PEKALONGAN – Menjelang peringatan Hari Lahir Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke-73 pada Sabtu, 7 November 2026, KPU Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan sosial berupa santunan anak yatim di Panti Asuhan Yatim (PAY) Muhammadiyah Kajen, serta doa bersama pada Jumat (6/11/2026).
Kegiatan santunan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harlah KPU tahun ini yang mengusung tema “Mengawal Suara Rakyat, Menjaga Demokrasi”. Penyerahan bantuan dihadiri Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Pekalongan, Sekretaris, serta jajaran pejabat struktural sekretariat.
Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Laelatul Izah, menjelaskan bahwa peringatan Harlah ke-73 tidak hanya menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan kelembagaan, tetapi juga kesempatan memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan santunan ini, kami ingin menjadikan peringatan Hari Lahir KPU ke-73 sebagai momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan dengan sesama, khususnya anak-anak yatim,” ungkap Laelatul.
Ia menambahkan, semangat mengawal suara rakyat dan menjaga demokrasi perlu berjalan beriringan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Semangat menjaga demokrasi bukan hanya berkaitan dengan tugas kelembagaan, tetapi juga perlu diwujudkan melalui kepedulian sosial, kebersamaan, dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain santunan, KPU Kabupaten Pekalongan juga menggelar doa bersama pada Jumat (6/11/2026), yang diikuti seluruh komisioner dan jajaran sekretariat. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus doa agar seluruh jajaran diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara pemilu.
Laelatul berharap momentum Harlah ke-73 semakin memperkuat kebersamaan, soliditas, integritas, dan profesionalitas seluruh jajaran KPU Kabupaten Pekalongan.
Peringatan Hari Lahir KPU ke-73 pada 7 November 2026 menjadi momentum untuk kembali meneguhkan komitmen dalam mengawal suara rakyat dan menjaga demokrasi. (gus)