Advertise

KABAR RASIKA

Ganjar Cek Banprov ke Desa-Desa: Ojo Dikorupsi

Ganjar Cek Banprov ke Desa-Desa: Ojo Dikorupsi

Ganjar Cek Banprov ke Desa-Desa: Ojo Dikorupsi

SUKOHARJO – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkeliling ke sejumlah desa di Kabupaten Sukoharjo, Rabu (18/5). Ganjar ingin mengecek pembangunan sejumlah proyek yang didanai dari bantuan provinsi (banprov) Jateng tahun anggaran 2021.

Desa-desa yang didatangi Ganjar adalah Desa Trangsan Kecamatan Gatak, Desa Ngrombo Kecamatan Baki dan Desa Serut Kecamatan Nguter. Di tiga desa itu, Ganjar mengecek pembangunan sejumlah proyek yang didanai Banprov Jateng.

Desa Trangsan mendapat bantuan Rp200 juta yang digunakan untuk pembangunan talud. Sementara desa Ngrombo mendapatkan bantuan Rp100 juta yang digunakan untuk pembangunan gerbang desa dan tugu icon gitar. Untuk Desa Serut, bantuan Rp2,9 miliar untuk peningkatan jalan Langenharjo-Pondok.

“Iya saya ngecek pembangunan-pembangunan dari anggaran Banprov. Saya lihat bagus sih, di sini dibuat untuk pintu masuk sama pembangunan icon gitar, tadi ada yang untuk talud. Saya lihat pembangunannya bagus, dikerjakan dengan baik,” kata Ganjar.

Ganjar mewanti-wanti semua kepala desa yang mendapat Banprov tidak boleh ada yang nakal. Semua bantuan diharapkan digunakan sesuai peruntukannya.

“Saya ingatkan selalu, jangan ada yang nakal. Awas jangan dikorupsi. Nek dikorupsi tak gajul (kalau dikorupsi saya tendang),” ucap Ganjar.

Kalau dikorupsi, Ganjar mengatakan akan ada aparat penegak hukum yang turun tangan. Ia juga meminta agar masyarakat mengawasi.

“Semua harus digunakan untuk pembangunan yang kualitasnya baik, sehingga bisa berjalan. Kita senang kalau memberikan bantuan dam dikerjakan dengan bagus, sehingga masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaatnya,” katanya.

Kades Ngrombo, Sri Partini mengatakan, pihaknya mendapatkan Banprov senilai Rp100 juta. Bantuan itu sangat bermanfaat untuk pengembangan desa wisata di tempatnya.

“Bantuan kami gunakan untuk pembangunan pintu masuk desa berbentuk gitar dan tugu iconik desa yang juga berbentuk gitar. Karena desa kami ini sentra industri gitar, harapannya bantuan ini bisa melancarkan pengembangan desa wisata,” ucapnya.

Sri mengatakan akan melaksanakan perintah Ganjar dengan sebaik-baiknya. Semua penggunaan dana Banprov akan dilakukan dengan sebaik-baiknya.

“Insyaallah kami tidak akan bermain-main, semuanya kami kelola dengan baik. Kalau ada bantuan, kami bersatu padu antara pemerintah desa, kesra, TPKdan tokoh masyarakat. Semua kami libatkan,” terangnya.

Hal senada disampaikan Kades Trangsan, Mujiman. Menurutnya, bantuan dari provinsi sebesar Rp200 juta ia gunakan untuk pembangunan talud dan dikerjakan dengan sebaik-baiknya.

“Talud ini sangat bermanfaat bagi desa kami, karena ini mengarah ke lokasi yang kami kembangkan untuk wisata. Tentu kami akan membangun dengan sebaik-baiknya dan diawasi penggunaannya,” ucapnya.

Sejak menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar gencar memberikan bantuan ke desa-desa dalam bentuk Banprov. Sampai pada tahun 2021, sudah sekitar Rp 6,5 triliun anggaran yang Ganjar kucurkan untuk desa. Pemanfaatannya mulai dari untuk pengembangan UMKM, desa wisata, BUMDes sampai pembangunan infrastruktur.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim
IMG-20260215-WA0017
PWI Kab Pekalongan Raih Penghargaan Jateng, Diapresiasi atas Sukses OKK
IMG-20260214-WA0002
Gerakan ASRI Dimulai dari Pasar Kajen, Pemkab Pekalongan Siapkan Penataan dan Pengelolaan Sampah Terpadu

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
KAJEN – Suasana malam di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mendadak mencekam. Satu tembakan misterius dilepaskan orang tak dikenal ke arah rumah Ahmad Muzakhim alias...
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim
KAJEN – Teror senjata api mengguncang wilayah Kabupaten Pekalongan. Rumah milik Ahmad Muzakhim alias Mas Boim yang berada di wilayah Sidodadi Indah Kedungwuni ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada...
IMG-20260215-WA0017
PWI Kab Pekalongan Raih Penghargaan Jateng, Diapresiasi atas Sukses OKK
TEGAL – PWI Kabupaten Pekalongan kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Organisasi wartawan ini meraih penghargaan dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-80 PWI tingkat Jawa Tengah...
IMG-20260214-WA0002
Gerakan ASRI Dimulai dari Pasar Kajen, Pemkab Pekalongan Siapkan Penataan dan Pengelolaan Sampah Terpadu
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai menggerakkan langkah nyata penataan lingkungan dengan menggelar apel bersama dan aksi bersih-bersih di kawasan Pasar Kajen, Jumat (13/2/2026) pagi. Kegiatan...
WhatsApp Image 2026-02-12 at 13.46
PWI Kabupaten Pekalongan dan Alfamart Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tirto
KAJEN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pekalongan berkolaborasi dengan Alfamart menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Mulyorejo dan Desa Tegaldowo, Kecamatan Tirto,...
Muat Lebih

POPULER

BAZnas
BAZNAS Jadi “Jalur Cepat” Penanganan Sosial
WhatsApp Image 2022-09-29 at 12.42
Executive Karaoke Pekalongan, Tempat Karaoke Terbaik di Jalur Pantura
LOGO HARI JADI 403 (1)
Makna dan Filosofi Logo Hari Jadi Kabupaten Pekalongan 2025