Advertise

KABAR RASIKA

Kritik Pemkab di Depan, Borong Proyek di Belakang? Ketua KTP Disorot Usai Muncul Proyek Ketujuh

Kritik Pemkab di Depan, Borong Proyek di Belakang? Ketua KTP Disorot Usai Muncul Proyek Ketujuh

Kritik Pemkab di Depan, Borong Proyek di Belakang? Ketua KTP Disorot Usai Muncul Proyek Ketujuh

Papan proyek pemeliharaan gedung di lingkungan BPKSDM Kabupaten Pekalongan yang dikerjakan CV Prima Daya Sentosa (dok. Istimewa)

KAJEN – Temuan paket pekerjaan ketujuh yang dikerjakan CV Prima Daya Sentosa memunculkan sorotan baru terhadap mekanisme pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Temuan tersebut tidak hanya memunculkan dugaan pelanggaran terhadap ketentuan Sisa Kemampuan Paket (SKP), tetapi juga memantik perdebatan mengenai potensi konflik kepentingan karena perusahaan tersebut dipimpin Sony Yulianto, yang juga menjabat sebagai Ketua Koalisi Transparansi Pekalongan (KTP).

Selama ini KTP dikenal sebagai kelompok masyarakat yang aktif mengkritisi berbagai kebijakan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Di sisi lain, Sony Yulianto merupakan Direktur CV Prima Daya Sentosa, perusahaan yang diketahui memperoleh sedikitnya tujuh paket pekerjaan konstruksi pemerintah.

Sorotan itu semakin menguat setelah sebelumnya Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa penyedia jasa konstruksi kategori usaha kecil hanya diperbolehkan menangani maksimal lima paket pekerjaan secara bersamaan. Pengecualian hanya dimungkinkan apabila paket pekerjaan sebelumnya telah selesai dan dinyatakan Provisional Hand Over (PHO).

Saat dikonfirmasi pada Rabu (29/07/2026), Sony Yulianto menegaskan dirinya tidak pernah menyembunyikan profesinya sebagai kontraktor dan menganggap kritik yang disampaikan KTP tidak berkaitan dengan pekerjaan yang dijalankan perusahaannya.

“Kalau memang tidak benar dikoreksi, jangan sampai ada masalah. Dari awal saya tidak pernah menutup-nutupi bahwa saya seorang kontraktor,” kata Sony.

Mengenai munculnya proyek ketujuh, Sony menjelaskan bahwa secara teknis terdapat dua pekerjaan yang telah selesai di lapangan, namun proses administrasi PHO belum selesai sehingga masih tercatat sebagai paket yang berjalan.

“Secara teknis saya menunggu PHO. Dua pekerjaan sudah selesai di lapangan, tetapi administrasi PHO-nya belum ditandatangani,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kedua paket pekerjaan tersebut kini telah dibatalkan oleh instansi terkait.

“Itu perlu ditambahkan bahwa kedua paket sudah dibatalkan oleh pihak dinas terkait. Dan suratnya sudah kami terima,” tambahnya.

Terkait dugaan konflik kepentingan, Sony menilai anggapan tersebut hanya sebatas persepsi. Menurutnya, kontraktor bukanlah pihak yang memiliki kewenangan menetapkan kebijakan pemerintah sehingga tidak terdapat benturan kepentingan.

“Kalau itu dijadikan persepsi, silakan. Saya tidak pernah menyembunyikan profesi saya sebagai kontraktor. Kontraktor bukan pengambil kebijakan pemerintah,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak menyampaikan kritik kepada pemerintah tanpa dipengaruhi profesinya.

“Kontraktor sekaligus menjadi aktivis tidak masalah. Siapa pun sebagai warga masyarakat boleh memberikan kritik kepada pemerintah apa pun profesinya. Yang menjadi benturan kepentingan adalah jika seseorang memiliki jabatan dalam pemerintahan yang berkaitan dengan pengambilan kebijakan publik,” jelasnya.

Meski demikian, temuan proyek ketujuh tetap menjadi perhatian karena berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah. Dugaan pelanggaran SKP yang kembali mencuat dinilai dapat menjadi bahan evaluasi terhadap efektivitas pengawasan proses pengadaan proyek konstruksi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Sebelumnya, salah satu proyek yang dikerjakan CV Prima Daya Sentosa telah dibatalkan karena perusahaan tersebut diduga melampaui batas SKP. Sony mengakui perusahaannya sempat tercatat mengerjakan enam paket pekerjaan. Menurutnya, pembatalan dilakukan sebagai penyesuaian terhadap ketentuan yang berlaku.

Dengan munculnya temuan proyek ketujuh, perhatian publik kini tidak hanya tertuju pada aspek administrasi pengadaan, tetapi juga pada pentingnya menjaga independensi fungsi kontrol sosial agar tetap terhindar dari persepsi benturan kepentingan. Di sisi lain, Sony menegaskan bahwa profesinya sebagai kontraktor tidak mengurangi haknya sebagai warga negara untuk menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

HARLAH KPU
Sambut Harlah KPU ke-73, KPU Kabupaten Pekalongan Gelar Aksi Sosial
WhatsApp Image 2026-11-03 at 11.37
Kodim 0710/Pekalongan Turun Langsung Bantu Padamkan Kebakaran TPA Degayu
WhatsApp Image 2026-11-02 at 11.21
Progres Positif, RSUD Kraton Targetkan Layani Pasien di Kampil Mulai Mei 2027
MBG
Terpilih Aklamasi, Andung Supriagi Pimpin Paguyuban Mitra MBG Kabupaten Pekalongan

TERKINI

HARLAH KPU
Sambut Harlah KPU ke-73, KPU Kabupaten Pekalongan Gelar Aksi Sosial
PEKALONGAN – Menjelang peringatan Hari Lahir Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke-73 pada Sabtu, 7 November 2026, KPU Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan sosial berupa santunan anak yatim di Panti Asuhan...
KASATREMI
Dugaan Penculikan Anak di Sragi Mengarah pada Kasus Pencabulan
SRAGI – Kasus dugaan penculikan anak perempuan berusia 12-13 tahun di wilayah Sragi, Kabupaten Pekalongan, masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Pekalongan. Polisi mendalami dugaan tindak pidana pencabulan...
TMMD
TMMD di Jrebengkembang, Pengaspalan Jalan 1.685 Meter Sudah 70 Persen
PEKALONGAN – Pembangunan jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 di Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, terus dikebut. Memasuki...
WhatsApp Image 2026-11-03 at 11.37
Kodim 0710/Pekalongan Turun Langsung Bantu Padamkan Kebakaran TPA Degayu
PEKALONGAN – Kodim 0710/Pekalongan mengerahkan personel dan satu unit tangki air untuk membantu pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan,...
WhatsApp Image 2026-11-02 at 11.21
Progres Positif, RSUD Kraton Targetkan Layani Pasien di Kampil Mulai Mei 2027
PEKALONGAN – Proses pembangunan RSUD Kraton Pekalongan di Kampil, Kecamatan Wiradesa, terus menunjukkan progres positif. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan tersebut ditargetkan mulai memberikan...
Muat Lebih

POPULER

Ilustrasi MBG
Belasan Siswa SD di Kedungwuni Diduga Keracunan MBG
HARLAH KPU
Sambut Harlah KPU ke-73, KPU Kabupaten Pekalongan Gelar Aksi Sosial
bpjs 2
Beban Finansial Berakhir, Tri Nikmati Jaminan Kesehatan Gratis Berkat Program UHC Pemalang