Advertise

KABAR RASIKA

Choirunnisa Buktikan Layanan JKN Cepat, Administrasi Mudah, dan Obat BPJS Efektif

Choirunnisa Buktikan Layanan JKN Cepat, Administrasi Mudah, dan Obat BPJS Efektif

Choirunnisa Buktikan Layanan JKN Cepat, Administrasi Mudah, dan Obat BPJS Efektif

Narasumber : Choirunnisa

Batang, Jamkesnews – Pengalaman Choirunnisa (30) telah membuktikan bahwa opini negatif tentang pelayanan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan hal yang tidak relevan. Banyak yang beranggapan bahwa layanan JKN lambat dan birokratis, serta obat yang diberikan tidak efektif. Namun, Choirunnisa salah satu peserta JKN segmen PNS merasa sebaliknya. Ia menilai layanan JKN berksan cepat, mudah, dan obat yang diberikan sangat efektif. Saat ini, ia sedang menemani anaknya, Adeeva (3) yang dirawat di RS Qolbu Insan Mulia, Rabu (29/05).

Beberapa waktu lalu, Choirunnisa mengalami saat-saat paling menegangkan dalam hidupnya ketika Adeeva tiba-tiba demam tinggi hingga mengalami kejang. Dengan penuh kekhawatiran, ia segera membawa Ella ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Qolbu Insan Mulia. Pelayanan yang sigap dan cepat dari pihak rumah sakit memberikan rasa lega di tengah situasi yang mencekam.

“Saat tiba di IGD, anak saya langsung ditangani dengan sigap. Pelayanan di sini sangat cepat dan mudah, langsung ditangani oleh tim medis. Hal ini membuat saya merasa lebih tenang di tengah situasi yang menegangkan,” kenang Choirunnisa.

Salah satu hal yang sangat berkesan bagi Choirunnisa adalah kemudahan dalam proses administrasi. Berbeda dengan yang sering didengar tentang birokrasi yang rumit, di RS Qolbu Insan Mulia, Ia tidak diminta untuk menyediakan fotokopi dokumen apapun. Cukup dengan menunjukkan identitas diri, Adeeva langsung mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

“Proses administrasi di rumah sakit ini sangat mudah. Saya tidak diminta untuk fotokopi apapun, cukup menunjukkan identitas dan anak saya langsung ditangani. Ini sangat membantu, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” ungkapnya dengan rasa lega.

Hanya satu minggu sebelumnya, Adeeva baru saja pulang dari RS Qolbu Insan Mulia setelah menjalani perawatan akibat infeksi cerumen telinga. Adeeva mendapatkan perawatan yang optimal tanpa ada batasan hari rawat inap. Choirunnisa merasa sangat terbantu dengan kebijakan ini, mengingat kondisi anaknya yang memerlukan waktu untuk sembuh total.

“Ini adalah kali kedua anak saya dirawat di rumah sakit. Pada perawatan sebelumnya, ia dirawat selama 6 hari. Anak saya dirawat sampai benar-benar sembuh tanpa ada batasan hari. Ini sangat membantu karena saya tidak perlu khawatir tentang biaya tambahan,” lanjutnya dengan penuh rasa syukur.

Pada perawatan kedua, Adeeva didiagnosis menderita Infeksi Saluran Kemih (ISK). Kondisi ini memerlukan perawatan intensif, dan berkat fasilitas serta pelayanan yang baik, ia mendapatkan perawatan optimal. Meskipun dalam sebulan Adeeva harus dirawat dua kali, Choirunnisa merasa puas dengan kualitas pelayanan dan obat yang diberikan oleh rumah sakit.

“Obat yang diberikan oleh rumah sakit sangat manjur. Meskipun ada opini di masyarakat yang menganggap obat BPJS berkualitas rendah, pengalaman saya justru sebaliknya. Anak saya cepat sembuh berkat obat-obatan tersebut,” jelas Choirunnisa.

