Advertise

KABAR RASIKA

Fast Respon TNI-Polri & Warga Evakuasi Pohon Tumbang

Fast Respon TNI-Polri & Warga Evakuasi Pohon Tumbang

Fast Respon TNI-Polri & Warga Evakuasi Pohon Tumbang

Talun – TNI-Polri bersama warga mengevakuasi pohon tumbang di alas Kroyakan Mesoyi Talun yang berbatasan dengan Sokokembang Petungkriyono, Selasa (20/12).

Akibat tumbangnya pohon mengakibatkan jalur menuju Petungkriyono mengalami terganggu.

Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa telah terjadi pohon tumbang yang terjadi di alas Kroyakan Mesoyi Talun perbatasan dengan Sokokembang Petungkriyono.

“Pohon tumbang terjadi sekitar pukul 08.00 wib dan ini merupakan akses utama dari Mesoyi ke Sokokembang, sehingga membuat Pemerintah Daerah melalui BPBD bersama TNI-Polri dan masyarakat bergotong royong mengevakuasi pohon tersebut,” ujarnya.

AKBP Arief menyampaikan dengan adanya pohon tumbang tersebut membuat akses jalan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja. “Namun sekitar pukul empat sore, jalur sudah bisa dilewati kendaraan roda empat,” tambahnya.

Terkait peristiwa tersebut, Kapolres berpesan kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan yang tinggal di wilayah pegunungan ataupun warga yang akan melewati jalan pegunungan
supaya senantiasa memperhatikan pohon-pohon yang besar apabila kondisi cuaca hujan disertai angin kencang.

“Juga perhatikan retakan-retakan tanah, karena retakan-retakan tanah tersebut apabila tergerus air hujan bisa mengakibatkan longsor,” tambah AKBP Arief.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan untuk selalu berhati-hati jika melewati wilayah pegunungan seperti Kandangserang, Lebakbarang dan juga Petungkriyono.

Sumber : Humas Polres

Tag :

BACA JUGA :

DKPP 2
Target 2.612 Hektare, Baru 32,5 Hektare! Gerakan Tanam PM AAS di Kabupaten Pekalongan Digeber Lagi
SUKIRMAN jpt
11 Kursi Kepala OPD Jadi Rebutan, Ini Daftar Nama yang Santer Disebut
AUDIENSI
Kasus Viral SDN 2 Langkap, Dua ASN Pekalongan Resmi Diberhentikan
PC NU
SKNC 2026 Bikin Heboh, PCNU Pekalongan Ungkap Ogoh-ogoh Sudah Dilarang Sejak Awal

TERKINI

DKPP 2
Target 2.612 Hektare, Baru 32,5 Hektare! Gerakan Tanam PM AAS di Kabupaten Pekalongan Digeber Lagi
KAJEN, PEKALONGAN — Gerakan Tanam PM AAS kembali digeber di Kabupaten Pekalongan. Kali ini, penanaman dilakukan Kelompok Tani Sikunang, Desa Sinangoh Prendeng, Kecamatan Kajen, Selasa (22/9/2026). Areal...
SUKIRMAN jpt
11 Kursi Kepala OPD Jadi Rebutan, Ini Daftar Nama yang Santer Disebut
KAJEN — Bursa pengisian 11 jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan mulai memanas. Sebanyak 33 nama dinyatakan lolos seleksi Jabatan Pimpinan...
AUDIENSI
Kasus Viral SDN 2 Langkap, Dua ASN Pekalongan Resmi Diberhentikan
KAJEN— Kasus dua oknum aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya menjadi sorotan setelah diduga melakukan perbuatan asusila di lingkungan SDN Langkap 2, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, kini...
BKK
BKK Pekalongan Disorot Kejati, Kinerja Tertekan! Debitur Dewan dan Pejabat Ikut Jadi Sorotan
KAJEN — PT BPR BKK Kabupaten Pekalongan (Perseroda) sedang berada dalam situasi yang tak bisa dianggap enteng. Di tengah penyidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah terkait dugaan korupsi penyaluran...
PC NU
SKNC 2026 Bikin Heboh, PCNU Pekalongan Ungkap Ogoh-ogoh Sudah Dilarang Sejak Awal
PEKALONGAN – Polemik Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 ikut mendapat sorotan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan. PCNU menilai kreativitas anak muda tetap harus diberi ruang,...
Muat Lebih

POPULER

PC NU
SKNC 2026 Bikin Heboh, PCNU Pekalongan Ungkap Ogoh-ogoh Sudah Dilarang Sejak Awal
WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong
PKB 2
Carnival Simbang Kulon Disorot Gegara Dikira Ritual Setan, PKB dan Para Kiai Turun Tangan