Advertise

KABAR RASIKA

Kejaksaan Telusuri Skandal Kredit BPR BKK Pekalongan

Kejaksaan Telusuri Skandal Kredit BPR BKK Pekalongan

Kejaksaan Telusuri Skandal Kredit BPR BKK Pekalongan

Gedung BPR BKK Kabupaten Pekalongan, kini jadi sorotan publik usai kasus dugaan kredit fiktif mencuat.

KAJEN – Penyelidikan kasus dugaan kredit fiktif di PT BPR BKK Kabupaten Pekalongan terus berlanjut dan kini menjadi sorotan publik. Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan memastikan proses hukum terkait persoalan kredit porang di bank daerah tersebut masih berjalan di tahap penyelidikan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, setelah menerima laporan dari aktivis, tim Kejaksaan langsung bergerak memanggil pihak-pihak yang diduga mengetahui kasus ini. Bahkan, Direktur PT BPR BKK Kabupaten Pekalongan, Aji Setyawan, terlihat hadir di kantor Kejaksaan pada 7 Agustus 2025 lalu untuk memenuhi klarifikasi.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, Triyo Jatmiko, saat dikonfirmasi membenarkan langkah tersebut.
“Proses penyelidikan untuk kasus porang di PT BPR BKK Kabupaten Pekalongan masih berjalan. Jika ada perkembangan lebih lanjut, pasti kami sampaikan,” ujarnya.

Triyo menegaskan bahwa perkara porang yang tengah ditangani Kejaksaan berbeda dengan isu kredit macet senilai Rp150 miliar yang juga ramai diberitakan.
“Kasus porang dan yang ramai soal kredit macet Rp150 miliar itu berbeda. Saat ini kami fokus pada persoalan porang,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua DPC LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) Kabupaten Pekalongan, Ahmad Waziz, telah melaporkan dugaan kredit fiktif pada 4 Juni 2025. Laporan tersebut bermula dari keluhan sejumlah warga yang ditolak lembaga pembiayaan lain karena tercatat sebagai debitur macet di BPR BKK, meski mereka mengaku tidak pernah menerima pinjaman.

“Awalnya ada warga yang mengadu karena tidak bisa mengambil kredit motor untuk keperluan sekolah anaknya. Setelah dicek, namanya tercatat memiliki tanggungan Rp75 juta di BKK Kajen, padahal ia tidak merasa pernah menerima pinjaman tersebut,” ungkap Ahmad Waziz.

Kasus ini kini menjadi perhatian luas, mengingat besarnya nominal kredit bermasalah dan dampak sosial yang ditimbulkan. Publik menantikan langkah lanjutan Kejaksaan untuk menuntaskan persoalan ini serta memastikan keadilan bagi warga yang dirugikan. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.07
Kejurkab 404 Pekalongan Digelar, Puluhan SMP Adu Kekuatan: Bibit Atlet Muda Mulai Diburu
WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien

TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
KAJEN — Pembangunan ruas jalan Bukur–Ponolawen, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, telah rampung. Namun, jalan tersebut belum bisa langsung digunakan karena masih menunggu masa waktu teknis sebelum...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
KAJEN — Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Pekalongan 2026 mulai memasuki proses verifikasi berkas pendaftaran bakal calon kepala desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.07
Kejurkab 404 Pekalongan Digelar, Puluhan SMP Adu Kekuatan: Bibit Atlet Muda Mulai Diburu
KAJEN — Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai membidik bibit atlet muda melalui Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) 404 Pekalongan. Ajang olahraga tingkat SMP/MTs/sederajat ini mempertandingkan bola voli dan...
WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KAJEN – Kesabaran warga Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan sudah habis. Skandal dugaan asusila yang melibatkan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) dan Guru di SDN 02 Langkap sukses membuat...
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
PEKALONGAN – RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan kembali menjalani survei akreditasi. Namun, proses ini tidak diarahkan sekadar mengejar predikat, melainkan menjadi momentum rumah sakit untuk membenahi mutu...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-09-07 at 10.55
Video Guru SD Langkap Bikin Geger, Dindikbud Pekalongan Siapkan Sanksi hingga Pencabutan Jabatan
WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
cardinal
TOK..!! Vonis 2 Tahun 4 Bulan Untuk Pemalsu Celana Cardinal