Tidak hanya Adeeva yang harus mendapatkan perawatan, suami Choirunnisa juga mengalami sakit karena kelelahan. Ia didiagnosis dengan trombositopeni dan akhirnya harus dirawat di rumah sakit yang sama. Pihak rumah sakit dengan kebijaksanaan dan kebaikan hati menempatkan suami Choirunnisa di kamar yang sama dengan Adeeva, sehingga Choirunnisa dapat dengan mudah merawat keduanya.

“Suami saya ikut sakit karena kecapekan dan didiagnosis trombositopeni. RS Qolbu Insan Mulia sangat pengertian dan menempatkan suami saya sekamar dengan anak saya agar saya bisa menjaga mereka dengan mudah. Ini sangat membantu, karena saya tidak perlu bolak-balik antara dua kamar,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.

Choirunnisa memiliki harapan agar Program JKN terus ada dan semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya. Ia berharap pemerintah terus mendukung dan memperbaiki layanan JKN agar semakin banyak orang yang terbantu. Ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan cara menggunakan JKN dengan benar.

“Saya berharap Program JKN akan selalu ada dan semakin banyak orang bisa merasakan manfaatnya seperti saya. Saya telah membuktikan bahwa layanan JKN cepat, administrasinya mudah, dan obatnya terbukti efektif. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami,” tutup Choirunnisa. (sw/ns)

Tag :

BACA JUGA :

Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
Muslimat 1
Siapa Penerus Ketua Muslimat NU Pekalongan? Konfercab IX Mulai Buka Jalan
IMG-20261002-WA0008
Laboratorium Digital Marketing ITSNU Mulai Gerakkan UMKM Pekalongan dari UMKM Center
Foto 2
TEI 2026 Jaring Buyer dari 113 Negara, 1.533 Pelaku Usaha Indonesia Siap Tembus Pasar Global

TERKINI

Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
KAJEN — Hj. Sumarwati kembali dipercaya memimpin Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan untuk masa khidmat 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) IX PC Muslimat...
Muslimat 1
Siapa Penerus Ketua Muslimat NU Pekalongan? Konfercab IX Mulai Buka Jalan
KAJEN — Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) IX di UIN Gus Dur Pekalongan, Minggu (4/10/2026). Konfercab kali ini mengangkat tema “Merawat Tradisi, Menguatkan...
IMG-20261002-WA0008
Laboratorium Digital Marketing ITSNU Mulai Gerakkan UMKM Pekalongan dari UMKM Center
KEDUNGWUNI – Upaya mendorong pelaku UMKM Kabupaten Pekalongan masuk lebih jauh ke pasar digital mulai dilakukan melalui Laboratorium Digital Marketing Program Studi S1 Bisnis Digital ITSNU Pekalongan. Laboratorium...
Foto 2
TEI 2026 Jaring Buyer dari 113 Negara, 1.533 Pelaku Usaha Indonesia Siap Tembus Pasar Global
Pekalongan – Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang akan digelar pada 14–18 Oktober 2026 mulai mendapat perhatian dari pelaku usaha dan buyer internasional. Hingga 29 September 2026, buyer dari 113 negara...
RSUD DPRD
DPRD Kawal RSUD Kraton Baru, Percepatan Pembangunan Jadi Perhatian
WIRADESA – DPRD Kabupaten Pekalongan memastikan progres pembangunan RSUD Kraton Baru di Wiradesa terus mendapat pengawasan. Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Abdul Munir bersama Komisi C turun langsung...
Muat Lebih

POPULER

PELANTIKAN
10 JPT Dilantik, 6 Alumni IPDN! Skuad Baru Pemkab Pekalongan
Muslimat 1
Siapa Penerus Ketua Muslimat NU Pekalongan? Konfercab IX Mulai Buka Jalan
SKRMN
Sukirman Buka Suara soal Elite DPRD Kumpul Tertutup: “Silaturahmi, No Problem”