Advertise

KABAR RASIKA

Warga Sidosari Gelar Tahlil Saat Proses Ekshumasi

Warga Sidosari Gelar Tahlil Saat Proses Ekshumasi

Warga Sidosari Gelar Tahlil Saat Proses Ekshumasi

Puluhan warga membentangkan tulisan sebagai rasa simpati atas meninggalnya warga Sidosari Kesesi yang di duga mencuri 7 ekor itik. Mereka menuntut keadilan atas tewasnya “Bima” karena di duga mendapatkan kekerasan atau pengeroyokan dari warga Karyomukti Kesesi (13/8/2024)

Kesesi – Ekshumasi atau pembongkaran makam utk dilakukan autopsi. Buntut dari tewasnya warga Desa Sidosari Kesesi yang diduga menncuri itik di desa Karyomukti. Selasa (13/9/2024)

Langkah ekshumasi ini sebagai bagian dari pengungkapan penyebab kematian yang diduga mengalami pengeroyokan oleh beberapa orang warga Desa Karyomukti Kesesi.

Ekshumasi dilakukan oleh tim forensi dari RS Bhayangkara Polda Semarang. Rencana nya akan dilaksanakan mulai pukul 10:00 di TPU Desa Sidosari.

Info dilapangan menyebutkan 4 terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Pekalongan. Mereka digelandang masuk ke tahanan titipan Polres Pekalongan pada pukul 04:00 (13/08/2024).

Warga sekitar antusias melihat proses ekshumasi di TPU Sidosari Kesesi.

Ekshumasi adalah proses pengambilan atau pengangkatan jenazah dari tanah dengan menggali atau membongkar kembali makam atau kuburannya. Ekshumasi sering dilakukan untuk tujuan medis, seperti menentukan cause of death atau untuk tujuan hukum, seperti dalam kasus pembunuhan atau kekerasan.

Puluhan warga membentangkan tulisan seperti “Harga Bebek Tidak Sebanding Dengan Nyawa Manusia” sebagai rasa simpati atas meninggalnya warga Sidosari Kesesi yang di duga mencuri 7 ekor itik. Mereka menuntut keadilan atas tewasnya “Bima” karena di duga mendapatkan kekerasan atau pengeroyokan dari warga Karyomukti Kesesi.

Mereka melakukan tahlil bersama di depan TPU Sidosari. Selain itu warga menuntut kepada pihak Kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini. Sehingga pihak keluarga korban mendapatkan keadilan.

Nelly Safilakhatul Khasanah (istri korban/Bima) mengatakan bahwa dirinya meminta keadilan atas kasus ini. Dan menuntut kepada para pelaku utk diusut tuntas dan dihukum seberat-beratnya.

Nelly mendapatkan keterangan dari suaminya (Bima Rizki Muqtadin) kalau suaminya dipaksa untuk mengakui mencuri itik. Padahal suaminya tidak melakukan pencurian tapi menumkan itik di sungai. Bila tidak mengakui mencuri, suaminya terus mendapatkan pukulan dari warga.

Tim forensik Polda Jateng dari RS. Bhayangkara telah tiba di TPU Sidosari Kesesi Pukul 10.17 untuk memulai proses ekshumasi.

Sumber : Reporter Radio Rasika Pekalongan

 

Tag :

BACA JUGA :

ASHRAFF
Ashraff Abu Turun Langsung di Pekalongan, Tekankan Benteng Pancasila bagi Generasi Muda
DIAN
Mas Dian Dewan Ajak Ratusan Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Kajen
PAN 1
Candra Saputra Didorong Maju Jadi Wakil Bupati Pekalongan
WhatsApp Image 2026-03-13 at 13.48
Ramadhan Ceria di Hotel Marlin Pekalongan: 60 Anak Yatim Diajak Dongeng, Dapat Santunan dan Bingkisan

TERKINI

ASHRAFF
Ashraff Abu Turun Langsung di Pekalongan, Tekankan Benteng Pancasila bagi Generasi Muda
PEKALONGAN — Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi Partai Golkar, Ashraff Abu, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar...
DIAN
Mas Dian Dewan Ajak Ratusan Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Kajen
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PAN, Nanang Purwidiyanto yang akrab disapa Dian, menggelar kegiatan sosial dengan mengajak anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu berbelanja...
PAN 1
Candra Saputra Didorong Maju Jadi Wakil Bupati Pekalongan
KAJEN – Buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional Kabupaten Pekalongan pada Sabtu (14/3/2026) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kajen mendadak memunculkan wacana politik...
WhatsApp Image 2026-03-13 at 13.48
Ramadhan Ceria di Hotel Marlin Pekalongan: 60 Anak Yatim Diajak Dongeng, Dapat Santunan dan Bingkisan
PEKALONGAN – Suasana hangat dan penuh keceriaan terasa di Hotel Marlin Pekalongan saat puluhan anak yatim piatu berkumpul dalam kegiatan bertajuk Ramadhan Ceria, Kamis (13/3/2026) sore. Kegiatan sosial...
RAkor
OTT KPK Guncang Pekalongan, Abdul Munir Gerak Cepat Jaga Pemerintahan Tetap Jalan
KAJEN — Situasi pemerintahan di Kabupaten Pekalongan pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Fadia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tidak dibiarkan berlarut. DPRD Kabupaten Pekalongan langsung...
Muat Lebih

POPULER

DIAN
Mas Dian Dewan Ajak Ratusan Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Kajen
WhatsApp Image 2026-03-13 at 13.48
Ramadhan Ceria di Hotel Marlin Pekalongan: 60 Anak Yatim Diajak Dongeng, Dapat Santunan dan Bingkisan
IMG-20250113-WA0026
Viral Aksi Begal, Polisi Turun Tangan