[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Ayam Petarung Dijadikan Kontes Nasional Ayam Hias Ekor Lidi

Ayam Petarung Dijadikan Kontes Nasional Ayam Hias Ekor Lidi

Ayam Petarung Dijadikan Kontes Nasional Ayam Hias Ekor Lidi

KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE MM membuka secara resmi Kontes Nasional Ayam Hias Ekor Lidi di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (7/8) pagi.

Dalam sambutannya, bupati menyatakan sangat senang dan bangga dengan terselenggaranya kegiatan tersebut di wilayah Kabupaten Pekalongan. Dengan adanya kontes tersebut, ayam tidak lagi diadu maupun hanya dikonsumsi, namun lebih untuk dipamerkan keindahannya.

Bupati menyatakan sangat mensupport adanya komunitas penggemar ayam hias ekor lidi. Bupati berharap, dengan adanya kontes yang diselenggarakan, akan banyak tumbuh pehobi ayam hias ekor lidi di Kabupaten Pekalongan. “Ini adalah komunitas yang positif, komunitas yang bisa merangkul para pecinta dan pehobi ayam hias ekor lidi. Mudah-mudahan komunitas ini bisa besar di Kabupaten Pekalongan dan tingkat Nasional,” tutur bupati.

Sekretaris Komunitas Pecinta Ayam Hias Ekor Lidi Indonesia (KOPALI), Lukman Hakim mengatakan, kontes diikuti 104 peserta dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Madura. Kontes memperebutkan total hadiah sebesar Rp 9 Juta untuk Juara 1, 2, 3 Kelas A ( Berat ayam 3,5 kilogram ke atas) dan Juara 1,2,3 Kelas B ( Berat ayam 3,3 kilogram ke bawah).

Dia menjelaskan, KOPALI didirikan di Kabupaten Pekalongan sejak tahun 2018. “Namun, perkembangannya lebih pesat di wilayah timur. Dengan penyelenggaraan kontes nasional di Kabupaten Pekalongan, diharapkan akan menarik minat lebih banyak pecinta ayam hias ekor lidi ke dalam KOPALI Kabupaten Pekalongan,” ujar warga asli Kajen itu.

Kegiatan dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Pekalongan dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Pekalongan, pihak Polres Pekalongan dan para pecinta ayam hias ekor lidi dari Kabupaten Pekalongan dan beberapa daerah lainnya.

Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-27 at 13.04
Cegah Korupsi dari Birokrasi hingga Sekolah, Pemkab Pekalongan Perkuat Budaya Integritas
BAZNAS
BAZNAS Pekalongan Resmi Bantah Isu KPK Datangi Kediaman Ketua: “Hoaks!”
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-27 at 13.04
Cegah Korupsi dari Birokrasi hingga Sekolah, Pemkab Pekalongan Perkuat Budaya Integritas
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui pengawasan internal, pembenahan tata kelola pemerintahan, serta edukasi antikorupsi yang menyasar...
BAZNAS
BAZNAS Pekalongan Resmi Bantah Isu KPK Datangi Kediaman Ketua: “Hoaks!”
KEDUNGWUNI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pekalongan secara resmi membantah informasi di media sosial yang menyebut kediaman Ketua BAZNAS Kabupaten Pekalongan, KH. Muhtarom, didatangi Komisi...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
KEDUNGWUNI – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang...
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB, Hj. Hindun, mengajak generasi muda agar tidak minder menjadi santri. Menurutnya, pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter,...
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
Muat Lebih

POPULER

Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
RSUD KESESI utm
Pusaran Utang Rp. 1.8 Milyar di RSUD Kesesi
WhatsApp Image 2026-10-27 at 13.04
Cegah Korupsi dari Birokrasi hingga Sekolah, Pemkab Pekalongan Perkuat Budaya Integritas