRK
Awas Palak Pedagang! Berani Pungli Di PRK, Plt Bupati Sukirman: Kita Seret Ke Polisi!
WhatsApp Image 2026-08-25 at 12.11
DPRD Kabupaten Pekalongan Tegaskan Komitmen Disiplin, Persatuan dan Kerja Nyata di Hari Jadi ke-404

TERKINI

WhatsApp Image 2026-08-27 at 12.08
Mahasiswa KPI UIN Gusdur Tak Cuma PPL, Mereka Ikut Garap Podcast BISIK KPU Kabupaten Pekalongan
PEKALONGAN – Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan di KPU Kabupaten...
GERINDRA
Tegas! Gerindra Pekalongan Lawan Isu Prabowo Tak Sampai 2029
KAJEN – Isu liar mengenai dinamika masa depan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memantik reaksi keras dari daerah. Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pekalongan, Catur Andriansah, secara...
DUTA CUP
Gaspol! Duta Albasy Cup 2026 Pasti Kick-Off Kamis, 27 Agustus 2026
KAJEN – Kepastian tancap gasnya turnamen sepak bola bergengsi Duta Albasy Cup 2026 akhirnya terjawab lunas. Nggak pakai mundur, turnamen yang bakal diikuti 32 tim ini dipastikan siap kick-off pada Kamis,...
RSUD PRK
Berobat Gratis Pulang Nenteng Hadiah! RSUD Kraton Pekalongan Unjuk Wajah Baru di Pekan Raya Kajen 2026
KAJEN – Ada yang beda dan bikin warga sumringah di ajang Pekan Raya Kajen (PRK) 2026. RSUD Kraton Pekalongan membuka stan spesial yang tidak hanya melayani cek kesehatan cuma-cuma, tapi juga bagi-bagi...
PRK
Awas Palak Pedagang! Berani Pungli Di PRK, Plt Bupati Sukirman: Kita Seret Ke Polisi!
KAJEN – Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, nggak mau kompromi soal urusan pungutan liar (pungli) alias palak-memalak. Ia melempar warning keras buat siapa saja yang berani memeras pedagang di ajang Pekan...
Muat Lebih

POPULER

Kantor Bupati 1
Duh..!! KEPALA DINAS DIDUGA “MAIN HATI” DENGAN STAF, SAKSI BONGKAR ADEGAN DI RUANG KERJA
DUTA CUP
Gaspol! Duta Albasy Cup 2026 Pasti Kick-Off Kamis, 27 Agustus 2026
IMG-20260124-WA0009
Hujan Deras, Tiga Wilayah di Kedungwuni Terendam Banjir hingga 50 Sentimeter