[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

PNS Pemalang Syukuri Layanan Cepat RS Comal Baru, Bukti Nyata Manfaat Program JKN

PNS Pemalang Syukuri Layanan Cepat RS Comal Baru, Bukti Nyata Manfaat Program JKN

PNS Pemalang Syukuri Layanan Cepat RS Comal Baru, Bukti Nyata Manfaat Program JKN

(Dok. Istimewa)

PEMALANG – Sholihin (52), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Desa Ujunggede, Kabupaten Pemalang, menjadi saksi nyata manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Saat datang ke Rumah Sakit Comal Baru dalam kondisi darurat, ia langsung mendapat pertolongan meskipun Instalasi Gawat Darurat (IGD) tengah dipenuhi pasien.

“Waktu saya masuk IGD, walaupun keadaan di IGD sedang penuh, saya tetap ditangani dengan baik. Tidak ada perbedaan pelayanan, semuanya ramah dan profesional,” ujar Sholihin saat ditemui di ruang rawat inap, Jumat (29/8).

Sudah tiga hari ia menjalani perawatan akibat demam disertai alergi yang tak kunjung reda. Meski kondisi sempat menurun, Sholihin mengaku tenang karena seluruh administrasi hingga layanan kesehatan berjalan lancar tanpa kendala biaya.

“Saya sama sekali tidak mengeluarkan biaya. Semua sudah ditanggung BPJS Kesehatan. Sebagai peserta JKN, saya bersyukur sekali,” katanya.

Ia menceritakan perjalanan pengobatannya yang dimulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Menurutnya, koordinasi antara FKTP dan rumah sakit rujukan berjalan baik sehingga alur layanan lebih mudah dipahami.

“Dari awal saya periksa di FKTP sampai dapat rujukan ke rumah sakit, semuanya jelas dan mudah. Petugas kesehatan sangat membantu dan informatif,” tambahnya.

Demi kenyamanan, Sholihin bahkan memilih naik kelas perawatan dari kelas 2 ke kelas 1. Keputusan itu ia rasa tepat karena pelayanan yang diterima semakin optimal.

Respons cepat dari tenaga medis menjadi salah satu hal yang paling ia syukuri. Meski sempat lupa menyampaikan riwayat alerginya saat pemeriksaan awal, dokter langsung sigap memberikan obat yang tepat.

“Dokternya cepat tanggap. Begitu saya cerita soal alergi, langsung dikasih obat yang sesuai. Perawatnya juga cepat kalau saya butuh bantuan. Saya merasa nyaman dan aman,” ungkapnya.

Pengalaman positif dengan Program JKN bukan kali ini saja ia rasakan. Sebelumnya, anak Sholihin juga pernah dirawat di rumah sakit yang sama, dan ia kembali memilih naik kelas perawatan untuk memastikan kenyamanan.

Tak berhenti pada keluarganya, Sholihin turut aktif membantu masyarakat agar bisa merasakan manfaat serupa. Dalam pekerjaannya sebagai PNS di panti sosial, ia kerap mengajukan pendaftaran Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) maupun Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi masyarakat yang belum terdaftar JKN.

“Kalau ada pasien yang belum punya kartu JKN, saya bantu uruskan. Biasanya saya ajukan ke Dinsos. Bahkan kalau ada orang dengan gangguan jiwa yang tidak punya identitas, saya gandeng Dukcapil untuk urus dokumen kependudukannya,” jelasnya.

Bagi Sholihin, kepedulian ini adalah bentuk tanggung jawab kemanusiaan. Ia berharap seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat JKN sebagaimana yang ia alami.

“Layanan JKN itu nyata dan sangat membantu. Saya harap semua orang bisa merasakan pelayanan yang sama,” tutupnya dengan haru.

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
MUS FMPB
Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”

TERKINI

TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
KABUPATEN TANGERANG — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 mencatat potensi transaksi sebesar USD 22,94 miliar atau 31,1 persen di atas target USD 17,5 miliar. Menteri Perdagangan Budi Santoso menutup pameran...
WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
KAJEN – Sebanyak 350 personel Polres Pekalongan disiapkan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Pekalongan. Pengamanan diperkuat TNI, Linmas, Satpol PP, Dinas Perhubungan,...
KONI
Porprov Jateng 2026, Kabupaten Pekalongan Bidik 5 Emas, KONI Keluhkan Anggaran Minim
KAJEN – Kontingen Kabupaten Pekalongan membidik minimal lima medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Namun, target tersebut dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Ketua...
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna di Kajen, Kamis (15/10/2026). Ketua...
MUS FMPB
Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”
KAJEN – Ketua LSM Forum Masyarakat Pekalongan Bersatu (FMPB), Mustofa Amin, melancarkan gerakan moral untuk mendesak pengusutan tuntas kasus dugaan pengrusakan mobil dinas Bupati Pekalongan. Ia bahkan...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
WhatsApp Image 2026-10-13 at 11.16
TMMD Sengkuyung IV 2026 di Jrebengkembang, Rp300 Juta untuk Pengaspalan Jalan Sepanjang 822,8 Meter
WhatsApp Image 2022-09-29 at 12.42
Executive Karaoke Pekalongan, Tempat Karaoke Terbaik di Jalur Pantura