Minggu, Oktober 11, 2020

Serahterima Jabatan Ditengah Pandemi Covid-19, Kapolres Pekalongan Ingatkan Jajarannya Untuk Patuhi Protokol Kesehatan

RASIKA PEKALONGAN, KAJEN - Kepala Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, S.I.K., M.Si pagi tadi memimpin upacara serahterima jabatan...
More

    Terbaru

    Sempat Viral Pasutri Ini Kebanjiran Bantuan dan DIBUATKAN RUMAH

    https://www.youtube.com/watch?v=IcUWrAXZnOU

    Desember, Exit Tol Bojong Pekalongan Bisa Digunakan

    RASIKA PEKALONGAN, KAJEN - Untuk memastikan kesiapan pintu keluar tol (exit tol) yang ada di Kecamatan Bojong, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan...

    Agar Tidak Menjadi Klaster Baru. Kapolres Pekalongan Minta Peserta Pilkada Patuhi Protokol Kesehatan

    RASIKA PEKALONGAN , KAJEN - Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang, dihimbau jangan sampai...

    Jelang Ramadhan, MUI Menghimbau Warga Tidak Ziarah Kubur

    RASIKA PEKALONGAN – Sesuai tradisi di Indonesia, menjelang Ramadhan masyarakat selalu melakukan ziarah kubur. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat muslim tidak melakukan ziarah kubur dalam situasi pandemi COVID-19.

    Ziarah kubur merupakan amalan yang sangat baik. Karena mengingatkan kita pada kematian. Tetapi, mengingat saat ini pandemi COVID-19, sebaiknya ziarah kubur jelang Ramadhan ditiadakan. Ziarah ke makam orang tua, kerabat dan saudara yang telah meninggal dapat diganti dengan berdoa dari rumah masing-masing. “Insya Allah nilai pahalanya tidak berkurang sedikit pun,” kata Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa’adi di Jakarta, Sabtu (18/4).

    Kebiasaan silaturahmi jelang Ramadhan pun sebaiknya ditiadakan. Menurutnya, melakukan silaturahmi kepada orang tua yang masih hidup, saudara, kerabat dan teman-teman untuk saling memaafkan penting dilakukan. Tujuannya memasuki bulan puasa dengan hati yang bersih.

    “Dalam situasi pandemi COVID-19 sebaiknya hal itu cukup dilakukan melalui media sosial atau media daring. Kita semua tahu, ada kebijakan menerapkan pembatasan jarak fisik serta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),” imbuhnya.

    Selain itu, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, MUI menganjurkan umat Islam untuk melakukan beberapa hal. Di antaranya menata niat yang baik dan menyambutnya dengan ikhlas serta penuh sukacita. “Sebab Rasulullah SAW bersabda barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk ke dalam neraka,” terangnya.

    Khusus untuk mengeluarkan zakat harta pada saat pandemi COVID-19, dianjurkan untuk disegerakan. Ssepanjang sudah memenuhi nisabnya. Sebab, hal itu membantu masyarakat yang terdampak. Begitu pula dengan zakat fitrah. Sebaiknya dibayarkan pada awal bulan Ramadan dan tidak harus menunggu sampai akhir bulan suci tersebut.

    Terpisah, Juru Bicara Pemerintah Untuk Percepatan Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto menjelaskan proses pemakaman jenazah menggunakan protokol COVID-19 belum tentu terkonfirmasi positif. Dia meminta masyarakat tidak cemas maupun menolaknya.

    “Banyak sekali berita yang beredar tentang jenazah yang dipersangkakan COVID-19 yang dimakamkan. Sebenarnya tidak ada alasan untuk menolak jenazah ini. Baik secara medis maupun secara agama,” ujar Yuri di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (18/4).

    Yuri menjelaskan dalam situasi saat ini jenazah yang dimakamkan baik itu ODP maupun PDP, semuanya harus berdasarkan protokol penatalaksanaan jenazah penyakit menular sesuai standar organisasi profesi kesehatan. Kondisi itu juga berlaku bagi orang yang meninggal akibat HIV/AIDS, Hepatitis B, Ebola, maupun difteri. Semuanya menggunakan protokol pemakanan jenazah penyakit menular. “Perlu dipahami bahwa jenazah yang dimakamkan dengan tata laksana pada pengelolaan penyakit menular itu belum pasti jenazah COVID-19,” tegasnya.

    Apalagi saat proses pemulasaran jenazah telah melalui berbagai tahapan untuk meminimalisir kemungkinan penularan virus saat dimakamkan. “Jenazah dibungkus dengan plastik. Kemudian dimasukkan dalam peti yang sudah kedap. Lalu ditambahkan antiseptik. Karena itu bukan dimaknai bahwa semua jenazah yang dimakamkan dengan prosedur penyakit menular selalu dianggap COVID-19. Sekali lagi, ini sudah menjadi standar teknis baku di dunia kesehatan. Pastikan tidak akan ada cairan sedikit pun yang keluar dari jenazah,” ucapnya.

    Yuri juga menegaskan pasien positif yang sudah sembuh dipastikan tidak akan menjadi kurir penularan lagi. Masyarakat tidak perlu cemas dan selalu menerapkan upaya pencegahan penularan. “Kami mohon kepada masyarakat paham betul bahwa pasien COVID-19 yang sudah sembuh, tidak akan menularkan penyakitnya,” pungkas Yuri.(adm)

    Latest Posts

    Sempat Viral Pasutri Ini Kebanjiran Bantuan dan DIBUATKAN RUMAH

    https://www.youtube.com/watch?v=IcUWrAXZnOU

    Desember, Exit Tol Bojong Pekalongan Bisa Digunakan

    RASIKA PEKALONGAN, KAJEN - Untuk memastikan kesiapan pintu keluar tol (exit tol) yang ada di Kecamatan Bojong, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan...

    Agar Tidak Menjadi Klaster Baru. Kapolres Pekalongan Minta Peserta Pilkada Patuhi Protokol Kesehatan

    RASIKA PEKALONGAN , KAJEN - Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang, dihimbau jangan sampai...

    Info Penting

    Kapolres Pekalongan Ajak Para Kontestan Dan Penyelenggara Pemilu Wujudkan Pilkada Damai Sambil Bagikan Masker

    RASIKA PEKALONGAN, KAJEN - Untuk terwujudnya situasi kamtibmas jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Pekalongan tetap aman dan kondusif,...

    Ratusan Juta Uang Nasabah BRI Raib

    RASIKA PEKALONGAN, KAJEN – Uang sejumlah nasabah BRI yang nilainya hingga lebih ratusan juta rupiah, yang ada di beberapa mesin ATM di...

    Bupati Pekalongan Terima Manggala Karya Kencana dari BKKBN

    RASIKA PEKALONGAN, KAJEN – Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah Martin Suanta SE.,M.Si menyerahkankan penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) kepada Wakil Bupati Pekalongan...

    Polres Pekalongan Gelar Deklarasi Damai Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Pekalongan Tahun 2020

    RASIKA PEKALONGAN,KAJEN – Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan pagi tadi menyelenggarakan kegiatan Rakor Lintas sektoral dan Deklarasi Kepatuhan terhadap Protokol kesehatan Operasi Mantap...

    Sebelum Nikah, Personel Polres Pekalongan Beserta Pasangan Calon Pengantin Wakin Ikuti Sidang BP4R

    RASIKA PEKALONGAN, KAJEN - Sebanyak 2 pasang calon pengantin yang akan melaksanakan perkawinan dengan anggota Polri, menjalani sidang BP4R (Badan Pembantu Penasehat...

    Berlangganan

    To be updated with all the latest news, offers and special announcements.