Advertise

KABAR RASIKA

Ditinggal Luar Kota, Rumah Warga Wangandowo Bojong Terbakar

Ditinggal Luar Kota, Rumah Warga Wangandowo Bojong Terbakar

Ditinggal Luar Kota, Rumah Warga Wangandowo Bojong Terbakar

BOJONG – Kebakaran melanda sebuah rumah yang terletak di perumahan Griya Rahma blok c no 12 Desa Wangandowo Kec. Bojong Kab. Pekalongan, Sabtu (03/12).

Saat dikonfirmasi, Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Bojong AKP Suhadi, S.H membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi kebakaran di perumahan Griya Rahma blok C no. 12 Desa Wangandowo Kec. Bojong pada Sabtu tanggal 03 Desember 2022 pukul 23.30 wib,” ujarnya.

AKP Suhadi menjelaskan bahwa rumah tersebut milik saudari Mei Malasari (30) warga Wonokerto kulon, dimana rumah tersebut merupakan rumah singgah. “Jadi hanya satu minggu sekali ditempati, kemudian rumah tersebut berisi barang-barang dagangan milik korban yang saat kejadian masih berada di luar kota,” tuturnya.

Dari keterangan tetangga korban, Edy Kuswandi dan Dwi Risqi Ana bahwa mereka mendengar teriakan “kebakaran…kebakaran” dari warga yang sedang nongkrong di lokasi tidak jauh dari pemukiman.

Kemudian mereka keluar rumah dan melihat rumah milik korban sudah terbakar.

Kobaran api berasal dari atap rumah. Jadi melihat rumah korban terbakar, saudara Edi berusaha meminta tolong ke warga sekitar dan menghubungi pemadam kebakaran.

Edi juga berusaha menghubungi korban melalui handphonenya, namun korban saat itu masih diluar kota.

Warga sekitar bersama tim pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang sudah menjalar di atas rumah korban.

“Dan alhamdulillah, sekitar pukul 01.00 wib api tersebut dapat dipadamkan,” ungkap Kapolsek.

Lebih lanjut, AKP Suhadi mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. “Namun, taksiran kerugian korban diperkirakan senilai Rp. 130.000.000,” ungkapnya.

Dari hasil olah TKP Tim Inavis Polres Pekalongan, diduga kebakaran terjadi akibat adanya hubungan arus pendek/konsleting listrik.

Sumber : Humas Polres

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
SRAGI – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan memicu insiden memilukan. Dua unit rumah milik warga di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, roboh...
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
KEDENGWUNI – Penanganan kasus dugaan teror penembakan di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terus bergulir. Kepolisian memastikan penyelidikan dilakukan secara serius,...
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
KAJEN – Suasana malam di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mendadak mencekam. Satu tembakan misterius dilepaskan orang tak dikenal ke arah rumah Ahmad Muzakhim alias...
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim
KAJEN – Teror senjata api mengguncang wilayah Kabupaten Pekalongan. Rumah milik Ahmad Muzakhim alias Mas Boim yang berada di wilayah Sidodadi Indah Kedungwuni ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada...
IMG-20260215-WA0017
PWI Kab Pekalongan Raih Penghargaan Jateng, Diapresiasi atas Sukses OKK
TEGAL – PWI Kabupaten Pekalongan kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Organisasi wartawan ini meraih penghargaan dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-80 PWI tingkat Jawa Tengah...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2024-01-25 at 16.14
Pasar Desa Mrican Berdiri Tanpa Koordinasi, Kades Mrican Buka Suara
MA 1
TPA Bojonglarang Hampir Penuh, Pemkab Siapkan Opsi “Bakar Sampah Jadi Listrik”
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka